Zina Dalam Islam

Menurut Ali bin Abi Thalib bahwa pada hari kiamat nanti orang-orang sama mencium bau busuk yang menyengat yang dikirimkan lewat angin kencang, sehingga orang-orang baik yang shalih maupun yang jahat ikut merasakannya. Kejadian seperti ini telah menyebar di kalangan mereka, lalu ada suara yang memanggil, “Tahukah kamu, bau apakah yang telah menyakitimu ini?” mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak mengetahuinya, hanya saja angin itu telah mengganggu ketenangan kami.” Lalu dikatakan kepada mereka, “Sesungguhnya angin yang berbau busuk itu adalah kemaluan orang-orang yang berzina, dimana mereka mati sebelum sempat bertaubat.”

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa iblis telah menyebarluaskan bala tentaranya di seluruh penjuru dunia lalu berkata, “Barang siapa di antara kamu yang berhasil menyesatkan orang muslim, maka akan kuberi mahkota di atas kepalanya. dan barang siapa di antara setan yang dapat memfitnah dan menyesatkan orang-orang muslim, maka akan bertambah dekat kedudukannya dengan iblis.”

Maka datanglah setan seraya berkata, “Aku selalu menggoda Fulan hingga ia menceraikan istrinya.” Lalu iblis berkata, “Masalah tersebut sangat remeh dan kamu belum berbuat sesuatu yang patut dibanggakan, karena orang yang kamu goda itu sebentar lagi akan kawin lagi dengan perempuan lain.” kemudian datang lagi setan yang lain seraya berkata, “Aku senantiasa mengggo da Fulan, hingga kuciptakan permusuhan diantara dia dengan saudaranya yang muslim.” Lalu iblis berkata, “Kamu masih belum berbuat sesuatu yang patut dibanggakan, karena sebentar lagi dia akan berdamai.” Kemudian datang lagi setan yang lain seraya berkata, “Aku senantiasa menggoda Fulan hingga ia berzina.” Lalu iblis berkata, “Sungguh baik apa yang kamu lakukan.” Lalu iblis memerintahkannya agar mendekat dan diberinya mahkota di atas kepalanya.