Meminta Pertolongan Hanya Kepada Allah Dari Segala kebutuhan

Tidak akan sukar atau sulit kebutuhan yang dicari oleh kita, apabila dibarengin dengan minta tolong kepada Allah swt, dan tidak akan lancar kebutuhan yang sedang dicari oleh kita apabila kita hanya bersandar kepada diri kita saja.

Penjelasan : dalam kejadian yang nyata serta ditetapkan dengan syara’ bahwa mencari kebutuhan sambil minta tolong kepada Allah itu sering dilancarkan, sedangkan mencari kebutuhan hanya bersandar ke diri sendiri itu tidak akan atau jarang lancar.

Siapa saja orang yang memiliki kebutuhan terus mencari sambil minta tolong ke Allah swt, sambil tawakal menyerahkan urusannya ke Allah, maka oleh Allah akan dicukupkan segalanya, yang jauh bakal didekatkan, yang sulit akan digampangkan. Sebaliknya siapa saja orang yang mencari kebutuhan dengan hanya bersandar ke dirinya saja (tidak minta tolong kepada Allah), hanya percaya terhadap upayanya dan merasa yakin dengan ilmu dan ‘akalnya, maka oleh Allah swt akan dipasrahkan ke dirinya. Artinya Allah tidak akan mendukung, sehingga akan sulit serta tidak akan lancar dalam perjalanannya. Sehingga tidak akan berhasil tujuannya, baik itu tujuan dunia maupun tujuan agama.

Kesimpulannya adalah apabila kita menghadapi suatu permasalahan atau memiliki kebutuhan di ‘alam dunia ini, jangan sampai melupakan Allah. Karena Allah lah yang akan menentukan berhasil atau tidaknya, lancar atau tidaknya, kebutuhan yang sedang dicari oleh kita tersebut.

Allah lebih tahu tentang maslahat atau tidaknya suatu kebutuhan bagi manusia.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (Hikmah Kedua puluh lima)