Dalam Kondisi Apakah Shalat Perlu Diulangi Lagi

Yang harus niat jadi imam (orang yang jadi imam dan takbirotul ihrom ) itu ada 4 yang tetap di sholat, sehingga tidak sah kalau sholat sendirian, yaitu :

  1. Sholat jumat, kalau ninggalin si imam niat jadi imam dan takbirotul ihrom, maka tidak sah niatnya.
  2. Sholat mu’adah, yaitu sholat fardhu ada’ / sendiri atau sholat sunat yang disunatkan berjamaah, serta dua-duanya dikerjakan di waktu ada’, dan kedua kalinya berjamaah dengan mengharapkan pahala.

I’lam : syaratnya sholat i’aadah ada 12 belas :

  1. Kalau sholat yang pertama yaitu sholat yang difardhukan ada’ atau sholat sunat di berjamaahkan selain sholat witir di bulan rhomadhon.
  2. Kalau sudah sah sholat yang pertamanya.
  3. Bolehnya sholat i’aadah Cuma sekali saja.
  4. Niat mengulangi sholat fardhu
  5. Melakukannya harus berjamaah dari mulai sampai akhir.
  6. I’aadah harus di waktunya
  7. Imam harus niat jadi imam
  8. Mengulanginya harus dengan orang yang tahu terhadap bolehnya sholat i’aadah, atau sunatnya
  9. Hasilnya pahala sholat berjamaah ketika takbirotul ihrom.
  10. Harus sambil berdiri
  11. Mengulanginya harus ada diluar kaikhtilafan.
  12. Mengulanginya bukan di sholat siddatul khouf.

Yang harus niat jadi imam kalau sholatnya yang di nadzar in.

Kalau sholatnya yang di jama’ taqdim kan disebabkan hujan. Syaratnya jama’ taqdim karena hujan :

  1. Adanya hujan ketika takbirotul ihrom
  2. Kalau sholatnya sambil berjamaah
  3. Kalau sholatnya di tempat yang jauh menurut adat
  4. Dengan adanya hujan membuat dapat masalah di jalan
  5. Tertib/terus-terus
  6. Harus niat meng jama’.

 

Diambil dari kitab Syafinatunnnaja Fiusuluddin Walfikhi karangan Abdul Mu’ti Muhammad Nawawi