Hal-Hal Yang Sunnah Untuk Dilakukan Ketika Bayi Lahir

Siti Aisyah berkata, “Rasulullah saw telah menyuruh kita berakikah bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang memadai dan bagi anak perempuan seekor kambing.” (Riwayat Turmudzi)

Orang yang berkewajiban memberi nafkah anaknya disunatkan mengakikahkan anak itu sejak lahir sampai balig. Akikah itu seperti kurban saja (mengenai hukum-hukumnya, harus gemuk, sehat, selamat dari cacat, dan sebagainya) dan sebaiknya jangan dipotong-potong tulangnya (untuk tafaul keselamatan anaknya). Bersedekah dengan daging ysng sudah dimasak lalu disedekahkan kepada orang fakir (miskin), lebih baik daripada mengundang mereka datang ke rumah menerima akikah itu dan lebih baik daripada sedekah daging mentah.

Sunat menyembelihnya pada hari ketujuh sejak kelahiran bayi. Sunat pula memberi nama pada hari tersebut, walaupun anaknya mati sebelum hari itu.

Memberi Nama Anak Dengan Yang Baik (Muhammad) dan Nama yang diharamkan

Disunatkan memberi nama anak walaupun keguguran, yang sudah sampai saat ditiupkan rohnya (menginjak bulan kelima). Nama yang paling afdhal adalah Abdullah atau Abdurrahman (yang diambil dari nama Allah ditambah kalimat Abdul). Tidak makruh dengan nama nabi atau malaikat, bahkan ada beberapa fadhilah yang besar dengan memberi nama Muhammad.

Sabda Nabi saw riwayat Ibnu Abbas r.a. “Allah akan mengeluarkan ahli tauhid dari neraka (sebab dahulu banyak dosanya). Orang yang mula-mula dikeluarkan ialah orang yang namanya bersesuaian dengan nama Nabi.”

Sabda Nabi saw “Bilamana terjadi hari kiamat, maka terdengarlah suara panggilan, ‘Wahai, berdirilah orang-orang yang bernama Muhammad, masuklah ke dalam surga karena memuliakan Nabi Muhammad saw’.”

Haram memberi nama dengan ‘Mulukuk Muluk” (raja di atas raja), “Qadhil Qudhat” (penghulu atas semua penghulu”, “Hakimulhukkam” (tetangga Allah), dan bergelar dengan Abul Qasim (gelar Nabi Muhammad saw, kecuali bila sekonyong-konyong timbul dari ucapan masyarakat, tanpa keinginan orang yang bersangkutan).

Sunat mencukur rambut bayi dan bersedekah emas atau perak

Sunat mencukur rambut anak (bayi) walaupun perempuan pada hari ketujuh dan bersedekah emas dan perak sesuai seberat timbangan rambut tersebut.

Anak baru lahir sunat diazani dan di iqamahi serta diberi kurma atau madu

Sunat diazani telinga kanan dan diiqamahi telinga kirinya.

Nabi Muhammad saw bersabda, “Barang siapa yang mempunyai anak yang baru lahir, lalu mengazani telinga kanannya dan mengiqamahi telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh Ummush Shibyan (pengikut jin)” (Riwayat Ibnu Sunni)

Lalu dibacakan surat Al Ikhlas dan ayat Innii u’iidzuuha bika wadzurriyyaatihaa minasy syaithaanirrajiim dengan ta’nits dhamir, walaupun bayi.

Bayi laki-laki diazani pada telinga kanannya dan diiqamahi telinga kirinya. Menurut Syeikh Dairabi “Sesungguhnya disunatkan pula membacakan surat Inna anzalnaahu pada telinga kanan bayi, barang siapa yang dibacakan demikian, tidak akan berbuat zina seumur hidupnya.

Laki-laki atau perempuan yang ahli kebaikan disunatkan memamahkan kurma atau manisan (misalnya madu) yang tidak terkena api untuk disuapkan kepada bayi yang sudah dilahirkan.

 

Sumber: Kitab Fat-hul Mu’in karangan Zainuddin bin Abdul Aziz al Malibari al Fannani

Pengertian Qurban dan Keutamaan Qurban Dibandingkan Sedekah

Orang merdeka yang mampu, sunat muakkad berkurban dengan menyembelih biri-biri yang telah berumur satu tahun atau sudah gugur giginya walaupun belum genap berumur satu tahun.

Atau kambing dan sapi yang berumur dua tahun, atau unta umur 5 tahun, dengan niat kurban ketika menyembelihnya atau ketika menentukannya.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw, “berkurbanlah kamu dengan biri-biri umur 1 tahun. Sesungguhnya hal itu diperbolehkan.”

Sabda Nabi saw, “Janganlah kamu menyembelih, melainkan kambing yang tua. Bila menjadi kesulitan bagi kamu, maka sembelihlah biri-biri umur satu tahun atau kambing umur 2 tahun.” (Riwayat Muslim)

Ibadah Qurban Lebih Afdhal Daripada Sedekah

Berkurban itu lebih afdhal daripada sedekah. Waktunya adalah setelah tinggi matahari (sesudah salat Idul Adha) sampai akhir hari Tasyriq. Mencukupi sepertujuh sapi atau unta dari seorang (seekor sapi atau unta untuk 7 orang).

Tidak mencukupi yang kurus (tiada lemaknya), dan yang putus sebagian ekor atau telinganya (susunya atau yang dikebiri) yang dipotong walaupun sedikit (sebab hilang sebagian dagingnya yang biasa dimakan, kecuali sejak lahirnya tidak berekor, itu diperbolehkan). Kalau sejak lahir tidak bertelinga, tidak boleh), tidak boleh yang pincang, yang matanya buta sebelah dan yang jelas sakit.

Tidak mudarat yang pecah telinganya atau berlubang. Menurut kaul yang mu’tamad, tidak mencukupi berkurban dengan hewan yang hamil, berbeda dengan pendapat yang disahkan oleh Syeikh Ibnu Rifah.

Kalau orang nadzar berkurban dengan hewan yang cacat atau kecil, atau katanya “Saya jadikan hewan ini untuk kurban,” maka harus disembelihnya dan tidak mencukupi dari kurban (sebab cacat atau kecil) walaupun ditentukan menyembelihnya pada waktu musim kurban dan membagikannya seperti membagikan daging kurban (sebab menepati atas nadzarnya).

Hukum memberi daging kurban kepada orang kafir dan orang kaya

Haram turut memakan daging kurbannya atau hadiahnya yang wajib sebab nadzarnya. Wajib disedekahkan daging kurban, unat dalam keadaan mentah walaupun sedikit, kepada seorang kafir. Yang afdhal disedekahkan semuanya, kecuali beberapa suapan untuk mengambil berkah dengan memakannya, dan sebaiknya mengambil hatinya tetapi jangan melebihi 3 suapan, dan afdhalnya lagi bersedekah dengan kulitnya (walaupun ia boleh menggunakan untuk dirinya). Bagi yang berkurban, boleh memberi kepada orang kaya, akan tetapi tidak boleh merupakan tamlik (yaitu untuk dijual oleh orang kaya itu).

Laki-laki disunatkan menyembelih sendiri dan sunat menyaksikan kurban itu kepada orang yang mewakilkan menyembelihnya. Orang yang bermaksud kurban, makruh mencabut rambut (memotongnya) pada tanggal 10 Zulhijjah dan hari Tasyriq sehingg selesai berkurbannya.

 

Sumber: Kitab Fat-hul Mu’in karangan Zainuddin bin Abdul Aziz al Malibari al Fannani