Soal dan pembahasan sistem koloid

Hai teman-teman, admin akana mencoba memberikan Soal dan pembahasan sistem koloid. Semoga Soal dan pembahasan sistem koloid ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1) Yang bukan merupakan sifat sistem koloid adalah ….
A. efek Tyndall
B. dialisis
C. emulsi
D. elektroforesis
E. koagulasi
Jawaban: C

Sifat-sifat koloid:

  • Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
  • Gerak Brown: gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan antar partikel koloid. Sifat inilah yang membuat koloid tidak mengendap.
  • Adsorpsi: penyerapan ion pada permukaan koloid sehingga koloid menjadi bermuatan.
  • Koagulasi: penggumpalan partikel koloid karena adanya penambahan zat kimia, pengadukan, atau muatan yang berlawanan.
  • Elektroforesis: pergerakan partikel koloid bermuatan akibat adanya medan listrik.
  • Dialisis: pemurnian koloid dari partikel pengotor yang dapat menggganggu kestabilan koloid.

Soal No. 2) Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan cara ….
A. elektrolisis
B. elektroforesis
C. dialisis
D. dekantasi
E. presipitasi
Jawaban: C

Pembahasan:
Proses pemurnian koloid dan elektrolit disebut dengan dialisis, contohnya adalah dalam pencucian darah di dunia kesehatan.

Soal No. 3) As2S3 adalah koloid hidrofob yang bermuatan negatif. Larutan yang paling baik untuk meng­koagulasikan koloid ini adalah …
A. kalium fosfat
B. magnesium fosfat
C. barium nitrat
D. besi (III) klorida
E. besi (II) sulfat
Jawaban: D

Pembahasan:
Proses koagulasi adalah mencampurkan koloid yang berbeda muatan. As2S3 bermuatan negatif maka proses koagulasi menggunakan senyawa yang paling positif yaitu besi (III) klorida.

Soal No. 4)  Berikut ini merupakan sifat koloid ….
A. partikelnya terus bergerak
B. dapat mengadsorpsi ion
C. menghamburkan cahaya
D. dapat bermuatan listrik
E. semua benar
Jawaban: E

Sifat-sifat partikel koloid, antara lain:

      1. Dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)
      2. Dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)
      3. Dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)
      4. Bermuatan (+) dan (–)

Soal No. 5) Di antara zat berikut yang termasuk aerosol adalah ….
A. kabut
B. kaca berwarna
C. cat
D. susu
E. busa sabun
Jawaban: A

Pembahasan:
Aerosol mempunyai fasa terdispersi cair dan fasa pendispersi gas. Contoh: kabut, awan, hair spray.
Kaca berwarna → sol padat
Cat → sol cair
Susu → emulsi
Busa sabun → buih

Soal No. 6) Sistem koloid yang dibuat dengan mendisper­sikan zat padat ke dalam cairan disebut ….
A. aerosol
B. buih
C. emulsi
D. gel
E. sol
Jawaban: E

Pembahasan:

  • Sol → sistem koloid dimana fase terdispersinya padat dan pendispersinya cairan.
  • Aerosol → sistem koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas.
  • Buih → sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair.
  • Emulsi → sistem koloid dari zat yang terdispersi dalam zat cair lain.
  • Gel → koloid yang setengah kaku (antara padat dan cair).

Soal No. 7) Sistem koloid di bawah ini yang termasuk go­longan aerosol adalah ….
A. susu
B. kabut
C. buih
D. gel
E. tinta
Jawaban : B

Pembahasan:
Koloid aerosol adalah golongan koloid cair dalam gas. Contohnya: adalah kabut
Susu → emulsi
Buih → sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair.
Gel → koloid yang setengah kaku (antara padat dan cair)
Tinta → sol

Soal No. 8) Di bawah ini terdapat berbagai contoh koloid, manakah dari contoh tersebut yang tergolong sol liofil ….
A. susu
B. sirup
C. kabut
D. busa sabun
E. agar-agar
Jawaban: E

Pembahasan:
Sol liofil → partikel-partikel padat dari koloid yang mengadsorpsi molekul-molekul cairan dan membentuk selubung di sekitar partikel padat.
Contoh: agar-agar, sol agar-agar ini jika dipanaskan akan menjadi gel.

Soal No. 9) Larutan koloid dimurnikan dengan cara ….
A. kristalisasi
B. ultramikroskop
C. dialisis
D. destilasi
E. penguapan
Jawaban: C

Pembahasan:
Proses pemurnian koloid, yaitu dengan cara mengalirkannya pada selaput semipermeabel, ion-ion pengotor akan terbawa dengan air dan terpisah dari koloid. Proses ini dinamakan dialisis.

Soal No. 10) Contoh koloid di bawah ini yang merupakan sistem koloid padat dalam gas adalah ….
A. kabut
B. embun
C. asap
D. buih
E. batu apung
Jawaban: C

Pembahasan:
Asap dan gas merupakan sistem koloid padat dalam gas.

Soal No. 11) Pemberian tawas dalam proses air minum di­maksudkan untuk ….
A. mengendapkan partikel-partikel koloid agar air menjadi jernih
B. membunuh kuman yang berbahaya
C. menghilangkan bahan-bahan yang menyebabkan pencemaran air
D. menghilangkan bau tak sedap
E. memberikan rasa segar pada air
Jawaban: A

Pembahasan:
Air yang keruh dapat dijernihkan dengan menambahkan tawas (K2SO4.Al2(SO4)3). Koloid Fe(OH)3 yang terbentuk akan mengadsorpsi, menggumpalkan dan mengendapkan kotoran-kotoran dalam air.

Soal No. 12) Sistem koloid yang dibentuk dengan mendispersi partikel zat padat ke dalam zat cair disebut ….
A. gel
B. buih
C. emulsi
D. sol
E. aerosol
Jawaban : D

Pembahasan:
Gel = cair dalam padat
Buih = gas dalam cair
Emulsi = cair dalam cair
Sol = padat dalam cair
Aerosol = cair dalam gas

Soal No. 13)  Di antara beberapa percobaan pembuatan koloid berikut:

  1. larutan kalsium asetat + alkohol2. belerang + gula + air
  2. susu + air
  3. minyak + air
  4. agar-agar yang dimasak

Yang menunjukkan proses pembuatan gel adalah ….
A. 1 dan 5
B. 1 dan 3
C. 2 dan 5
D. 3 dan 4
E. 2 dan 4
Jawaban: A

Pembahasan:
Koloid yang berubah menjadi gel (larutan padat) adalah pada percobaan:
1) Larutan kalsium asetat + alkohol dipanaskan → gel
2) Agar-agar yang dimasak menjadi padat → gel

Soal No. 14) Pasangan data yang berhubungan secara tepat adalah ….

Sifat Koloid Penerapan dalam ke­hidupan sehari-hari
A Koloid pelindung Penambahan tawas pada penjernihan air
B Dialisis Mesin pencuci darah
C Efek Tyndall Penyaringan asap pabrik
D Koagulasi Menghilangkan bau badan
E Adsorpsi Gelatin pada es krim

Jawaban: B

Pembahasan;
Adsorpsi → penambahan tawas, penghilang bau badan
Elektroforesis → penyaringan asap pabrik
Koagulasi → gelatin pada es

Soal No. 15) Sistem koloid yang fase terdispersinya padat dan medium pendispersinya gas adalah ….
A. asap
B. kabut
C. gabus
D. buih sabun
E. batu apung
Jawaban: A

Pembahasan:
Asap, debu termasuk koloid fase terdispersinya padat dan medium pendispersi gas
Kabut = fase terdispersinya cair, medium pendispersinya gas.
Gabus, batu apung = fase terdispersinya gas, medium pendispersinya padat.
Buih sabun = fase terdispersinya gas, medium pendispersinya cair.

Contoh soal pilihan ganda dan pembahasan sistem koloid

Sistem koloid adalah sesuatu yang merujuk kepada campuran antara dua zat yang punya perbedaan fase dengan partikel terdispersinya tersebar merata dalam fase pendispersi, berikut ini akan disajikan contoh soal pilihan ganda dan pembahasan sistem koloid. Mudah-mudahan saja contoh soal pilihan ganda dan pembahasan sistem koloid ini memberikan manfaat yang banyak.

Soal No. 1) Perhatikan beberapa sistem dispersi berikut!

  1. Gel
  2. Cat
  3. Sus
  4. Kanji
  5. Agar-agar

Sistem dispersi yang tergolong emulsi ditunjukkan oleh nomor ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban : c

Pembahasan :
Yang tergolong emulsi adalah santan, susu, es krim, lotion, mayonaise, keju, mentega, mutiara, dan sus.
Jadi, yang tergolong emulsi ditunjukkan oleh nomor 3.

Soal No. 2) Berikut ini yang bukan merupakan sistem koloid adalah ….
a. Lateks
b. Air sadah
c. Tinta
d. Margarine
e. Batu apung
Jawaban : B

Pembahasan :
Air sadah air di dalamnya terlarut ion-ion logam seperti Ca2+ dan Mg2+, sehingga sabun tidak menjadi tidak berbusa

Soal No. 3) Buih adalah ….
a. Zat padat terdispersi dalam zat cair
b. Zat cair terdispersi dalam gas
c. Gas terdispersi dalam zat padat
d. Gas terdispersi dalam zat cair
e. Zat cair terdispersi dalam zat cair
Jawaban : D

Pembahasan :
Pada sistem buih fase terdispersinya gas dan pendispersinya cair.

Soal No. 4) Efek Tyndall terjadi katena partikel koloid ….
a. Memancarkan cahaya
b. Menyerap cahaya
c. Meneruskan cahaya
d. Menghamburkan cahaya
e. Mempunyai gerak Brown
Jawaban : D

Pembahasan :
Sistem koloid dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall), sehingga berkas cahaya dapat diamati dari arah samping.

Soal No. 5) Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan ….
a. Elektrolisis
b. Elektroforesis
c. Dialisis
d. Dekalisis
e. Presipitasi
Jawaban : C

Pembahasan :
Pada proses dialisis sistem koloid dimasukkan dalam kantong semipermeabel yang dapat melewatkan pengganggu, sementara partikel koloid tetap dalam kantong.

Soal No. 6) Koagulasi koloid dapat terjadi jika :
1) Koloid dipanaskan
2) Mencampurkan dua macam koloid
3) Ditambahkan zat elektrolit
4) Partikel koloid didialisis

Pernyataan yang benar adalah nomor ….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. Semua benar
Jawaban : A

Pembahasan :
Proses koagulasi (penggumpalan koloid) dapat terjadi jika :
1. Adanya pengaruh pemanasan/pendinginan
2. Penambahan elektrolit
3. Pencampuran koloid yang berbeda muatan
4. Elektrolisis
5. Pembusukan

Soal No. 7) Koloid berbeda dengan suspensi dalam hal berikut ini.
1. Ukuran partikel
2. Homogenitas sistem
3. Kestabilan sistem
4. Gerak partikel

Pernyataan yang benar adalah ….
a. 1, 2, 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. Semua benar
Jawaban : A

Pembahasan :
• Ukuran partikel koloid lebih kecil (1 – 100 nm) dari suspensi (> 100).
• Sistem koloid bersifat homogen secara makroskopis, sedangkan suspensi heterogen.
• Sistem koloid lebih stabil, sedangkan suspensi tidak stabil.

Soal No. 8) Efek penghamburan cahaya dari lampu mobil oleh partikel dalam kabut disebut ….
a. Elektroforesis
b. Tyndall
c. Brown
d. Dialisis
e. Adsorpsi
Jawaban : B

Pembahasan :
Sistem koloid yang keruh dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati. Efek penghamburan cahaya ini disebut sebagai efek Tyndall.

Soal No. 9)  Sistem koloid yang dibentuk dengan mendispersikan partikel zat padat ke dalam zat cair disebut ….
a. Gel
b. Buih
c. Emulsi
d. Sol
e. Aerosol
Jawaban : D

Pembahasan :
Sol merupakan sistem koloid dengan medium terdispersi padat dan medium pendispersi cair. Contoh : tinta, kanji dan cat.

Soal No. 10)  Koloid As2S3¬ adalah koloid hidrofob yang bermuatan negatif. Dalam larutan yang paling baik untuk mengkoagulasikan koloid ini adalah ….
a. Kalium fosfot
b. Magnesium sulfat
c. Barium nitrat
d. Besi klorida
e. Besi sulfat
Jawaban : D

Pembahasan :
Dari kelima senyawa tersebut yang memiliki muatan positif paling banyak adalah FeCl3 (besi klorida).
• Kalium Fosfot (K3PO4)  K = + 1
• Magnesium nitrat (MgSO4)  Mg = + 2
• Barium nitrat (Ba(NO3))  Ba = + 2
• Besi klorida (FeCl3)  Fe = +3
• Besi sulfat (FeSO4)  Fe = + 2
Jadi, yang muatan positifnya banyak adalah FeCl3.

Soal No. 11) Contoh koloid yang merupakan sistem koloid padat di dalam gas adalah ….
a. Kabut
b. Embun
c. Asap
d. Buih
e. Batu apung
Jawaban : C

Pembahasan :
Sistem koloid padat di dalam gas disebut aerosol, contohnya asap dan debu.

Soal No. 12) Perhatikan sifat-sifat berikut!
1. Dapat mengadorpsi ion
2. Menghamburkan cahaya
3. Partikelnya selalu bergerak
4. Dapat bermuatan listrik

Yang merupakan sifat koloid yaitu ….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. Semua benar
Jawaban : E

Pembahasan :
Sifat-sifat koloid:
• Dapat mengadorpsi ion, merupakan sifat adorpsi koloid
• Dapat menghamburkan cahayam merupakan efek Tyndall
• Partikel koloid selalu bergerak zig-zag bila diamati dengan mikroskof ultra disebut gerak Brown
• Koloid dapat bermuatan positif atau negatif

Soal No. 13) Berikut ini beberapa sifat koloid.
1. Elektroforesis
2. Efek Tyndall
3. Koagulasi
4. Gerak Brown
5. Dialisis

Proses penjernihan air menggunakan tawas merupakan penerapan sifat koloid nomor ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban : C

Pembahasan :
Dalam air yang kotor, tawas (PAC) membentuk koloid Al(OH)3 yang bermuatan positif, sehingga air kotor yang merupakan koloid bermuatan negatif dapat menggumpal (koagulasi).

Soal No. 14) Perhatikan tabel berikut!

No Terdispersi Pendispersi Sistem koloid
1

2

3

4

5

Gas

Padat

Padat

Cair

Cair

Cair

Gas

Cair

Gas

Cair

Aerosol

Sol

Aerosol

Aerosol

Sol

Fase terdispersi, pendispersi, dan sistem koloid yang sesuai ditunjukkan oleh ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban : D

Pembahasan :
• Gas dalam cair disebut buih
• Padat dalam gas disebut aerosol
• Padat dalam cair disebut sol
• Cair dalam gas disebut aerosol
• Cair dalam cair disebut emulsi

Soal No. 15) Buih adalah sistem disepersi pada ….
a. Zat padat terdispersi dalam zat cair
b. Zat cair terdispersi dalam gas
c. Gas terdispersi dalam zat padat
d. Gas terdispersi dalam zat padat
e. Zat cair terdispersi dalam zat cair
Jawaban : D

Pembahasan :
Buih adalah sistem koloid dimana zat gas terdispersi pada zat cair.

Soal No. 16)  Pembuatan sol Fe(OH)2 dilakukan dengan cara ….
a. Mekanik
b. Peptisasi
c. Dekomposisi rangkap
d. Hidrolisis
e. Reaksi redoks
Jawaban : D

Pembahasan :
Sol Fe(OH)3 dibuat dari senyawa FeCl3 yang direaksikan dengan air (hidrolisis).

Soal No. 17)  Cara pembuatan koloid molekul-molekul atau ion-ion menjadi partikel-partikel koloid disebut ….
a. Cara kondensasi
b. Cara dispersi
c. Cara suspensi
d. Cara koagulasi
e. Cara mekanik
Jawaban : A

Pembahasan :
Cara kondensasi adalah pembuatan koloid dengan menggabungkan molekul atau ion-ion yang berukuran kecil menjadi berukuran koloid.

Soal No. 18) Berikut ini beberapa fenomena sehari-hari yang menunjukkan sifat koloid dalam kehidupan.
1. Proses cuci darah
2. Kabut di pegunungan
3. Pembentukan delta di muara sungai
4. Pemutihan gula
5. Proses kerja obat diare

Sifat koagulasi dapat ditunjukkan dalam contoh kejadian nomor ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban : C

Pembahasan :
Koagulasi (penggumpalan) contohnya adalah pembentukkan delta sungai.

Soal No. 19)  Du bawah ini yang termasuk koloid hidrofil adalah ….
a. Susu
b. Agar-agar
c. Mayonaise
d. Sol logam
e. Sol sulfida
Jawaban : B

Pembahasan :
Koloid hidrofil berarti suka air atau menyerap air, contohnya: agar-agar, kanji, dan sabun deterjen.

Soal No. 20) Minyak kelapa dan air tidak dapat bercampur dan terjadi dua lapisan yang tidak saling melarutkan. Emulsi akan terjadi bila campuran dikocok dan ditambah dengan…
a. Air panas
b. Es
c. Air sabun
d. Minyak tanah
e. Larutan garam
Jawaban : C

Pembahasan :
Sabun mempunyai bagian kepala yang polar dan bersifat hidrofil dan bagian ekor (hidrokalor) yang nonpolar dan bersifat hidrofob. Minyak akan terikat oleh bagian ekor yang bersifat hidrofob, sedangkan bagian kepala (hidrofil) menghadap bagian air sehingga terbentuk emulsi.

Soal No. 21) Perhatikan contoh berikut!
1. Susu sapi
2. Susu kedelai
3. Air santan
4. Lem kanji

Yang merupakan koloid emulsi adalah ….
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4
e. Semua benar
Jawaban : A

Pembahasan :
Contoh emulsi adalah susu, santan lateks, dan mayonaise. Kanji adalah koloid sol.
Soal No. 22) Koloid Fe(OH)3 akan terkoagulasi bila dicampur dengan koloid As2S3 karena ….
a. Koloid As2S3 bersifat hidrofil
b. Koloid As2S3 menyerap anion
c. Kedua koloid berbeda muatan
d. Kedua koloid bermuatan sama
e. Koloid Fe(OH)3 bermuatan negatif
Jawaban : C

Pembahasan :
Fe(OH)3 bermuatan positif sedangkan As2S3 bermuatan negatif, sehingga bila dicampur keduanya akan terkoagulasi karena berbeda muatan.

Soal No. 23) Pemberian tawas pada air yang diolah untuk air minum berguna untuk ….
a. Menjernihkan air
b. Menghilangkan bau air
c. Mencegah pencermaran
d. Memmatikan bakteri yang berbahaya
e. Mencegah pengendapan dan pengenceran dalam air
Jawaban : A

Pembahasan :
Dalam air yang kotor tawas akan mengkoagulasi pengatur, sehingga air menjadi jernih.

Soal No. 24) Berikut adalah beberapa percobaan.
1. Gas H2S dilarutkan ke dalam larutan SO2.
2. Larutan AuCl3 direaksikan denagn FeSO4 atau formaldehid.
3. Ke dalam air panas ditambah beberapa mililiter larutan FeCl3.
4. Mengalirkan gas H2S ke dalam larutan H3AsO3 yang sangat encer pada suhu rendah.
5. Larutan kalsium asetat jenuh dicampur dengan etanol.

Percobaan yang menghasilkan gel adalah ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban : E

Pembahasan :
• Percobaan 1 merupakan reaksi yang menghasilkan sol belerang.
• Percobaan 2 merupakan redoks yang menghasilkan sol emas.
• Percobaan 3 merupakan cara hidrolisis yang menghasilkan sol Fe(OH)3.
• Percobaan 4 merupakan dekomposisi rangkap yang menghasilkan sol As2S3.
• Percobaan 5 merupakan penjenuhan atau peggantian pelarut yang menghasilkan gel.