Contoh soal, Jawaban dan Pembahasan Makrofag

Yang dimaksud Makrofag adalah sel berinti tunggal (mononuklear) yang berasal dari perkembangan/diferensiasi monosit, berikut ini akan disajikan Contoh soal, Jawaban dan Pembahasan Makrofag. Mudah-mudahan Contoh soal, Jawaban dan Pembahasan Makrofag ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1) Makrofag menjalankan fungsi pertahanan tubuh dengan cara menangkap bakteri dan kemudian menghancurkannya melalui mekanisme…………
a. Melisiskan bakteri dengan lisosom
b. Melubangi membran sel bakteri
c. Menyelubungi bakteri dengan sekret
d. Memecah bakteri secara mekanis
e. Menyerap sitoplasma bakteri
Jawaban : A

Pembahasan:
Cara makrofag untuk menghancurkan (memakan) bakteri atau benda asing tersebut adalah dengan membentuk sitoplasma pada saat bakteri atau benda asing melekat pada permukaaan sel makrofag, lalu sitoplasma tersebut melekuk ke dalam membungkus bakteri atau benda asing.

Tonjolan sitoplasma yang saling bertemu akan melebur menjadi satu sehingga bakteri atau benda asing akan tertangkap di dalam vakuola. Lisosom yang memiliki kemampuan untuk memecah materi yang berasal dari dalam maupun dari luar akan menyatu dengan vakuola sehingga bakteri atau benda asing tersebut akan musnah.

Soal No. 2) Sel-sel makrofag melindungi tubuh dengan ….
a. kekebalan
b. toksin
c. antigen
d. interferon
e. antibiotik
Jawaban: D

Pembahasan:
Interferon merupakan senyawa kimia yang dihasilkan oleh makrofag sebagai respons adanya serangan virus yang masuk ke dalam tubuh. Interferon merupakan senyawa antivirus yang bekerja menghancurkan virus dengan cara menghambat perbanyakan virus dalam sel-sel tubuh. Dengan demikian, penyebaran virus yang lebih luas dapat dicegah.

Apakah Perbedaan antara Neutrofil dan Makrofag ?

Neutrofil dan makrofag adalah dua jenis sel darah yang ditemukan pada mamalia. Baik makrofag dan neutrofil terlibat dalam imunitas bawaan dengan berperan sebagai fagosit, yang menelan dan menghancurkan patogen, sel mati, dan puing-puing dell. Tetapi, mereka berbeda dalam morfologi dan fungsinya dalam tubuh. Perbedaan utama antara neutrofil dan makrofag adalah bahwa neutrofil adalah granulosit yang hanya berfungsi sebagai fagosit dalam sirkulasi, sedangkan makrofag adalah agranulosit yang berfungsi sebagai fagosit di dalam jaringan.

Apa itu Neutrofil?

Neutrofil adalah jenis sel darah putih yang paling melimpah dalam darah. Mereka mengandung sitoplasma granular serta inti dengan dua hingga lima lobus. Orang dewasa normal menghasilkan sekitar 100 miliar neutrofil setiap hari. Neutrofil adalah salah satu sel pertama yang bermigrasi ke lokasi peradangan, mengikuti sinyal sitokin yang diproduksi oleh sel yang terinfeksi. Proses migrasi ini disebut chemotaxis.

Neutrofil

Neutrofil menunjukkan gerakan ameboid dengan memperpanjang proyeksi panjang yang disebut pseudopodia. Mereka menelan mikroorganisme, puing-puing sel dan juga sel-sel mati oleh fagositosis aktif. Enzim yang disimpan dalam butiran terlibat dalam pencernaan partikel fagosit. Selama metabolisme di dalam butiran, hidrogen peroksida diproduksi. Partikel-partikel fagosit yang terbungkus dalam vakuola dimana hidrogen peroksida dilepaskan dan oleh aksi hidrogen peroksida, partikel-partikel dihancurkan. Menipisnya butiran disebut degranulasi. Jumlah neutrofil meningkat karena infeksi akut. Jumlah abnormal yang lebih rendah dari neutrofil disebut sebagai neutropenia.

Apa itu Makrofag?

Makrofag adalah jenis sel darah putih, yang aktif dalam jaringan dan mampu memfagositisasi mikroorganisme. Sel-sel yang bersirkulasi yang disebut monosit mampu bermigrasi ke jaringan yang terinfeksi dan berdiferensiasi menjadi makrofag. Baik monosit dan makrofag adalah agranulosit. Makrofag menelan partikel yang tidak diinginkan dan membentuk fagosom. Fagosom ini menyatu dengan enzim yang mengandung lisosom untuk mencerna partikel fagosit. Fagosit dapat ditemukan dalam sel Langerhans di kulit, sel Kupffer di hati, epitel berpigmen mata dan mikroglia di otak.

Bedanya makrofag dengan neutrofil

  1. Makrofag dapat hidup lebih lama daripada neutrofil.
  2. Karena makrofag lebih besar dari neutrofil, mereka dapat fagosit patogen lebih banyak penyerang daripada neutrofil.
  3. Setelah infeksi, neutrofil mendominasi lokasi yang terinfeksi awal sementara makrofag mendominasi lokasi yang terinfeksi di tahap-tahap selanjutnya (1 sampai 2 hari setelah infeksi).
  4. Tidak seperti neutrofil, makrofag dapat menyajikan fragmen antigen ke limfosit T dalam molekul konteks MHC (Major Histocompatibility Complex) kelas II setelah menelan sel-sel bakteri.
  5. Tidak seperti makrofag, neutrofil dengan inti multilobed. Inti dari makrofag besar dan berbentuk bulat.