Contoh soal tentang protozoa, jawaban dan pembahasan

Protozoa ukuran tubuhnya adalah berkisar 10-50 μm, tetapi dapat tumbuh sampai 1 mm, dan mudah dilihat di bawah mikroskop, di bawah ini akan disajikan Contoh soal tentang protozoa, jawaban dan pembahasan. Mudah-mudahan saja Contoh soal tentang protozoa, jawaban dan pembahasan ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1) Beberapa ciri protozoa, antara lain:
1. Tubuhnya mempunyai bulu getar
2. Alat untuk bergerak berumpa bulu cambuk
3. Mempunyai dua buah inti
4. Berkembang biak dengan cara membelah diri dan konjugasi
5. Hidup secara bebas dan parasit

Dari ciri-ciri di atas, yang merupakan ciri-ciri Flagellata adalah ….
A. 1,3, dan S
B. 1, 2, dan 4
C. 1,3, dan 4
D. 2, 4, dan S
E. 2,3, dan 4
Jawaban: E

Soal No. 2) Parasit berikut ini yang hidup dalam plasma darah adalah ….
A. Trypanosoma
B. Plasmodium
C. Taenia
D. Fasciola
E. Necator
Jawaban: A

Jawaban:
Trypanosoma adalah protozoa dari kelas Flagellata yang hidup parasit dalam plasma darah. Contohnya, Trypanosoma gambiense, parasit pada plasma darah manusia dan menyebabkan penyakit tidur.

Soal No. 3) Perhatikan beberapa tahapan teptoduksi Plasmodium malatiae berikut ini!
1. Gametosit
2. Ookinet
3. Merozoit
4. Sporzoit
5. Tropozoit

Fase perkembangan Palsmodium malariae yang terjadi dalam tubuh manusia secara urut adalah ….
A. 1, 2, dan4
B. 1, 4, dan S
C. 3, 5, dan 1
D. 4, 3, dan 5
E. 5, 4, dan 2
Jawaban: D

Jawaban:
Setelah tubuh manusia terkena gigitan nyamuk malaria, sporozoit masuk dalam darah manusia dan menuju ke set-set hati. Di dalam hati ini sporozoit akan membelah dan membentu kmerozoit, akibatnya sel-sel hati banyak yang rusak.

Selanjutnya, merozoit akan menyerang atau menginfeksi eritrosit. Di dalam eritrosit, merozoit akan membelah diri dan menghasilkan lebih banyak merozoit. Dengan demikian, ia akan menyerang atau menginfeksi pada eritrosit lainnya yang menyebabkan eritrosit menjadi rusak, pecah, dan mengeluarkan merozoit baru.

Pada saat inilah dikeluarkan racun dari dalam tubuh manusia sehingga menyebabkan tubuh manusia menjadi demam. Merozoit ini dapat juga membentuk gametosit apabila terisap oleh nyamuk (pada saat menggigit) sehingga siklusnya akan terulang lagi dalam tubuh nyamuk, demikian seterusnya.

Soal No. 4) Protozoa yang hidup di perairan laut, dapat melakukan bioluminesensi atau memancarkan cahaya sehingga laut menjadi terang adalah . . . .
a. Heliozoa
b. Foraminifera
c. Arella
d. Radiolaria
e. Noctilluca milliaris
Jawaban: E

Soal No. 5) Protozoa yang fosilnya berguna sebagai petunjuk dalam pencarian minyak bumi adalah . . . .
a. Foraminifera
b. Amoeba
c. Radiolaria
d. Trypanosoma
e. Paramaecium
Jawaban: A

Soal No. 6) Protozoa yang bersel satu ada yang bergerak secara amoeboid, yaitu . . . .
a. membuat semacam akar
b. dapat berpindah dengan membuat kaki
c. membuat aliran sitoplasma
d. membuat lekukan sitoplasma
e. membuat tonjolan protoplasma dengan disertai dengan aliran protoplasma ke satu arah
Jawaban: E

Soal No. 7) 1. Ciri-ciri protozoa antara lain :
1) Uniseluler,
2) Sel bersifat eukariotik,
3) Mempunyai pseudopodia (kaki semu),
4) Mempunyai alat gerak berupa bulu getar
5) Mempunyai makronukleus dan mikronukleus

Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri Ciliophora adalah nomor …….
A. 1, 2, dan 4
B. 1, 4, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 2, 4, dan 5
Jawaban : B

Pembahasan :
Ciliophora atau Ciliata mempunyai ciri-ciri yaitu uniseluler, mempunyai alat gerak yang berupa bulu getar dan memilki 2 inti sel (nukleus), yaitu makronukleus (inti besar), yang mengendalikan fungsi hidup sehari-hari dengan cara mensintesis RNA, juga berperan penting dalam reproduksi aseksual, dan mikronukleus (inti kecil) yang dipertukarkan pada saat konjugasi untuk proses reproduksi seksual.

Soal No. 8) 3. Beberapa ciri protozoa antara lain :
1) Tubuhnya mempunyai bulu getar
2) Alat unuk bergerak berumpa bulu cambuk
3) Mempunyai dua buah inti
4) Berkembang biak dengan cara membelah diri dan konjugasi
5) Hidup secara bebas dan parasit

Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri Flagellata adalah …….
A. 1, 3, 5
B. 1, 2, 4
C. 1, 3, 4
D. 2, 3, 4
E. 2, 4, 5
Jawaban : E

Pembahasan : Ciri-ciri Flagellata antara lain :
– Bersel satu (uniseluler)
– Eukariotik
– Bergerak dengan bulu cambuk (flagel)
– Berkembang biak secara vegetatif dengan pembelahan transversal dan generatif dengan kunjugasi
– Hidup secara bebas atau parasit.

Soal No. 9) Kelompok alga memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1) Umumnya uniseluler,
2) Hampir semuanya hidup di laut,
3) Mempunyai klorofil a dan c, karoten, santofil dan pigmen dominannya fukosantin,
4) Reproduksi seksual dengan penyatuan gamet yang berbeda jenis.

Kelompok alga yang dimaksud adalah …….
A. Chlorophyta
B. Cyanophyta
C. Chrysophyta
D. Rhodophyta
E. Phaeophyta
Jawaban : E

Pembahasan : Ciri-ciri Phaeophyta :
– Sebagian besara hidup di laut
– Memiliki klorofil a dan c, karoten, santofil
– Memiliki pigmen dominan fukosantin
– Reproduksi seksual dengan penyatuan gamet yang berbeda jenis.

Soal No. 10) Di bawah ini beberapa spesies ganggang :
1) Chlorella
2) Eucheuma
3) Gracilaria
4) Gelidium
5) Navicula
6) Spirogyra

Jenis ganggang yang bermanfaat pada industri makanan, yaitu nomor …….
A. 1, 2, 5, 6
B. 1, 2, 4, 6
C. 1, 2, 3, 4
D. 1, 3, 4, 6
E. 1, 5, 6, 3
Jawaban : C

Pembahasan :
Ganggang yang berperan dalam industri makanan sebagai bahan pembuat agar-agar yaitu Eucheuma, Gelidium dan Gracilaria, sedangakn Chlorella berperan sebagai suplemen makanan.

Apakah Ciri-ciri protista mirip hewan (Protozoa)

Protista mirip hewan memiliki berbagai ciri-ciri adalah sebagai berikut :

  1. Mempunyai bentuk bervariasi, ada yang tetap dan ada yang berubah-ubah.
  2. Merupakan organisme eyang bersel tunggal yang telah memiliki membran inti (eukariota).
  3. Pada umumnya dapat bergerak aktif, sebab mempunyai alat gerak berupa kaki semu (pseudopodia), bulu cambuk, bulu getar, tetapi ada juga yang tidak memiliki alat gerak.
  4. Berukuran mikroskopis, yaitu sekitar 100 hingga 300 mikron.
  5. Reproduksi secara aseksual dengan pembelahan biner, sedangkan jika bereproduksi secara seksual dengan cara penyatuan sel generatif (sel gamet) atau dengan penyatuan inti sel vegetatif (konjugasi).
  6. Umumnya hidup bebas di air tawar dan air laut sebagai komponen biotik. Sebagian dari jenis Protozoa hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia. Protozoa hidupnya secara heterotop dengan memangsa berbagai bakteri, protista lain, dan juga sampah organisme.

Jenis-Jenis atau Klasifikasi Protista Mirip Hewan

Rhizopoda

Kelompok yang pertama adalah rhizopoda. Rhizopoda adalah protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia atau kaki semu/akar. Kaki semu tersebut berasal dari sitoplasma yang menjulur. Selain sebagai alat gerak, pseudopodia juga berfungsi sebagai alat untuk memangsa makanan. Beberapa jenis rhizopoda memiliki cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat dan silika. Kelompok organisme ini dapat ditemukan di danau atau kolam.

Berikut adalah beberapa ciri rhizopoda:

  • Alat gerak pseudopodia (kaki semu)
  • Pembelahan biner
  • Bentuk sel tidak tetap
  • Bersifat heterotrof

Ciliata

Kalau kelompok protista yang satu ini, menggunakan silia atau rambut getar sebagai alat geraknya. Silia terdapat di seluruh permukaan sel dan berfungsi sebagai alat bantu untuk menggerakkan makanan ke sitostoma (mulut pada sel). Ciliata dapat hidup di perairan air tawar maupun air asin.

Berikut adalah beberapa ciri ciliata:

  • Alat gerak berupa silia (bulu getar)
  • Memiliki dua inti sel (makronukleus dan mikronukleus)
  • Reproduksi as3ksual bersama pembelahan biner
  • Reproduksi s3ksual bersama konjugasi
  • Memiliki trikokis
  • Bersifat heterotrof

Flagellata

Jika kelompok ciliata bergerak dengan menggunakan silia, maka kelompok flagellata bergerak dengan menggunakan flagel atau bulu cambuk. Flagel ini berasal dari tonjolan protoplasma yang panjang, sehingga mirip dengan cambuk

Sporozoa

Kalau kelompok protista mirip hewan yang satu ini berbeda dari kelompok yang lain nih, Squad. Sporozoa adalah protozoa yang tidak memiliki alat gerak. Semua jenis sporozoa hidup sebagai parasit di tubuh hewan dan manusia. Sporozoa mengandung organel kompleks yang membantunya dapat menempel pada inangnya.

Organisme yang paling terkenal dalam filum ini adalah Plasmodium yang hidup parasit pada tubuh manusia dan menyebabkan penyakit malaria. Makanannya adalah sel darah merah (eritrosit). Inang perantaranya adalah nyamuk anopheles. Plasmodium berkembang secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif terjadi dengan membentuk spora.

Sedangkan perkembangbiakkan nya secara seksual/generatif adalah dengan membentuk gameet. Sel gamet jantan disebut mikrogametosis, sel betina disebut makrogametosis. Peleburan dilakukan dalam tubuh nyamuk anopheles. Jika nyamuk ini menggigit manusia, maka plasmodium yang terdapat dalam air liur dapat menginfeksi tubuh manusia.

Reproduksi Protozoa

Protozoa dapat bereproduksi secara vegetatif (tak kawin) maupun secara generatif (kawin). Reproduksi secara vegetatif pada umumnya dengan pembelahan biner. Dari satu sel menjadi dua sel, dari dua sel menjadi empat sel, dan seterusnya. Pembelahan biner diawali dengan pembelahan inti (kariokinesis), kemudian diikuti pembelahan sitoplasma (sitokinesis). Sementara reproduksi secara generatif, yaitu dengan cara penyatuan gamet yang berbeda jenis sehingga menghasilkan zigot atau secara konjugasi (penyatuan inti vegetatif sel). Namun, ada pula Protozoa yang tidak melakukan reproduksi generatif, misalnya Amoeba sp.

Endodiogeni adalah pembelahan vegetatif dan terjadi di dalam sel dan terlepas menghasilkan 2 anakan. Endodiogeni terjadi pada Toxoplasma. Pada apicomplexa pembelahan vegetatif disebut schizogoni. Schizogoni adalah pembelahan nukleus menjadi beberapa anakan diikuti pembelahan sitoplasma, sehingga menghasikanmerozit bernukleus tunggal kecil. Pada Palsmodium, Toxoplasma dan apicompexa lainnya siklus generatif meliputi produksi gamet, fertilisasi gamet menghasilkan zigot, kistasisasi zigot menjadi oosit, dan pembentukan sporozoit dalam oosit.

Apa itu Protista

Protista adalah makhluk hidup eukariotik sederhana yang tidak dapat diklasifikasikan sebagai hewan, tumbuhan, atau jamur. Jika dibandingkan dengan prokariotik monera, maka struktur tubuh protista sudah lebih kompleks.

Selama perkembangannya dari generasi ke generasi, protista telah memiliki nukleus yang sejati, mitokondria, kompleks, retikulum endoplasma, kompleks golgi, flagel, dan silia.nukleusnya sudah dapat membelah melalui proses mitosis dan meiosis.

Protista mirip hewan atau yang biasa disebut protozoa organisme bersel satu yang berukuran mikroskopis. Cara perkembangbiakan protista mirip hewan( protozoa) dapat terjadi secara seksual maupun aseksual. Secara aseksual yanitu dengan membelah diri atau membentuk spora, sedangkan secara seksual yaitu dengan melakukan konjugasi. Konjugasi ini merupakan proses menempelnya dua sel untuk mengadakan pertukaran inti sel. Protista mirip hewan (protozoa) dapat dijumpai di berbagai tempat, yaitu di parit, sawah, sungai, bendungan, atau air laut, bahkan ada yang hidup dalam tubuh makhluk hidup lainnya sebagai parasit.

Jelaskan Klasifikasi dan Contoh Protozoa

Protozoa dipelajari secara lebih mendalam dalam bidang biologi, terutama untuk kebutuhan penelitian dan kedokteran. Untuk lebih memahaminya, berikut ini akan dijelaskan mengenai klasifikasi dan contoh protozoa.

Klasifikasi Protozoa (Protista Mirip Hewan)

  1. Ciliata (Ciliophora/Infusoria)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan silia (rambut getar). Contoh ialah Paramecium sp
  2. Rhizopoda (Sarcodina)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan pseudopodia (kaki semu). Contoh ialah Amoeba sp
  3. Sporozoa (Apicomplexa)
    Salah satu jenis protozoa yang unik karena tidak memiliki alat gerak. Contoh ialah Plasmodium sp.
  4. Flagellata (Mastigophora)
    jenis protozoa yang bergerak dengan memfungsikan flagela (bulu cambuk). Contoh ialahTrypanosoma sp.

Ciri dan Karakteristik Protozoa

  1. Protozoa adalah eukariotik (inti dilindungi membrane inti) sehinggasubstansi genetik/ kromosom terpisah dengan sitoplasma karena ada pembatas membran inti ( caryotheca).
  2. Selnya tidak memiliki dinding sel, namun jika lingkungan kurang baik dapat membentuk lapisan pelindung yang tebal disebut kista atau cysta setelah lingkungan baik kista pecah.
  3. Bentuk sel umumnya tetap kecuali Rhizopoda.
  4. Bersifat heterotrof artinya makanannya tergantung pada organisme lain (mencari makanan dengan phagositosis atau pinositosis).
  5. Dalam rantai makanan sebagai zooplankton.
  6. Beberapa jenis bersifat parasit dan menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan ternak.
  7. Memiliki bentuk tubuh yang berbeda pada tiap fase dalam siklus hidupnya.
  8. Beberapa protozoa memiliki fase vegetative yang bersifat aktif yang disebut tropozoit dan fase dorman dalam bentuk sista. Tropozoit akan aktif mencari makan dan berproduksi selama kondisi lingkungan memungkinkan. Jika kondisi tidak memungkinkan kehidupan tropozoit maka protozoa akan membentuk cysta.
  9. Cysta merupakan bentuk sel protozoa yang terdehidrasi dan berdinding tebal mirip dengan endospora yang terjadi pada bakteri. Pada saat sista protozoa mampu bertahan hidup dalam lingkungan kering maupun basah.
  10. Umumnya berkembang biak dengan membelah diri, ada juga yang secara konjugasi.
  11. Protozoa memiliki alat gerak yaitu ada yang berupa kaki semu, bulu getar (cillia) dan bulu cambak (flagel) atau dengan sel itu sendiri.
  12. Pengambilan nutrisi yaitu dengan holozoik (memakan organisme hidup lain), saprozoik (memakan organisme yang telah mati), holofitik atau autotrof (dapat membentuk makanan sendiri melalui fotosintesis), saprofitik (menyerap zat yang terlarut di sekitarnya).

Pengertian Protozoa

Protozoa berasal dari bahasa Yunani yakni “Protos” yang artinya “Pertama” dan “Zoon” yang artinya “Hewan” bisa diartikan sebagai hewan pertama. Protozoa merupakan kelompok lain dari hewan protista eukariota. Pada umumnya protozoa hanya dapat dilihat melalui sebuah alat yang bernaman mikroskop.

Pengertian Protozoa merupakan suatu organisme seluler yang sifatnya itu adalah eukariotik dengan tidak mempunyai dinding sel serta heterotrof dan juga dapat bergerak (motil). Protozoa bisa bergerak dengan memfungsikan alat geraknya, yakni :

  1. pseudopodia (kaki semu),
  2. silia (rambut getar), atau
  3. flagela (bulu cambuk).

Dalam kajian evolusi, Protozoa diduga ialah akan menjadi suatu organisme hewan yang sangat kompleks. Protozoa itu sendiri terdiri dari kurang lebih 65 ribu jenis yang sudah dikenali oleh para ilmuan.

Struktur dan Fungsi Tubuh Protozoa

Sel protozoa umumnya terdiri dari membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil dan inti sel.

  1. Membran sel berfungsi sebagai pelindung serta pengatur pertukaran makanan dan gas
  2. Sitoplasma
  3. Vakuola makanan untuk mencerna makanan
  4. Vakuola kontraktil berfungsi mengeluarkan sisa makanan berbentuk cair ke luar sel melalui membran selserta mengatur kadar air dalam sel.Vakuola kontraktil merupakan vakuola yang selalu mengembang dan mengempis
  5. Inti sel berfungsi untuk mengatur aktivitas sel

Contoh Protozoa

Filum Rhizopoda (Sarcodina)

Ciri-ciri Rhizopoda sebagai berikut:

  • Tidak memiliki bentuk yang tetap.
  • Bergerak dan menangkap makanannya dengan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran sitoplasma tubuhnya. Rhizopoda bergerak dengan menjulurkan kaki semunya untuk berpindah tempat.
  • Ada yang hidup bebas di alam dan ada yang parasit.
  • Makanannya berupa bakteri atau bahan organik lain.
  • Berkembang biak dengan membelah diri.

Contoh anggota Rhizopoda adalah Amoeba sp., Foraminifera yang digunakan sebagai petunjuk dalam penyelidikan tanah yang mengandung minyak bumi, dan Radiolaria yang membentuk tanah radiolaria yang bermanfaat sebagai alat penggosok.

Sporozoa

Ciri-ciri dari Sporozoa adalah sebagai berikut :

  • Melakukan reproduksi dengan cara seksual bisa ditemukan pada nyamuk melalui proses peleburan terhadap dua gamet.
  • Melakukan reproduksi dengan cara aseksual ditemukan pada sporozoa melalui proses pembentukan spora pada bagian tubuh inang (biasa disebut dengan sporogoni) atau bisa juga melalui proses pembelahan diri pada bagian tubuh inang (biasa disebut dengan schizogoni).
  • Mempunyai sifat parasit yang bisa ditemukan pada manusia dan juga hewan.
  • Mempunyai sel satu.
  • Tidak mempunyai peralatan untuk bergerak pada anggota tubuhnya.

Contoh dari Sporozoa adalah sebagai berikut :

  • Plasmodium vivax adalah salah satu sporozoa yang bisa mengakibatkan penyakit makara tertiana.
  • Plasmodium falcifarum adalah salah satu sporozoa yang bisa mengakibatkan penyakit malaria tropika.
  • Plasmodium malariae adalah salah satu sporozoa yang bisa mengakibatkan penyakit malaria kuartana.
  • Plasmodium ovale adalah salah satu sporozoa yang bisa mengakibatkan malaria oval.