Cara Untuk Mengobati Hawa Nafsu dan Hawa Al Qalbi

Menempelnya rasa manisnya kesukaan yang muncul dari dalam hati merupakan penyakit yang bandel, yang sulit untuk diobati. Perlu diketahui bahwa rasa manisnya kesukaan (keinginan) terbagi kedalam dua bagian:

  1. Kesukaan nafsu (hawa nafsu), baliknya ke macam-macam syahwat. Dari jasmani misalnya suka terhadap makanan, minuman, pakaian, kendaraan, perkawinan, perumahan.
  2. Kesukaan hati (hawa al qalbi), yaitu syahwat ma’nawi. Seperti suka terhadap keagungan, suka menjadi pemimpin, suka pangkat yang mulya, suka dipuji, suka keistimewaan dan kemewahan, atau suka terhadap karomah.

Mengobati kesukaan yang muncul dari hawa nafsu itu dekat atau lebih mudah, yaitu dengan cara menjauhi tempatnya, atau bergaul dengan orang-orang pilihan Allah (shaleh). Sedangkan yang muncul dari dalam hati, ketika sudah menempel akan sulit mengobatinya, sehingga para dokter tidak mampu mengobatinya. Maka tidak akan bisa diobati dan tidak akan bisa dikeluarkan syahwatnya, kecuali dengan didatangin ketakutan yang luar biasa dan menggoncangkan.

Kesukaan (rasa suka) yang perlu diobati yaitu yang dapat menghalangi cinta kepada Allah swt. Karena orang yang mencintai suatu perkara biasanya akan menjadi budaknya perkara tersebut, dan Allah tidak menyukai ‘abdi yang menjadi budak selain kepada diri-Nya.

Dan kesukaan (rasa suka) yang tidak perlu diobati yaitu yang semata-mata karena Allah, maka hal ini tidak termasuk penyakit dan tidak perlu dihilangkan.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keseratus sembilan puluh tiga)