Inilah Kriteria Ahli Zikir

Allah swt berfirman dalam Al Qur’an surat al Ahzab ayat 35: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, sampai dengan firman-Nya: laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Rasulullah saw pernah bersabda: “Orang-orang yang mufarrid telahmendahului (keberhasilannya).” Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan mufarridun itu?” beliau menjawab, “Mereka ialah laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah.”

Ibnu Abbas menafsirkan ayat di atas bahwa mereka yang berzikir kepada Allah sesudah shalat, di pagi dan petang hari, di tempat-tempat tidur, ketika bangun dari tidur, dan ketika meninggalkan rumahnya di pagi atau siang hari.

Bahkan mujahid mengatakan bahwa lelaki dan perempuan masih belum termasuk ke dalam golongan orang yang banyak berzikir kepada Allah swt, melainkan bila ia selalu berzikir kepada Allah baik dalam keadaan berdiri, duduk, ataupun berbaring.

Atha mengatakan, “Barang siapa mengerjakan shalat lima waktu dengan memenuhi semua haknya, berarti ia termasuk ke dalam orang-orang yang disebutkan di dalam firman-Nya, ‘Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah.’”

Di dalam hadist yang diceritakan oleh Abu Sa’id al Khudri ra, disebutkan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Apabila seorang lelaki membangunkan istrinya di tengah malam, lalu masing-masing melakukan shalat atau ia melakukan shalat dua rakaat dengan berjamaah, maka keduanya dicatat sebagai laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah.