Mengapa dilarang berbuat dosa menurut islam

Tidak bisa dianggap kecil dosa kita kalau dibandingkan sifat adilnya Allah, dan tidak jadi besar dosa kita tatkala dihadapkan dengan fadholnya Allah.

Penjelasan : sebenar-benarnya dosa dimana ditegakkan adilnya Allah terhadap orang yang dibenci, maka dosa itu tidak bisa dianggap kecil. Oleh karena itu tetap kita harus khawatir ketika melaksanakan dosa walaupun sedikit, karena walaupun dosanya kecil kalau dilaksanakan seperti hukum Allah, bakal terasa sangat menyiksa (repotnya).

Dosa kalau ditegakkan dengan fadhol Allah swt, tegasnya bagi orang yang menjadi kekasih-Nya, maka dosa dianggap enteng serta kecil, sebab diliputi oleh fadhol nya Allah.

Oleh karena itu, dosa jangan menjadikan kita putus asa, sehingga dikatakan oleh Imam saadzili “semoga Allah mejadikan dosa kami semua jadi dosa orang yang dicintai oleh Allah swt, sebab kalau orang yang dicintai itu tidak dipersoalkan kesalahannya. Dan semoga Allah tidak menjadikan ‘amal kami semua jadi ‘amal orang yang dibenci Allah, sebab walaupun ‘amal bagus juga, kalau munculnya dari orang yang dibenci itu tidak dianggap apa-apa”

Kita hidup di dunia ini jangan sampai melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, tetapi hendaklah mematuhi semua aturan-Nya (melaksanakan segala perintah-Nya).

Patuhilah semua aturan tersebut, yang sudah dicontohkan oleh para nabi dan rasul, serta dijelaskan secara terperinci oleh para ‘ulama sholeh. Banyak sekali kitab-kitab yang bisa dijadikan acuan oleh kita dalam menjalani hidup.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah kelima puluh dua)