Hadis yang berkaitan dengan ghibah atau membicarakan aib orang lain

Imam Muslim dan Abu Dawud telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

“Tahukah kamu apakah ghibah (mengumpat) itu?” para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-nya yang lebih mengetahui.” Lalu Rasulullah saw bersabda, “Mengumpat adalah kamu menyebut sesuatu yang tidak disenangi oleh saudaramu.” Ada orang yang bertanya, “Jika apa yang aku katakan itu benar-benar terdapat pada saudaraku?” Rasulullah saw bersabda, “Jika apa yang kamu katakan itu memang benar-benar terdapat padanya, maka berarti kamu telah mengumpatnya. Dan jika apa yang kamu katakan itu tidak benar, maka berarti kamu telah berbuat kebohongan yang lebih besar dari dosanya.”

Imam Abu Dawud elah meriwayatkan bahwa Asiyah r.a. pernah berkata kepada Nabi saw, “Cukup bagimu untuk tertarik kepada Shofiyah lantaran itunya (pendeknya).” Maka Rasulullah saw bersabda:

“Sungguh kamu telah berkata suatu kalimat yang seandainya kamu campur dengan air laut, niscaya dapat membusukkan baunya (merusaknya)>

Sedang Ibnu Abid Dunya meriwayatkan dari Sumayyah, berkata “Ketika aku berada di sisi Rasulullah saw aku pernah berkata sekali kepada seorang perempuan, sesungguhnya perempuan itu panjang pancung pakaiannya.” Maka Rasulullah saw bersabda sebagai berikut:

“Muntahkan, muntahkan apa yang ada di mulutmu, lalu aku memuntahkannya, ternyata keluar sepotong daging.”

Dan Abusy Syaikh meriwayatkannya sebagai berikut:

“Barang siapa yang memakan daging saudaranya di dunia (mengumpatnya) maka pada hari kiamat nanti akan dihidangkan kepadanya dan dikatakan kepadanya, “Makanlah bangkai saudaramu sebagaimana kamu dahulu telah memakannya ketika masih hidup, lalu ia memakannya dengan raut muka yang muram lantaran jijik dan menjerit.”