Inilah Pokok Kebaikan di Dunia dan di Akhirat

Keterangan yang diterima dari Syeikh Abi Sulaiman Ad Darani, beliau pernah berkata:

Yang menjadi pokok tiap-tiap kebaikan di dunia dan di akhirat yaitu takut akan siksaan Allah, karena sebenar-benarnya takut dari siksa Allah swt adalah yang memindahkan buku amalnya manusia. Maka takut kepada Allah itu menjadikan buku amal di sebelah kanan, setelah turun buku amal itu ke sebelah kiri.

Maka seyogyanya seorang ‘abdi ketika dalam keadaan selamat dari sakit, bahwa harus bukti si ‘abdi itu yang takut akan siksaan Allah serta mengharapkan rahmat dari Allah swt. Supaya rasa takut itu mengekang si ‘abdi dari melakukan ma’siyat, dan mendorong roja’ nya (mengharapkan rahmat Allah) terhadap mengusahakan atau melakukan amal shalih.

Ibadahnya orang yang mengharapkan rahmat Allah swt lebih utama, karena menutupinya atau menimpanya mahabbah kepada Allah di diri si’abdi melebihi orang yang takut akan siksaan.

Dan kalau raja sering membedakan antara orang yang  meng khadam (membantu) terhadap raja  tersebut, karena menjaga atau takut dari siksaan. Dan orang yang meng khadam kepada raja karena mengharapkan kebaikannya. Serta orang yang meng khadam kepada raja sambil tidak ada maksud apa-apa.

Kuncinya dunia itu adalah perut kenyang, maka kita membukakan macam-macam perkara dunia dengan perut kenyang.

Sedangkan kuncinya akhirat adalah dengan lapar, maka kita membukakan macam-macam perkara akhirat dengan perut lapar.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar