Cara Menghindari Ghibah

Menangkal perbuatan ghibah diri sendiri

Untuk menjadi pegangan agar terhindar dari perbuatan ghibah, hendaknya seseorang menghayati dalil-dalil dari Al Qur’an dan hadis yang mengharamkan perbuatan ghibah, seperti firman Allah dalam surat Qaaf ayat 18:

Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Surat An Nuur ayat 15, “Dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.”

Juga dalam hadis sahih:

Sesungguhnya seorang lelaki benar-benar mengucapkan kalimat yang dimurkai oleh Allah tanpa ia pedulikan, akhirnya terjerumus ke dalam neraka jahanam karena kalimat itu.

Dari Hasan Al Bashri, bahwa seorang lelaki bertanya kepadanya, “Sesungguhnya engkau telah mneggunjingkan diriku.” Al Hasan menjawab, “Aku tidak akan membiarkan dirimu meraih kedudukanku dengan menyerahkan semua kebaikanku kepadamu.”

Diriwayatkan dari Ibnul Mubarak yang mengatakan, “Seandainya aku melakukan ghibah terhadap seseorang, niscaya aku akan menggunjingkan kedua orang tuaku, karena keduanya adalah orang yang paling berhak dengan kebaikanku.”

Demikianlah penjelasan dari kami tentang cara atau perkara yang bisa dilakukan dalam menangkal ghibah dari dalam diri sendiri. Kita harus bisa menghayati firman Allah dalam Al Qur’an dan hadis. Selain itu kita juga harus selalu ingat tentang akibat dan dosa yang ditimbulkan dari ghibah (menggunjing).

Semoga uraian singkat diatas dapat bermanfaat bagi kita semua baik di dunia maupun di akhirat.