Mengapa Kita Harus Berkhidmah dan Cinta Kepada Allah

Ada kaum yang dijadikan untuk berkhidmah kepada Allah. Dan ada kaum yang ditentukan oleh Allah untuk cinta kepada Allah.

Allah memberi pertolongan terhadap golongan yang pertama dan kedua diatas.

Penjelasan :

Sebenar-benarnya ‘abdinya Allah yang diistimewakan dengan pertolongan itu ada dua golongan :

  1. Golongan orang-orang yang menghadap Allah untuk berkhidmah kepada Allah, maksudnya untuk melaksanakan perkara yang dipentingkan oleh Allah serta meramaikan ibadah, yaitu yang disebut al’ubbad, mempertahankan agama dan menjaga peraturan muslimin, yaitu para ‘ulama, mengembangkan agama dan mengembangkan I’laau kalimatillaahi yaitu mujahidun. Selain itu ada yang menjaga Negara dan warga Negara, yaitu para pejabat (umaro)
  2. Orang-orang yang ditetapkan oleh Allah untuk mempertahankan rasa cintanya kepada Allah, dan ditentukan oleh Allah bisa ma’rifat kepada-Nya. Nah orang yang ma’rifat, yang sempurna, yang mencari jalan lurus, sehingga sampai kepada musyahadah ke Allah swt.

Diantara dua golongan diatas, sangat jauh perbedaannya, sebab ahli khidmah itu mencari ganjaran, sedangkan ahli mahabbah (yang kedua) itu tidak melihat ganjaran, karena ‘amalnya semata-mata menjalankan tugas. Dua golongan diatas adalah orang-orang yang diagungkan oleh Allah, dan dijanjikan akan diberi pembalasan yang sempurna.

 

Diambil dari kitab Al Hikam karangan Assyeikh al Imam Ibni ‘Athoillah Assukandari (hikmah keenam puluh delapan)