Doa dan Permintaan Ahli Neraka

Orang-orang yang selama di dunia berbuat durhaka dan melakukan kemaksiatan, akan diganjar atau dibalas di akhirat dengan dimasukkan ke neraka. Mereka akan disiksa di dalam neraka, yang siksaannya sangat dahsyat sekali.

Ketika berada di dalam neraka, penghuni neraka itu menyesali perbuatannya selama di dunia, dan memohon-mohon kepada Allah agar menghentikan siksaan di neraka.

Menurut Muhammad bin Ka’b bahwa sesungguhnya penghuni neraka itu memiliki 5 buah panggilan. Empat diantaranya dijawab Allah, tetapi ketika panggilan yang kelima Allah tidak lagi mau berfirman kepada mereka untuk selamanya setelah itu.

Yang pertama, mereka berkata:

“Ya Tuhan kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali pula, lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah bagi kami jalan untuk keluar dari neraka?” (Al Mukmin ayat 11)

Allah berfirman sebagai jawaban kepada mereka:

“Yang demikian itu adalah karena apabila disembah Allah saja kamu menjadi kafir, tetapi jika Allah disekutukan kamu akan beriman. Maka putusan (sekarang ini) adalah di tangan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Al Mukmin ayat 12)

Yang kedua mereka berkata:

“Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan kami telah mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, tentu kami akan beramal shalih. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.”

Lalu Allah menjawab mereka dengan firman-Nya:

“”Dan bukankah kamu dahulu juga telah bersumpah (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan sirna.” (Ibrahim ayat 44)

Yang ketiga mereka berkata:

“Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka) maka kami akan beramal shalih yang berbeda dengan amal yang pernah kami kerjakan dahulu.” (Fathir ayat 37)

Allah swt menjawab dengan firman-Nya dalam surat Faathir ayat 37:

“Dan apakah Kami belum memberi umur kepadamu dengan umur yang cukup untuk menjadi sadar bagi orang yang memang mau sadar, dan apakah (tidak) datang padamu orang yang memberi peringatan? Maka rasakanlah dan tidak ada seorangpun yang menjadi penolong bagi orang-orang dhalim.”

Yang keempat mereka berkata:

“Ya Tuhan kami, kami telh dikuasai kecelakaan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari neraka. Jika kami sampai mengulangi lagi, maka kami adalah orang-orang yang dhalim.” (Al Mu’minuun ayat 106-107)

Maka Allah swt menjawab dengan firman-Nya dalam surat Al Mu’minuun ayat 108:

“Tinggallah dengan hina di dalamnya dan jangan lagi kamu berbicara dengan Aku.”

Maka setelah itu mereka tidak lagi berbicara, dan hal itu merupakan siksaan paling berat.

“Mereka tidak akan merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak pula (mendapatkan) minum, kecuali air yang mendidih dan nanah.”

Nabi Muhammad bersabda, “Seandainya setimba nanah itu dituangkan ke dunia tentu akan membakar semua penghuni dunia.”

Allah berfirman dalam surat An Nisaa ayat 56, “Setiap kulit-kulit mereka itu hangus maka Kami mengganti pada mereka kulit-kulit baru agar mereka merasakan siksa.”

Nabi Muhammad bersabda, “Api akan memakan penghuni neraka setiap hari 70 ribu kali. Setiap api telah makan mereka, dikatakanlah kepada mereka, ‘Kembalilah.’ Maka mereka kembali seperti semula dan tidak pernah mati di dalamnya. Seperti firman Allah swt, ‘Dan datanglah (bahaya) kematian kepadanya dari segala penjuru, tetapi bukanlah dia itu mati.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin