Akhlak Islami Dalam Bertetangga

Islam mengajarkan dan menganjurkan agar kita semua berbuat baik kepada tetangga. Banyak sekali dalil, baik dari Al Quran maupun dari hadis yang menerangkan tentang hal tersebut (berbuat baik kepada tetangga). Beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini:

Dalam riwayat Imam Turmudzi dan Nasa’i telah diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Wahai Abu Dzar, jika kamu memasak, maka perbanyaklah kuahnya dan berjanjilah kamu untuk memberi kepada tetangga-tetanggamu.

Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda sebagai berikut:

Wahai perempuan yang mukmin, sebagai tetangga perempuan jangan sekali-kali meremehkan (pemberian) kepada tetangga perempuan yang lain, meskipun hanya berupa kaki kambing.

Dalam sebuah riwayat Imam Baihaqi telah diterangkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda sebagai berikut:

Hak tetangga itu sampai empat puluh rumah.

Tetangga

Riwayat Nabi Ya’qub dan Nabi Yusuf Yang Mendapat Cobaan Disebabkan Menyakiti Tetangganya

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa sesungguhnya Nabi Ya’qub bersama putranya Nabi Yusuf diberi cobaan oleh Allah swt. adalah lantaran keduanya makan daging panggang unta sambil tertawa-tawa, sementara tetangganya ada anak yatim yang mencium bau makananannya itu, lalu menangis minta kepada neneknya sehingga neneknya pun turut menangis karena tidak dapat memberikan apa yang diminta oleh cucunya. Sedang antara rumah Nabi Ya’qub dengan anak yatim itu hanya terpisah oleh satu tembok, dan Nabi Ya’qub sendiri tidak mengetahui akan hal ini.

Akhirnya Allah memberikan cobaan kepada Nabi Ya’qub dengan anaknya Yusuf, sampai-sampai kedua matanya memutih lantaran banyak kesusahan yang dipendam.

Ketika Nabi Ya’qub mengetahui bahwa sebab mendapatkannya cobaan sedemikian itu adalah karena tidak memberi kepada anak yatim, maka untuk sisa hidupnya memerintah orang untuk mengumumkan di atas rumahnya, “Barang siapa yang berbuka puasa, maka hendaklah makan di rumah Nabi Ya’qub.”

Oleh karena itu, menyimak dari dalil-dalil diatas kita harus yakin senantiasa menjaga hubungan baik dengan tetangga, jangan sampai menyakitinya dan berbuat dzalim kepadanya.

Demikianlah penjelasan dari kami, semoga uraian singkat diatas dapat bermanfaat bagi kita semua baik di dunia maupun di akhirat, amin.