Mengetahui lele, Silurus glanis, ikan ukuran besar

Lele, Silurus glanis
Biodiversity Heritage Library/CC BY 2.0

Lele, yang secara ilmiah bernama Silurus glanis , sebagian besar adalah ikan air tawar yang diklasifikasikan dalam ordo Siluriformes dan keluarga Siluridae.

Bagaimana Lele?

Tubuh lele berukuran besar, tanpa sisik, bagian atas keras, berwarna gelap, sedangkan bagian bawah dan panggul berwarna terang. Siripnya berwarna coklat, pada tubuhnya bisa terdapat beberapa bintik coklat. Ekor dikompresi oleh sisi. Mereka dapat mencapai ukuran yang sangat besar, dengan panjang hingga 3m dan berat 220kg, meskipun sebagian besar spesimen memiliki panjang 1,3m dan berat 45kg. Salah satu cara untuk membedakan jantan dari betina adalah lipatan kulit yang terletak di belakang saluran pernafasan, pada betina lebih terlihat dan lebih besar, pada jantan hampir tidak menyerupai titik.

Ia memiliki 1 duri punggung, 1 dubur, 4 hingga 5 sirip lunak punggung dan 83 hingga 95 sirip lunak dubur, tidak memiliki sirip adiposa. Kehadiran dua pasang sungut menjadi ciri khas ikan ini, serta kepala yang besar dan agak pipih.

Habitat Silurus glanis

Mereka hidup di perairan sungai atau danau besar yang bersuhu segar, mereka juga dapat hidup di dasar sungai atau di dekat bendungan. Mereka memiliki toleransi tertentu terhadap air payau. Mereka lebih menyukai tanah yang lembut dan tenang dengan latar belakang putih berlumpur dengan vegetasi air. Mereka disimpan pada kedalaman standar 30 m di bawah air.

strategi reproduksi

Tidak banyak informasi terkait reproduksi dan kebiasaan seksual Silurus glanis . Diketahui bahwa pejantan bertugas membuat sarang di substrat tempat betina akan bertelur, nantinya pejantan bertugas merawat telur hingga saat penetasan tiba.

Laki-laki berkembang lebih cepat daripada perempuan. Kematangan seksual mencapai 3 tahun pada pria dan 4 tahun pada wanita. Telur menetas dalam 3 sampai 10 hari. Musim reproduksi berlangsung setahun sekali dan berlangsung dari Mei hingga Juli.

Perilaku dan komunikasi

Silurus glanis digambarkan sebagai ikan soliter. Rentang aktivitas terbesar spesies ini terjadi pada malam hari.

Duri dan papila penciuman ikan lele memungkinkannya memiliki kepekaan khusus untuk merasakan perubahan kimiawi air [...]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *