Keutamaan Sifat Dermawan

Sebagai umat islam hendaklah kita harus dermawan, artinya selalu memberikan sedekah dari harta yang kita miliki, jangan sampai menjadi orang yang pelit dan kikir.

Rasulullah sangat memuji orang yang dermawan, misalnya sahabatnya Abu Bakar Shiddiq, Abdur Rahman bin Auf, dan yang lainnya.

Diriwayatkan bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, apabila engkau telah meningalkan dunia ini, maka permukaan bumikah yang lebih baik bagi kami atau di dalam perut bumi (mati)?”

Nabi Muhammad bersabda, “Apabila penguasa-penguasamu adalah orang-orang terbaik dari kamu, dan orang-orang kayamu adalah orang-orang dermawan dari kamu, serta segala urusanmu adalah dimusyawarahkan di antara kamu, maka permukaan bumi lebih baik bagimu daripada perut bumi. Apabila penguasa-penguasamu adalah orang-orang jahat dari kamu, orang-orang kaya dari kamu adalah orang-orang bakhil dari kamu dan segala urusanmu adalah diserahkan kepada orang-orang perempuanmu, maka perut bumi lebih baik bagimu daripada permukaannya.”

Dari Aisyah, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Kedermawanan adalah sebuah pohon yang pangkalnya berada di surga, sedang dahan-dahannya terjuntai ke dunia. Maka barang siapa yang bergantung dengan sebuah dahan dari dahan-dahannya, maka dahan itu akan mendatangkannya ke surga. Kekikiran adalah sebuah pohon yang pangkalnya berada di neraka, sedang dahan-dahannya terjuntai ke dunia. Maka barang siapa yang bergantung dengan sebuah dahan dari dahan-dahannya, maka dahan itu akan mendatangkannya ke neraka.”