Rukun Shalat dan Syarat Sah Shalat Serta Perbuatan Makruh Ketika Shalat

Rukun shalat

Ada beberapa rukun di dalam shalat, apabila tidak dikerjakan maka tidak sah shalatnya. Rukun shalat itu adalah:

  1. Niat, yaitu menyengaja (menentukan sesuatu) sebagai landasan berbuat. Tanpa niat shalat tidak sah.
  2. Berdiri bagi orang yang dapat berdiri. Bila tidak dapat berdiri boleh dengan duduk. Jika tidak kuasa dengan duduk, maka boleh dengan berbaring. Jika tidak kuasa berbaring boleh dengan tidur telentang. Jika terpaksa tidak dapat, cukup shalat di dalam hatinya.
  3. Membaca takbiratul ihram, yaitu takbir pertama sambil mengangkat tangan sejajar dengan telinga.
  4. Membaca surat Al Fatihah.
  5. Ruku’ dengan tuma’ninah. Tuma’ninah artinya tenang.
  6. Sujud dua kali dengan tuma’ninah.
  7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Duduk dengan membaca tasyahud akhir dengan tuma’ninah.
  9. Membaca tasyahud akhir.
  10. Membaca shalawat Nabi pada tasyahud akhir.
  11. Membaca salam pertama.
  12. Tertib, artnya berurutan mengerjakan rukun-rukunnya.

Shalat

Rukun tersebut terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:

Rukun qalbi, yaitu rukun di dalam hati, yaitu niat

Rukun qauli, artinya rukun seperti ucapan (yang diucapkan), yaitu:

  • Takbiratul ihram
  • Membaca Al Fatihah pada tiap rakaat.
  • Membaca tahiyyat.
  • Membaca shalawat Nabi.
  • Membaca salam.

Rukun Fi’li, artinya rukun yang merupakan pekerjaan (perbuatan), yaitu:

  • Berdiri
  • I’tidal
  • Ruku’
  • Sujud
  • Duduk antara dua sujud
  • Duduk tahiyyat akhir.
  • Tertib

Syarat sahnya shalat

  1. Harus suci dari hadats besar dan hadats kecil.
  2. Harus suci badan, pakaian dan tempat dari segala macam najis.
  3. Harus menutupi aurat.
  4. Harus menghadap kiblat.
  5. Harus sudah masuk waktu shalat.
  6. Harus mengetahui bahwa shalat yang dikerjakan itu shalat fardhu.
  7. Harus mengetahui syarat-syarat dan rukunnya shalat.
  8. Harus menjauhi apa saja yang membatalkan shalat.

Makruhnya shalat.

  1. Membuka kepala, yaitu tidak memakai kopiah.
  2. Shalat dekat makanan yang diinginkan, sehingga terpengaruh.
  3. Shalat dalam keadaan menahan kotoran dari qubul dan dubur.
  4. Shalat di atas kuburan.
  5. Mengeraskan suara atau memelankan suara di tempat yang tidak semestinya.
  6. Meludah.
  7. Bersin
  8. Berdiri denga n sebuah kaki, atau menonjolkan kaki yang satu, atau merapatkan kedua kakinya.
  9. Memandang ke atas.
  10. Menoleh ke samping, kecuali penting.
  11. Memejamkan mata dengan rapat.