Keutamaan dan manfaat membaca shalawat

Setiap umat muslim diharuskan untuk selalu membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw, membaca dengan sebanyak-banyaknya. Shalawat ini memiliki banyak sekali keutamaanya, di bawah ini adalah keterangan yang menerangkan keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad.

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad, bahwa beliau pernah duduk di mesjid, masuklah seorang pemuda menghadap beliau. Beliau menghormatinya dan mendudukkannya di sisi beliau di atas Abu Bakar. Kemudian Nabi Muhammad menerangkan alasannya.

Beliau bersabda, “Ya Abu Bakar, sesungguhnya aku mendudukkannya lebih tinggi daripada engkau, karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang lebih banyak bacaan shalawatnya kepadaku dari dia. Dia membaca setiap pagi dan petang. ‘Ya Allah limpahkanlah tambahan rahmat atas Nabi Muhammad saw sesuai bilangan orang yang membaca shalawat kepadanya, limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad saw sesuai bilangan orang yang tidak membaca shalawat kepadanya, limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad saw sebagaimana Engkau sukai bacaan shalawat kepadanya, limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad sebagaimana telah Engkau perintahkan kepada kami supaya membaca shalawat kepadanya dan limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad sebagaimana shalawat yang pantas untuknya.” (Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin bi’adadi  man shalla ‘alaihi wa shalli ‘alaa Muhammadin bi’adadi man lam yushalli ‘alaihi. Wa shalli ‘alaa Muhammadin kamaa tuhibbu an yushalla ‘alaihi. Wa shalli ‘alaa Muhammadin kamaa amartanaa bis shalaati ‘alaihi. Wa shalli ‘alaa Muhammadin kamaa yanbaghis shalaatu ‘alaihi falidza lika ajlastuhu a’laa minka.)

Karena itu aku mendudukkannya lebih tinggi daripada engkau.”

Nabi Muhammad bersabda, “Barang siapa yang membaca shalawat karena memuliakan aku, maka Allah akan menjadikan bacaan shalawat itu malaikat yang memiliki dua buah sayap, sebuah sayap di dunia timur dan sebuah sayap lagi di dunia barat, dua kakinya berada di bawah bumi ke tujuh dan lehernya bertemu dengan Arasy. Allah berfirman kepada malaikat itu, ‘Bacalah shalawat (doakan) pada hambaku sebagaimana dia telah membacakan shalawat atas Nabi Muhammad.’ Lalu malaikat itu membacakan shalawat kepadanya sampai hari kiamat.”