Keutamaan berdoa tanpa sepengetahuan yang didoakan

Setiap umat muslim sangat dianjurkan sekali untuk berdoa, baik itu untuk dirinya sendiri, keluarganya, ataupun orang lain. nah. Di bawah ini akan diuraikan beberapa keterangan dari Al Qur’an dan hadis mengenai keutamaan mendoakan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya.

Allah berfirman dalam surat Al Hasyr ayat 10:

Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berkata, “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami.”

Surat Muhammad ayat 19:

Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan.

Allah telah menceritakan tentang doa Nabi Ibrahim melalui firman-Nya dalam surat Ibrahim ayat 41:

Wahai Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)

Allah berfirman menceritakan keadaan Nabi Nuh:

Wahai Rabbku, ampunilah aku ibu bapakku, orangyang masuk ke rumahku dengan beriman, dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. (Nuh ayat 28)

Diriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim melalui Abu Darda, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda:

Tidak sekali-kali seorang hamba muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan, melainkan malaikat mengatakan, “Dan bagimu hal yang sama.”

Diriwayatkan di dalam kitab Imam Muslim melalui Abu Darda, disebutkan bahwa Rasulullah pernah bersabda:

Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan yang bersangkutan diperkenankan, pada kepalanya terdapat malaikat yang ditugaskan kepadanya. Manakala ia mendoakan saudaranya dengan doa yang baik, maka malaikat yang ditugaskan kepadanya itu mengatakan, “Amin, dan bagimu hal yang semisal.”

Diriwayatkan di dalam kitab Imam Abu Daud dan Imam Turmudzi melalui Ibnu Amr, bahwa Rasulullah pernah bersabda:

Doa yang paling cepat diperkenankan ialah doa seseorang buat orang lain tanpa sepengetahuannya.