Apakah Pengertian Siklus Sel ?

Pengertian siklus sel adalah serangkaian peristiwa terurut yang melibatkan pertumbuhan sel dan pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak baru. Sel-sel di jalan menuju pembelahan sel berjalan melalui serangkaian tahap pertumbuhan yang tepat waktu dan diatur dengan cermat, replikasi DNA, dan pembelahan yang menghasilkan dua sel identik (klon). Siklus sel memiliki dua fase utama: interfase dan fase mitosis. Selama interfase, sel tumbuh dan DNA direplikasi. Selama fase mitosis, DNA yang direplikasi dan konten sitoplasma dipisahkan, dan sel membelah.

Fungsi paling dasar dari siklus sel adalah untuk menggandakan secara akurat jumlah besar DNA dalam kromosom dan kemudian memisahkan salinan secara tepat menjadi dua sel anak yang identik secara genetik. Proses-proses ini menentukan dua fase utama dari siklus sel. Duplikasi DNA terjadi selama fase S (S untuk sintesis), yang membutuhkan 10-12 jam dan menempati sekitar setengah dari waktu siklus sel dalam sel mamalia yang khas.

Setelah fase S, segregasi kromosom dan pembelahan sel terjadi dalam fase M (M untuk mitosis), yang membutuhkan waktu jauh lebih sedikit (kurang dari satu jam dalam sel mamalia). Fase M melibatkan serangkaian peristiwa dramatis yang dimulai dengan pembelahan nuklir, atau mitosis. Seperti dibahas secara rinci dalam Bab 18, mitosis dimulai dengan kondensasi kromosom: untai DNA yang diduplikasi, dikemas ke dalam kromosom memanjang, mengembun menjadi kromosom yang jauh lebih kompak yang diperlukan untuk pemisahan mereka.

Amplop nuklir kemudian rusak, dan kromosom yang direplikasi, masing-masing terdiri dari sepasang kromatid, menjadi melekat pada mikrotubulus dari spindel mitosis. Ketika mitosis berlanjut, sel berhenti sebentar dalam keadaan yang disebut metafase, ketika kromosom disejajarkan di ekuator dari gelendong mitosis, siap untuk segregasi. Pemisahan kromatid saudara perempuan secara tiba-tiba menandai awal anafase, di mana kromosom berpindah ke kutub yang berlawanan dari gelendong, tempat mereka mendekondensasi dan membentuk kembali inti yang utuh. Sel kemudian dicubit menjadi dua oleh pembelahan sitoplasma, atau sitokinesis, dan pembelahan sel selesai.

Bagaimana Siklus dan Pembelahan Sel ?

Siklus sel adalah sebuah pergerakan dari satu pembelahan ke pembelahan berikutnya dan dalam proses tersebut adanya periode diantara pembelahan sel yang berurutan. Pada sel eukariotik siklus sel terbagi menjadi 2 fase fungsional yaitu fase S dan M kemudian fase persiapan yaitu fase G1 dan G2. Pada siklus sel ini fase pertama adalah G1 selanjutnya fase S kemudian fase G2 dan barulah fase M. Dlam  Fase G1, S dan G2 termasuk dalam interfase sedangkan M adalah fase mitotik yang didalamnya ada tahap mitosis dan sitokinesis.

Pembelahan Sel

Pembelahan sel terbagi menjadi tiga;  yaitu Amitosis (Biner), Mitosis, dan Meiosis (pembelahan reduksi).

Amitosis

Proses pembelahan sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru.

Mitosis

Proses pembelahan pada sel tubuh dimana dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur dan dihasilkan sel anakan yang identik dengan sel induk., yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk tahap pembelahan sel).  Ada tiga fse L G1, S,dan  G2. Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.

Meiosis

Meiosis (Pembelahan Reduksi) adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom.