Contoh Soal Essay dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir

Kiamat atau hari akhir adalah sesuatu yang pasti terjadi, berikut ini adalah Contoh Soal Essay dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir. Mudah-mudahan Contoh Soal Essay dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir ini memberikan manfaat yang banyak.

Soal No. 1) Jelaskan pengertian hari akhir!

Jawaban:
Hari Akhir adalah hari mulai hancurnya alam semesta berikut isinya dan berakhirnya kehidupan semua makhluk Allah Swt. Hari Akhir juga disebut hari Kiamat, yaitu hari penegakan hukum Allah Swt. yang seadil-adilnya.

Soal No. 2) Jelaskan perbedaan antara kiamat shughra dan kiamat kubra!

Jawaban:
Kiamat Sugrã (kiamat kecil) adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua makhluk termasuk manusia yang bersifat lokal dan individu. Atau kehancuran yang sifatnya kecil, seperti gunung meletus, banjir, tsunami, kematian seseorang, dll.

Sedang Kiamat Kubra (besar) adalah peristiwa berakhirnya seluruh kehidupan makhluk dan hancur leburnya alam semesta secara total dan serentak.

Soal No. 3) Sebutkan lima saja nama-nama hari akhir beserta artinya!

Jawaban:

  • Yaumul Qiyamah (يَوْمُ الْقِيَامَة): hari kiamat.
  • Yaumur Rajifah (يوم الراجفة): hari lindu besar.
  • Yaumus Sa’iqah (يوم): hari keguncangan.
  • Yaumuz Zalzalah (يوم الزلزلة): hari keguncangan atau keruntuhan.
  • Yaumul Haqqah (يوم الحاقة): hari kepastian.
  • Yaumul Qariah (يوم القارعة): hari keributan.
  • Yaumul Ba’ts (يوم البعث): hari kebangkitan
  • Yaumul jaza’ (يوم الجزاء) hari pembalasan

Soal No. 4) Jelaskan manfaat dan hikmah beriman kepada hari akhir!

Jawaban:

    • Keyakinan akan adanya hari akhir mengantar manusia untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dalam kehidupannya khususnya banyak melakukan amal kebaikan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’an.
    • Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah Swt. di dunia dan di akhirat;
    • Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini;
    • Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah Swt. dengan mengharapkan mau’nah-Nya pada hari itu;
    • Senantiasa termotivasi untuk beramal baik dengan ikhlas;
    • Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya;

Soal No. 5) Jelaskan apa yang dimaksud Alam Barzakh?

Jawaban:
Barzakh (bahasa Arab برزخ) adalahalam kubur (alias Syeol) yang membatasi antara dunia dan akhirat.Barzakh menjadi tempat persinggahan sementara jasad makhluk sampai dibangkitkannya pada hari kiamat. Penghuni barzakh berada di tepi dunia (masa lalu) dan akhirat (masa depan).

Soal No. 6) Kapankah bumi beredar dan kapan pula hancur menurut ilmu alam?

Jawaban:
Bumi terjadi dari gas yang berputar (chaos catastrope). Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, dan yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas.

Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. Bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari, sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor (menyala/hancur).

Soal No. 7) Jelaskan tahapan-tahapan peristiwa yang dialami manusia sebagai proses menuju alam Akhirat!

Jawaban:
Setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah Swt. berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’ (kekal) yaitu alam akhirat. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Yaumul Ba’atş
Sesudah hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari kebangkitan. Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kubur. Firman Allah Swt.:

“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah Swt. semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepada mereka apa saja yang mereka telah kerjakan, dan Allah Swt. mengumpulkan semua amal perbuatan mereka padahal mereka sudah melupakannya dan Allah Swt. menyaksikan atas segala sesuatu.” (Q.S. al-Mujadalah/58:6).

b. Yaumul Hasyr
Yaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar (tempat berkumpul). Firman Allah Swt.:

“Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.” (Q.S. al-Kahfi/18:47).

c. Buku Catatan
Setiap manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan (kitab perjalanan hidup) yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan ‘Atīd. Kitab catatan ini berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.:

“Dan diletakkan kitab, lalu akan kamu lihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya dan mereka berkata “Wahai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak melupakan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya. Mereka memperoleh di hadapan mereka apa-apa yang telah mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak akan menganiaya seseorang pun.” (Q.S. al-Kahfi/18:49).

d. Yaumul Hisãb dan Mizãn
Yaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi saksi. Firman Allah Swt.:

“Pada hari itu lidah, tangan, dan kaki masing-masing menjadi saksi atas perbuatan yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. an-Nur/24:24).
Tahapan selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya.

Firman Allah Swt.:
“Dan Kami letakkan timbangan yang tepat (adil) pada hari kiamat dan tidak seorang pun dirugikan walau sedikit. Dan jika amalan itu hanya seberat zarrah pasti kami berikan (pahalanya). Dan cukuplah kami saja yang memperhitungkannya.” (Q.S. al-Anbiya’/21:47).

e. Ash-Sirhat
Shirat adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati Shirat itu tergantung kepada amal setiap manusia. Rasulullah saw. bersabda:
“Terbentanglah jembatan (Ash-Shirat) itu di antara dua tepi Neraka Jahanam.” (H.R. Muslim).

f. Yaumul Jaza’
Yaumul Jaza’ yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. (Jaza’). Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia. Firman Allah Swt.:

“Pada hari itu, tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang telah diusahakannya. Tidak seorang pun dirugikan pada hari tersebut. Sesungguhnya Allah Swt. sangat cepat perhitungan-Nya.” (Q.S al-Mukmin/40:17).

g. Balasan Perbuatan Baik dengan Surga
Setelah seluruh manusia dihisab dan melalui timbangan, mereka diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya. Pada saat itu terbagilah manusia menjadi dua golongan. Adapun bagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara, yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada hamba-Nya (Perhatikan! Q.S. al-Hāqqah/69:21-24), (Q.S. al-Wāqi’ah/56:8-40).

h. Balasan Perbuatan Buruk dengan Neraka
Adapun orang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat, maksiat, tercela, dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya pula.

Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Gāsyiyah/88:4-7: “Memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.”

Soal No. 8) Tuliskan tanda-tanda akan datangnya hari kiamat kubra!

Jawaban:

  • Munculnya binatang ajaib yang bisa bicara dengan manusia.
  • Munculnya dajjal yang berkelana memengaruhi orang beriman agar tidak lagi beriman.
  • Rusaknya kakbah dengan sendirinya.
  • Terbitnya matahari dari barat.
  • Diturunkannya Nabi Isa as ke bumi untuk membenarkan ajaran Nabi Muhammad saw.

Soal No. 9) Jelaskan pengertian neraka!

Jawaban:
Kata neraka dalam Al-Quran disebut naar, yang berarti api yang menyala. Secara istilah, neraka berarti tempat balasan berupa siksaan bagi orang yang berbuat dosa dan kesalahan. Neraka adalah tempat penyiksaan dimana bentuk hukumannya yang paling sangat menyiksa digambarkan sebagai api.

Dengan ungkapan lain:
An-Naar atau neraka secara bahasa ialah kobaran api (al-lahab) yang panas dan bersifat membakar. Secara istilah bermakna, suatu tempat yang telah disiapkan Allah subhanahu wa ta’ala bagi orang-orang yang mendurhakai-Nya. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka)” (QS. Al Ahzab : 64).

Soal No. 10) Sebutkan Ciri-ciri neraka!

Jawaban:

  • Bahan bakar neraka adalah manusia dan batu
  • Panasnya api neraka 70 kali panasnya api yang dinyalakan di dunia
  • Makanan penghuni neraka adalah pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar
  • Minuman penghuni neraka adalah nanah yang amat busuk baunya dan air mendidih yang bisa memotong usus
  • Dalamnya dasar neraka adalah sejauh 70 tahun batu jatuh sampai ke dasar

Soal Pilihan Ganda dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir

Semua umat muslim wajib beriman kepada hari akhir, berikut ini akan disajikan Soal Pilihan Ganda dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir. Semoga saja Soal Pilihan Ganda dan Jawaban Iman Kepada Hari Akhir ini memberikan manfaat yang banyak untuk kita semua.

Soal No. 1) Contoh kiamat kubra ditunjukkan olehg pernyataan . . .
a. Hancurnya seluruh alam dan seisinya
b. Terjadinya bencana alam diwilayah tertentu
c. Adanya banjir bandang yang menghancurkan ratusan rumah
d. Kematian seseorang
Jawaban: A

Soal No. 2) Pada hari kiamat, seluruh amal perbuatan manusia akan dihitung. Oleh karena itu, hari kiamat disebut juga dengan hari . . .
a. Yaumudin
b. Yaumulakhir
c. Yaumulzalzalah
d. Yaumulhisab
Jawaban: D

Soal No. 3) Berikut tanda-tanda kecil hari kiamat, kecuali . . .
a. Tersebarnya perzinaan
b. Minuman keras merajalela
c. Fitnah muncul dimana-mana
d. Munculnya bangsa Yakjuj Makjuj
Jawaban: D

Soal No. 4) Amal manusia akan ditimbang pada hari kiamat kelak sehingga hari itu dikenal dengan nama . . .
a. Yaumuljaza
b. Yaumulmizan
c. Yaumulwaqiah
d. Yaumusaiqah
Jawaban: B

Soal No. 5) Amal perbuatan manusia akan mendapat balasan yang sesuai. Amal buruk dibalas dengan buruk dan amal baik akan mendapat balasan yang baik pula. Nama lain hari akhir yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah . . .
a. Yaumunusyur
b. Yaumutammah
c. Yaumuljaza
d. Yaumulmizan
Jawaban: C

Soal No. 6) Balasan yang diberikan Allah Swt. sesuai dengan amal perbuatan manusia didunia. Meskipun sebessar zarah, niscaya kebaikan atau perbuatan buruk akan mendapat balasan. Penjelasan terseut dapat ditemukan dalam quran surah . . .
a. Az-Zalzalah, 99:7-8
b. Al-Baqarah, 2:1-5
c. An-Nas. 112:1-3
d. Al-A’raf, 7:5
Jawaban: A

Soal No. 7) Timbangan amal baik dan amal buruk manusia selama hidupnya disebut . . .
a. Mistar
b. Mizan
c. Tammah
d. Khizyi
Jawaban: B

Soal No. 8) Gambaran manusia pada waktu terjadinya hari kiamat kelak ditunjukkan oleh pernyataan . . .
a. Orang saling bekerja sama untuk dapat keluar dari bencana yang dahsyat
b. Manusia merasa gembira karena terjadi peristiwa yang langka
c. Setiap orang berusaha menyelamatkan dirinya sendiri, tidak peduli kepada orang lain
d. Sebelum terjadi peristiwa kiamat, manusia memilih hidup didalam gua agar selamat
Jawaban: C

Soal No. 9) Tahap akhir dari yaumul akhir adalah…
a. Yaumul ba’as
b. Yaumul khasyar
c. Yaumul khisab & yaumul mizan
d. Yaumul jaza
Jawaban: C

Soal No. 10) Catatan manusia akan diperlihatkan diakhirat kelak. Catatan amal buruk yang dilakukan manusia juga akan diperlihatkan. Catatan amal buruk ditulis oleh . . .
a. Manusia
b. Malaikat rakib
c. Malaikat atid
d. Jin
Jawaban: C

Soal No. 11) Dibangkitkannya nyawa manusia dari alam kubur ditandai dengan . . .
a. Ditiupnya sangkakala oleh Malaikat Israfil atas perintah Allah SWT
b. Ditiupnya sangkakala oleh Malaikat Malik
c. Suara burung hud-hud
d. Bangkitnya Rasulullah saw
Jawaban: A

Soal No. 12) Setelah malaikat Izrail mencabut nyawa manusia, roh berpisah dengan jasadnya. Di alam itulah manusia menanti datangnya hari kiamat. Setelah kiamat datang, manusia akan dibangkitkan dari kubur. Peristiwa tersebut sesuai dengan salah satu nama lain hari kiamat yaitu . . .
a. Yaumulkiyamah
b. Yaumulbaas
c. Yaumutagayabun
d. Yaumulmizan
Jawaban: B

Soal No. 13) Hari hancurnya alam semesta disebut dengan..
a. Alam barzah.
b. Yaumus sa’ah.
c. Yaumul ba’as.
d. Yaumul kub’ro
Jawaban: D

Soal No, 14) Masa kehidupan manusia setelah mati disebut yaumul akhir,karena…
a. Itulah hari yang terakhir tidak ada hari setelah itu
b. Itulah hari yang paling agung
c. Itulah saatnya manusia di beri balasan atas amalnya.
d. Itulah hari dimana setiap manusia pasti mengalaminya.
Jawaban: A

Soal No. 15) Manusia dapat berusaha mencapai surga pada waktu…
a. Bangkit dari alam kubur
b. Masih hidup di dunia
c. Khisab akan di laksakan
d. Selesai khisab & mizan
Jawaban: D

Soal No. 16) Yang di alami manusia pada yaumul jaza ialah?
a. Merasakan nikmatnya surga
b. Merasakan pedihnya siksa neraka
c. Menerima balasan amalnya
d. Di khisab & ditimbang amalnya
Jawaban: C

Soal No. 17) Ada hari kiamat manusia bagaikan laron yang beterbangan. Gunung-gunung bagaikan bulu-bulu yang berhamburan. Penjelasan tentang hari kiamat tersebut dapat ditemukan dalam Al-Quran surah . .
a. Az-Zalzalah, 99:1-4
b. Al-Baqarah, 2:1-5
c. An-Nas. 112:1-3
d. Al-Qari’ah, 101:1-5
Jawaban: D

Soal No. 18) Baik/buruk balasan yang di terima manusia pada yaumul akhir tergantung pada….
a. Pekerjaan saat itu juga
b. Baik/buruknya nasib seseorang
c. Keberuntungan saja
d. Amalnya ketika hidup di dunia
Jawaban: D

Soal No. 19) Iman kepada hari akhir harus dapat di buktikan dengan…
a. Kesungguhan hati
b. Kemantapan hati
c. Sikap dan perbuatan sehari-hari
d. Pembacaan dua kalimat syahadat.
Jawaban: C

Soal No. 20) Iman kepada hari akhir adalah salah satu?
a. Pokok ibadah
b. Pokok kepercayaan
c. Rukun Iman
d. Kesucian hati seseorang.
Jawaban: C

Soal No. 21) Kiamat sughra seseorang terjadi pada waktu…
a. Lahir kedunia
b. Kematiannya
c. Terjadinya kiamat kubra
d. Saat tidak sadarkan diri
Jawaban: B

Soal No. 22) Kiamat kubra disebut juga…
a. Yaumul sa’ah
b. Yaumul akhir
c. Yaumul ba’as
d. Yaumul jaza
Jawaban: B

Soal No. 23) Manusia menuju makhsyar setelah….
a. Menjalani khisab
b. Menjalani mizan
c. Bangkit dari alam kubur
d. Selesai khisab dan mizan
Jawaban: C

Soal No. 24) Yaumul akhir di bagi menjadi…
a. 2 tahap
b. 3 tahap
c. 4 tahap
d. 5 tahap
Jawaban: C

Soal No. 25) Hari akhir memiliki nama lain yaumulfasl yang berarti hari . . .
a. Penimbangan
b. Pemisahan
c. Bencana agung
d. Yang tidak ada lagi keraguan padanya
Jawaban: B

Soal No. 26) Setelah dibangkitkan dari dalam kubur, manusia berbondong-bondong menuju suatu tempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tempat yang dimaksud adalah . . .
a. Siratalmustakim
b. Surge
c. Neraka
d. Padang mahsyar
Jawaban: D

Soal No. 27) Saat hancurnya alam semesta disebut dengan istilah?
a. Yaumul akhir
b. Yaumul ba’as
c. Yaumul sa’ah
d. Yaumul basyar
Jawaban: A

Soal No. 28) Hari kiamat disebut juga yaumul khulu’d artinya?
a. Hari yang mulia
b. Hari yang menyenangkan
c. Hari yang kekal
d. Hari yang menyedihkan
Jawaban: D

Soal No. 29) Berikut ini yang bukan merupakan nama-nama neraka adalah…
a. Wail
b. Ma’wa
c. Saqor
d. Jahanam
Jawaban: B

Soal No. 30) Berikut ini yang bukan nama-nama surga adalah…
a. Adn
b. Na’im
c. Khawiyah
d. Firdaus
Jawaban: B

12 Golongan Manusia Pada Hari Kiamat

Dari Mu’adz bin Jabal, dia berkata bahwa dirinya pernah bertanya kepada Rasulullah saw, “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku mengenai firman Allah dalam surat An Naba ayat 18, ‘Yaitu hari ketika ditiup terompet, lalu kamu datang berkelompok-kelompok.’

Maka menangislah Nabi Muhammad, hingga basah pakaian beliau karena air matanya. Lalu bersabdalah beliau, “Hai Mu’adz, engkau telah bertanya mengenai sesuatu yang besar. Ummatku akan dihimpun menjadi 12 barisan:

Pertama, mereka dihimpun dari kuburnya dengan tidak memiliki kedua tangan dan dua kaki. Lalu malaikat penyeru menyerukan dari Allah Maha Pengasih, “Mereka itu adalah orang-orang yang menyakiti hati kaum tetangganya. Inilah balasan mereka, dan tempat kembali mereka adalah ke neraka.” Karena Allah berfirman dalam surat An Nisaa ayat 36, ‘Dan tetangga yang dekat, tetangga yang jauh.’

Kedua, mereka dihimpun dari kubur mereka dalam bentuk babi. Berserulah malaikat penyeru dari Allah Yang Maha Pengasih, “Mereka itu adalah orang-orang yang meremehkan shalat. Inilah balasan mereka dan tempat kembalinya adalah neraka.

Allah berfirman dalam suratAl Maa’uun ayat 4-5, “Celaka bagi orang-orang yang lalai. Yaitu orang-orang yang lupa dari shalatnya.”

Ketiga, mereka dihimpun dari kubur mereka, sedang perut mereka seperti gunung yang penuh denga ular, kalajengking seperti keledai. Berserulah malaikat penyeru dari Allah swt Yang Maha Pengasih, “Mereka itu adalah orang-orang yang membangkang zakat. Inilah balasan mereka dan tempat kembalinya adalah neraka.”

Karena Allah telah berfirman dalam surat At Taubah ayat 34, “Dan orang-orang yag menyimpan emas dan perak…”

Keempat, mereka dihimpundari kuburnya dan darah mengalir dari mulutnya. Lalu malaikat penyeru dari Allah menyerukan, “Mereka adalah orang-orang yang berbohong dalam jual beli mereka. Inilah balasannya dan tempat kembalinya adalah ke neraka.”

Karena Allah telah berfirman dalam surat Ali Imraan ayat 77, ‘Sesungguhnya orang-orang yang menjual janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit (murah).”

Kelima, mereka dihimpun dari kubur mereka dengan menggelembung. Mereka lebih busuk daripada bangkai binatang di antara manusia. Malaikat penyeru dari Allah Yang Maha Pengasih menyerukan, “Mereka adalah orang-orang yang menyembunyikan maksiat karena takut pada manusia tetapi tidak takut kepada Allah, kemudian mereka meninggal. Inilah mereka dan tempat kembalinya adalah ke neraka.”

Karena Allah telah berfirman dalam surat An Nisaa ayat 108, “Mereka bersembunyi dari manusia tetapi tidak bersembunyi dari Allah.”

Keenam, mereka dihimpun dari kuburnya dengan terpotong tenggorokannya dan terpotong pula tengkuknya. Malaikat penreru dari Allah Yang Maha Pengasih menyerukan, “Ini adalah orang-orang yang mmeberi kesaksian bohong. Inilah balasan mereka dan tempat kembalinya adalah ke neraka.”

Karena firman Allah dalam surat Al Furqaan ayat 72, “Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian bohong.”

Ketujuh, mereka dihimpun dari kuburnya dengan tidak berlidah lagi, dan dari mulutnya keluar nanah dan darah. Berserulah malaikat penyeru dari Allah Yang Maha Pengasih, “Mereka ini adalah orang-orang yang membangkang (menolak) untuk memberikan kesaksian. Inilah balasan mereka dan tempat kembalinya adalah ke neraka.”

Karena Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 283, “Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian. Barang siapa yang menyembunyikan maka berdosalah hatinya.”

Kedelapan, mereka dihimpun dari kubur mereka dengan membalikkan kepalanya dan kakinya berada di atas kepalanya. berserulah malaikat penyeru dari Tuhan Yang Maha Pengasih, “Ini adalah orang-orang yang berbuat zina kemudian mati dan belum bertaubat. Inilah balasan mereka dan tempat kembalinya adalah neraka.”

Allah berfirman dalam surat Al Israa ayat 32, “Dan janganlah kamu mendekati perbuata zina, karena ia merupakan perbuatan keji dan seburuk-buruk perjalanan adalah zina itu.”

Kesembilan, mereka dihimpun dengan gelap wajahnya, biru pandangannya, dan perutnya penuh api. Berserulah malaikat penyeru dari Tuhan Yang Maha Pengasih, “Inilah orang-orang yagng makan harta anak-anak yatim dengan cara aniaya.”

Karena Allah berfirman dalam surat An Nisaa ayat 9, “Sesungguhnya orang-orang yang makan harta anak yatim secara dzalim, sebenarnya mereka hanyalah makan api dalam perutnya dan mereka akan masuk neraka sa’ir.”

Kesepuluh, mereka dihimpun dari kuburnya dengan dipenuhi sakit judzam (lepra), sakit barash (belang). Berserulah malaikat penyeru dari Allah yang Maha Pengasih, “inilah orang-orang yang mendurhakai orang tuanya.”

Karena firman Allah dalam surat An Nisaa ayat 36, “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.”

Kesebelas, mereka dihimpun dari kubur mereka dengan buta hati dan matanya, gigi-giginya seperti tanduk lembu, bibirnya bergantung sampai ke dada dan lidahnya terjulur sampai ke perut bahkan sampai ke paha mereka dan dari perutnya keluar kotoran. Berserulah malaikat penyeru dari Tuha Yang Maha Pengasih, “Inilah  orang-orang yang minum khamer.”

Karena Allah berfirman dalam surat Am Maa’idah ayat 90, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamer berjudi, berhala, mengundi nasib adalah perbuatan kotor dari perbuatan setan. Maka jauhilah semua itu.”

Kedua belas, mereka dihimpun dari kubur mereka dengan wajah seperti bulan purnama. Mereka lewat di atas Shirath seperti kilat yang menyambar. Berserulah malaikat penyeru dari Tuhan Yang Maha Pengasih, “Inilah orang-orang yang beramal shalih dan kebajikan serta menjauhi maksiat, memelihar shalat 5 waktu dan mati dalam bertaubat. Balasa mereka adalah surga, ampunan, rahmat dan keridhaan Allah.”

Karena Allah berfirman dalam surat Fushshilat ayt 30, “Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin

Keadaan Manusia Pada Hari Kiamat

Dari Ibnu Abbas, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Setelah Allah swt menciptakan langit dan bumi, Dia menciptakan Shur (terompet). Shur itu mempunyai sebelas lingkaran. Allah swt memberikannya kepada malaikat Israfil, dan dia meletakkannya di mulutnya dan memandang ke Arasy dengan penglihatannya sambil menanti kapan dia diperintahkan.”

Abu Hurairah berkata, “Apakah Shur iru ya Rasulullah?” Nabi Muhammad menjawab, “Ia semacam tanduk besar dari nur. Demi Tuhan yng mengutusku sebagai Nabi dengan haq, besar setiap lingkaran dalam shur itu adalah seperti luas langit dan bumi. Ia akan ditiup dengan 3 kali tiupan. Tiupan terkejut, tiupan kematian, dan tiupan kebangkitan kembali. Allah memerintahkan malaikat Israfil dengan tiupan pertama. Maka malaikat Israfil pun meniup Shur itu dan terkejutlah orang-orang di langit dan bumi. Itulah firman Allah dalam surat An Naml ayat 87, ‘Dan pada hari terompet ditiup, maka terkejutlah semua makhluk yang di langit dan semua makhluk yang di bumi.’

Yakni setiap makhluk di langit dan di bumi berteriak minta tolong karena ketakutan.

Allah berfirman dalam surat Al Hajj ayat 2, ‘Setiap perempuan yang menyusui lupa dari anak yang disusuinya dan setiap perempuan yang mengandung menggugurkan kandungannya.’

Dan anak-aak menjadi berubah. Lalu mereka berdiam pada waktu yang dikehendaki Allah swt.

Kemudian Allah memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup tiupan yang kedua kalinya, yaitu tiupan kematian. Ditiuplah terompet itu dan matilah semua makhluk yang berada di langit dan bumi. Seperti firman Allah dalam surat Az Zumar ayat 68, “Dan ditiuplah terompet maka matilah makhluk di langit dan makhluk di bumi kecuali orang-orang yang dikehendaki Allah.”

Yakni Jibril, Mikail, Israfil, dan malaikat maut (Izrail) dan malaikat-malaikat pemikul Arasy. Lalu Allah pun memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawa mereka, dan dicabutlah nyawa mereka. Kemudian Allah berfirman, ‘Hai malaikat maut, siapakah yang tinggal dari makhluk-makhluk-Ku?’ malaikat maut menjawab, ‘Ya Tuhanku, tinggallah hamba yang lemah malaikat pencabut nyawa ini.’ Allah berfirman, ‘Hai malaikat maut, bukankah engkau telah mendengar firman-Ku, ‘Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.’ (Al Anbiya ayat 35).

‘Cabutlah nyawamu sendiri!’ pergilah malaikat maut ke sebuah tempat di antara surga dan neraka, dan mencabut nyawanya. Dia berteriak keras yang seandainya makhluk-makhluk masih hidup tentu mereka mati seketika karena teriakannya. Dia berkata pada dirinya sendiri, ‘Seandainya aku mengetahui penderitaan dan kepedihan yang ada pada kematian tentu aku tidak akan mencabut ruh orang-orang mukmin kecuali dengan pelan-pelan.’ Kemudian matilah malaikat maut, dan tidak tersisa seorang pun dari makhluk ini. Tinggallah bumi kosong selama 40 tahun.

Allah berfirman, ‘Hai dunia yang rendah, dimana raja-raja itu, dimanakah putera-putera raja, dimanakah penguasa-penguasa yang sewenang-wenang, dimanakah orang-orang yang telah makan rezeki-Ku menyembah selain Aku?

“Milik siapakah kerajaan pada hari ini?” (Al Mu’min ayat 16)

Maka tidak seorang pun menjawab-Nya dan Dia menjawab-Nya sendiri.

“Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” (Al Mu’min ayat 16)

Kemudian Allah melepaskan Riihal ‘Aqlim (angin yang kosong tidak ada kebaikannya) yang pernah dilepaskan-Nya pada kaum Aad kira-kira yang menerobos lubang jarum. Lalu tidak membiarkan gunung atau bukit kecuali dirobohkannya dan dijadikannya seperti hamparan (bumi datar). Seperti firman Allah dalam surat Thaahaa ayat 107, “Tidak engkau lihat pada bumi itu tempat yang rendah maupun yang tinggi.”

Kemudian Allah memerintahkan langit agar menurunkan hujan. Maka langitpun menurunkan hujan seperti air mani seorang laki-laki selama 40 hari, sehingga air berada di atas segala sesuatu setinggi 12 hasta. Lalu tumbuhlah semua makhluk sebab air itu seperti sayur-sayuran tumbuh hingga sempurnalah jasad mereka seperti semula.

Kemudian Allah menghidupka malaikat-malaikat pemikul Arasy, menghidupkan Israfil, Mikail, Izrail dan Jibril. Kemudian Allah memerintahkan malaikat Ridwan untukmenyerahkan Buraq kepada mereka, menyerahkan mahkota pakaian kemuliaan, selendang kebesaran, kain keagungan, dan bendera. Mereka berhenti di antara langit dan bumi. Berkatalah Jibril, “Wahai bumi, dimanakah kubur Nabi Muhammad?” bumipun menjawab, “Demi Tuhan yang mengutusmu dengan haz, Allah telah melepaskan angin ‘Aqiim dan menjadika aku hancur hingga aku tidak lagi mengetahui lagi kubur Muhammad.”

Diangkatlah sebuah tiang dari kubur Nabi Muhammad yaitu tiang dari nur sampai ke tengah langit. Maka Jibril mengetahui bahwa itu adalah kubur Nabi Muhammad saw. Berangkatlah mereka ke sana dan berdiri. Jibril menangis dan para malaikat yang lain berkata, “Mengapa engkau menangis?” dia menjawab, “bagaimana aku tidak menangis? Muhammad akan bangun lalu menanyakan tentang ummatnya, tetapi aku sendiri tidak mengerti dimanakah ummatnya.”

Bergeraklah Nabi Muhammad dan bumi merekah. Bangunlah Nabi Muhammad dan mengibaskan debu dari kepalanya. beliau melihat ke kanan dan ke kiri, dan beliau tidak melihat sebuah bangunan pun. Beliau melihat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail. Bersabdalah beliau, “Hai Jibril, hari apakah ini?” dia menjawab, “Ini adalah hari keluhan dan penyesalan. Ini adalah hari kiamat dan hari pemberian syafaatmu.” Beliau bersabda, “Hai Jibril, dimanakah ummatku? Mungkin engkau membiarkannya di tepi neraka dan engkau datang kepadaku untuk mengabarkan mereka kepadaku?”

Jibril menjawab, “Aku minta perlindungan kepada Allah dari hal itu. Demi Tuhan yang mengutusmu dengan haq sebagai Nabi, bumi belum terbelah mengeluarkan seorang pun sebelum engkau. malaikat Jibril lalu meletakkan mahkota di atas kepala Nabi Muhammad dan Nabi pun memakai pakaian da naik Buraq. Bersabdalah beliau, “Ya saudaraku Jibril, dimanakah sahabat-sahabatku, Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali.”

Tiba-tiba mereka bangun dengan ijin Allah swt. datang malaikat dengan membawa pakaian-pakaian dan beberapa Buraq. Sahabat-sahabat itu memakai pakaian dan mengendarai buraq. Mereka berdiri di sisi Nabi Muhammad.

Nabi Muhammad menjatuhkan dirinya bersujud dan menangis, beliau berkata, “Ummatku, ummatku.” Dan datanglah suara yang membawa perintah Allah swt kepada malaikat Israfil, ‘Tiuplah terompet.’ Lalu Israfil meniup terompet dan keluarlah semua ruh seakan-akan semua itu adalah lebah yang telah memenuhi antara langit dan bumi. Masuklah ruh-ruh itu pada jasad-jasadnya. Seperti firman Allah dalam surat Az Zumar ayat 68, ‘Kemudian ditiuplah shur itu dengan tiupan yang lain, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin

Tanda-Tanda Hari Kiamat

Kiamat

Nabi Muhammad bersabda, “Hari kiamat itu mempunyai beberapa tanda, yaitu:

  1. Tampak tidak berkembangnya pasar, yakni tidak laku jualannya.
  2. Sedikit hujan dan tumbuh-tumbuhannya.
  3. Akan meluas adanya pergunjingan.
  4. Riba telah banyak dimakan orang.
  5. Anak-anak zina telah bermunculan.
  6. Pemilik harta dimuliakan.
  7. Suara-suara orang fasik keras di masjid-masjid.
  8. Orang-orang ahli munkar lebih menonjol daripada orang-orang ahli kebenaran.

Dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Muhammad telah bersabda, “Apabila harta fai’ (harta orang kafir yang menjadi kekuasaan orang islam tanpa dengan perang) telah dijadikan rebutan, amanat dijadikan sebagai keselamatan (keuntungan), zakat dijadikan sebagai hutang, belajar ilmu bukan untuk agama, seorang laki-laki taat kepada istrinya dan mendurhakai ibunya, dekat dengan kawannya tetapi jauh dari ayahnya, suara-suara telah terdengar keras di masjid, pemimpin golongan adalah orang-orang fasik dari mereka, seorang laki-laki dimuliakan karena khawatir perbuatan jahatnya dan apa yang ada di sisi Allah.yakni takut siksa-Nya tidak dihormati lagi. Maka semua itu adalah tanda-tanda kiamat.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin