Kapan dan di mana pembelahan reduksi terjadi dalam siklus hidup lumut hati, lumut, pakis, gymnosperma, dan angiosperma?

Lumut Hati – Dalam lumut hati, tubuh tumbuhan utama adalah haploid (gametofit). Ini menanggung organ seks pria dan wanita yang menghasilkan gamet. Gamet-gamet ini bergabung untuk membentuk zigot. Zigot berkembang pada tubuh tumbuhan gametofit untuk membentuk sporofit. Sporofit dibedakan menjadi kaki, seta, dan kapsul. Banyak spora haploid diproduksi sebagai hasil dari pembelahan reduksi yang terjadi di dalam kapsul.

Lumut – Dalam lumut, protonema primer (berkembang pada tahap pertama) berkembang menjadi protonema sekunder. Kedua tahap ini bersifat haploid atau gametofit. Protonema sekunder mengandung organ seks yang menghasilkan gamet. Gamet-gamet ini bergabung untuk membentuk zigot. Zigot berkembang menjadi sporofit. Banyak spora terbentuk sebagai hasil dari pembelahan reduksi yang terjadi di kapsul sporofit ini.

Pakis – Pada pakis, tubuh tanaman utama adalah sporofit. Daunnya dikenal sebagai sporofil dan mengandung sporangia. Pembelahan reduksi terjadi di sporangia ini, sehingga menghasilkan banyak spora.

Gymnospermae – Dalam gymnospermae, tubuh tumbuhan utama adalah sporofit. Mereka memiliki dua jenis daun: mikrosporofil dan megasporofil. Pembelahan reduksi terjadi pada mikrosporangia yang terdapat pada mikrosporofil (menghasilkan serbuk sari) dan pada megasporangia yang terdapat pada megasporofil (menghasilkan megaspora).

Angiosperma – Dalam angiospermae, tubuh tumbuhan utama adalah sporofit dan menghasilkan bunga. Alat kelamin jantan pada bunga adalah benang sari, sedangkan alat kelamin betina adalah putik. Pembelahan reduksi terjadi di kepala sari benang sari (menghasilkan serbuk sari haploid) dan di ovarium putik (menghasilkan telur).

Soal: Kapan dan di mana pembelahan reduksi terjadi dalam siklus hidup lumut hati, lumut, pakis, gymnosperma, dan angiosperma?