Makna Laailaahaillallah & Syarat Taubat

Isi

Makna Laailaahaillallah ialah tidak ada lagi yang wajib diibadahan serta sebenarnya dalam adanya selain Allah. Maknanya ada 4 :

  1. Miftahul Jannah
  2. Kalimah Tauhid
  3. Kalimah Ikhlas
  4. Kalimah Naja

Isi lafad Laailaahaillallah ada 4 :

  1. Laailaahaillallah Laamaujuda Illallah, disini begini adanya, kami bekas pekerjaan Allah.
  2. Laailaahaillallah Laama’buda Illallah, dibuat perbuatan untuk beribadah kepada Allah.
  3. Laailaahaillallah Laamatluuba Illallah, dibuat perbuatan karena perintah Dzat Allah.
  4. Laailaahaillallah Laamaqsuuda Illallah, dibuat perbuatan untuk mendapatkan Ridho-Nya.

Dalam lafad Laailaahaillallah ada 12 huruf, yang menempel terhadap 12 kewajiban bagi semua orang islam. Nah yang 12 itu dibagi menjadi 2 bagian :

1. Kewajiban yang dhohir :

  • Thaharah/bersuci
  • Sholat
  • Zakat
  • Puasa
  • Naik haji ke Baitullah
  • Jihad, Tentang jihad ada 2 yaitu jihad asgor, seperti berperang dalam mendirikan agama Allah, dan jihad akbar seperti memerangi hawa nafsu.

2. Kewajiban batin :

  • Tawakal, yaitu percaya diri kepada Allah, seperti firman Allah “maka harus tawakal kalian semua, kalau terbukti kalian semua adalah orang beriman”. Dan perkataan Rasulullah “apabila kalian semua tawakal kepada Allah swt, dengan tawakal yang sebenar-benarnya maka Allah akan memberi rizki seperti halnya Allah memberi rizki kepada burung-burung berangkat pagi-pagi yang kentel/kosong badannya, dan pulang sore dengan penuh makanan di badannya.”
  • Tafwid, yaitu memasrahkan kepada Allah semua perkara/urusan. Dan tafwid ini lebih tinggi martabatnya dibanding tawakal. Dan lawannya tafwid yaitu toma’
  • Sabar, menahan diri dari kesulitan dan keputusasan.
  • Ridho, kayanya hati terhadap bagian dari Allah.
  • Zuhud, artinya lebih percaya kepada Allah
  • Taubat, yaitu berhenti melakukan dosa.

Syarat Taubat ada 5 :

  1. Berhenti melakukan dosa, baik itu dosa kecil ataupun besar.
  2. Merasa Menyesal melakukan dosa.
  3. Beritikad tidak akan melakukan dosa lagi.
  4. Harus dalam waktunya, artinya taubat itu sebelum datangnya sakaratul maut.
  5. Apabila mempunyai dosa ke orang lain harus meminta maaf dulu.