Cara Untuk Mengetahui Kedudukan Kita Di Sisi Allah

Kalau kita memiliki keinginan untuk mengetahui kepangkatan kita dihadapan Allah, maka kita harus melihat dimana kita ditetapkannya oleh Allah swt.

Penjelasan :

Disini akan dijelaskan pangkatnya orang dihadapan Allah. Apabila kita ingin mengetahui kepangkatan kita dihadapan Allah, maka kita harus melihat keadaan diri, apakah diam di jalan yang bisa membawa kecelakaan atau jalan yang bisa membawa kebahagiaan. Allah menciptakan makhluk dibarengan dengan hikmahnya menjadi 2 golongan :

  1. Golongan asqiyaa a’, golongan yang celaka.
  2. Golongan su’adaa’, yang bahagia. Yang ini dijadikan lagi 2 golongan yaitu golongan yang dekat kepada Allah dan golongan yang jauh yang sering disebut ashabul yamin, dan muqorrobin yaitu yang disebut assaabiquun.

Maka kalau kita ingin mengetahui apakah diri kita ahli saqowat atau ahli sa’adat, maka kita harus melihat di hati kita. Apabila terbukti didalam hati kita membenarkan terhadap wujudnya Allah dan bertauhid kepada Allah, dan pasrah terhadap Rasulullah, maka kita termasuk golongan yang sudah ditentukan bahagia dari dahulunya. Sedangkan kalau kita terbukti ingkar dan was was terhadap Allah, atau tidak turut terhadap Rasulullah, maka kita termasuk ke dalam golongan ahli saqowah.

Apabila kita menemui atau mengetahui diri kita min ahlissa’aadah, serta ingin tahu apakah kita termasuk ke dalam muqorrobin atau ashabul yamin, maka kita harus melihat ke dalam hati kita.

Maka apabila terbukti, itu dari golongan orang ma’rifat kepada Allah dengan tapak kerjanya, tegasnya tahu adanya Allah dengan adanya ciptaan-Nya, maka kita termasuk ke dalam ashabul yamin.

Dan kalau terbukti kita dari golongan orang yang tahu terhadap alam dari wujud asalnya yaitu Allah, maka kita sudah jadi ahlil muqorrobin.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah ketujuh puluh tiga)