Keajaiban dan Keutamaan sedekah

Sedekah sangat dianjurkan sekali dalam agama islam, karena memiliki berbagai keutamaan. Di bawah ini adalah kisah mengenai faidah dan manfaat dari sedekah.

Demikian pula Aisyah berkata, “Ada seorang perempuan datang kepada Nabi Muhammad, sedang tangan kanannya kering (tidak dialiri darah dan mati). berkatalah perempuan itu, ‘Ya Nabi Allah, berdoalah agar Allah menyembuhkan tanganku.’

Bersabdalah Nabi Muhammad kepadanya, ‘Apakah yang menyebabkan tanganmu kering seperti ini?’ Dia berkata, ‘Aku bermimpi dalam tidurku bahwa kiamat telah berdiri, neraka jahanam telah dinyalakan dan surga telah didekatkan. Lalu kulihat ibuku di neraka jahanam sedang dalam tangannya terdapat lemak (keju) dan pada tangan kanan yang lain terdapat sepotong kain kecil, dia menjaga dirinya dengan kedua benda itu dari api.’

Kemudian aku bertanya, ‘Mengapa ibu berada dalam jurang ini? Sedang engkau adalah seorang perempuan yang taat kepada Allah dan suamimu pun ridha kepadamu?’ Ibuku berkata, ‘Hai anakku, aku adalah seorang yang kikir ketika di dunia. Tempat ini adalah untuk orang-orang yang kikir.’

Aku bertanya lagi, ‘Lalu apa artinya lemak dan sepotong kain dalam tanganmu itu?’ Dia menjawab, ‘Keduanya itulah yang pernah aku sedekahkan di dunia. Aku tidak pernah bersedekah sepanjang umurku kecuali hanya keduanya itu.’

Sedekah

Aku bertanya, ‘Dimanakah ayah?’ Dia menjawab, ‘Dia seorang dermawan, sekarang dia berada di tempat orang-orang dermawan.’

Kemudian aku datang ke surga. Tiba-tiba aku melihat ayahku sedang berdiri di tepi telagamu, sedang mencari minum orang banyak. Ya Rasulullah. Maka berkatalah aku, ‘Wahai ayah, ibu adalah seorang perempuan yang taat kepada Tuhannya sedang engkaupun ridha kepadanya. Tetapi sekarang dia berada dalam neraka jahanam terbakar. Sedang engkau memberi minum manusia dari telaga Nabi Muhammad saw. Berilah dia seteguk minum dari telaga itu.’ Ayah menjawab, ‘Hai anakku, Allah telah mengharamkan telaga Nabi Muhammad saw atas orang-orang kikir dan orang-orang berdosa.’

Kemudian aku mengambil segelas air dari telaga itu tanpa seijin ayahku dan aku beri minum ibuku yang sangat kehausan itu. Tetapi kemudian aku mendengar sebuah suara yang berkata, ‘Semoga Allah swt membuat kering tanganmu, karena engkau berani memberi minum perempuan durhaka lagi kikir dari telaga Nabi Muhammad saw.’ Maka terbangunlah aku, dan tiba-tiba tanganku benar-benar telah kering.’

Aisyah berkata, ‘Setelah Nabi Muhammad saw mendengar cerita perempuan itu, beliau meletakkan tongkatnya pada tangan kanan perempuan itu dan bersabda, ‘Ya Tuhanku, dengan hak mimpi yang diceritakan perempuan itu sembuhkanlah tangannya.’ Maka sembuhlah tangannya seperti sedia kala.”

Nabi Muhammad bersabda, “Kedermawanan adalah sebuah pohon di surga dan dahan-dahannya terjuntai ke dunia. Maka barang siapa yang mengambil sebuah dahan darinya maka dahan itu akan membimbingnya ke surga. Sedang kekikiran adalah sebuah pohon di neraka dan dahan-dahannya terjuntai ke dunia. Maka barang siapa yang mengambil sebuah dahan darinya maka dahan itu akan membimbingnya ke neraka.”

Nabi Muhammad juga bersabda, “Seorang dermawan dekat kepada Tuhan Yang Maha Haq dan dekat kepada manusia. Sedang seorang yang kikir jauh dari Tuhan Yang Maha Haq dan jauh dari manusia.”

Nabi Muhammad bersabda, “Orang kikir itu tidak akan mask surga walau dia seorang yang zuhud (mengasingkan duniawi).