Apakah Perbedaan Aldehid dan Keton

Perbedaan aldehid dan keton adalah sebagai berikut:

  1. Aldehida memiliki gugus fungsi R – CHO dan keton memiliki gugus fungsi R – CO R’
  2. Aldehida mereduksi pereaksi Fehling menghasilkan endapan merah bata sedangkan keton tidak dapat mereduksi pereaksi Fehling
  3. Aldehida mereduksi pereaksi Tollens menghasilkan cermin perak sedangkan keton tidak dapat mereduksi pereaksi Tollens
  4. Aldehida direduksi dengan H2 mengggunakan katalis Ni/Pt menghasilkan alkohol primer sedangkan keton akan menghasilkan alkohol sekunder
  5. Aldehida menggunakan tata nama alkanal sedangkan ketom menggunakan tata nama alkanon

Sifat Aldehid dan Keton

Aldehid dan keton dapat bekerja dalam ikatan hidrogen lemah dengan air melalui atom oksigen karbonil. Para anggota yang lebih rendah dari kedua seri (3 karbon atau kurang) yang larut dalam air dalam semua proporsi. Saat panjang rantai karbon meningkat, kelarutan dalam air menurun. Serupa dengan eter, aldehid maupun keton tidak dapat membentuk ikatan hidrogen dengan diri mereka sendiri. Akibatnya, ti-tik didihnya umumnya lebih rendah dibandingkan dengan alkohol.

Namun, Tidak seperti alkana, aldehid dan keton adalah molekul polar karena atom oksigen lebih elektronegatif. Interaksi dipol-dipol lebih kuat daripada gaya dispersi yang hadir dalam alkana. Titik didih dari aldehid dan keton ada diantara mereka dari alkana dan alkohol. Sebagai contoh, ti-tik didih etana adalah -89 ° C, etanal adalah 20 ° C, dan etanol adalah 78 ° C.

Apa itu aldehid dan keton

Aldehid dan keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas.  Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen.  Sedangkan keton adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain.

Aldehid adalah suatu senyawa yang mengadung sebuah gugus karbonil yang terikat pada sebuah atau dua buah atom hidrogen. Aldehid dinamakan menurut nama asam yang mempunyai jumlah atom C sama pada alkana yang mempunyai jumlah atom sama. Pembuatan aldehid adalah sebagai berikut : oksidasi alkohol primer, reduksi klorida asam, dari glikol, hidroformilasi alkana, reaksi stephens, dan untuk pembuatan aldehid aromatik.

Keton adalah suatu senyawa organik yang mempunyai gugus karbonilterkat pada tiga gugus alkil. Keton juga dapat dikatakan senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan dua karbon lainnya. Keton tidak mengadung atom hidrogen yang terikat pada gugus atom karbonil.

Aldehid mudah teroksidasi sedangkan keton sedikit sulit teroksidasi. Aldehid memiliki sifat yang lebih reaktif dibandingkan senyawa keton terhadap reaksi adisi nukleofilik. Karena aldehid dan keton tidak mengandung hidrogen yang terikat pada oksigen maka tidak terjadi ikatan hidrogen seperti alkohol.

Sebaliknya aldehid dan keton adalah senyawa polar yang dapat membentuk gaya tarik-menarik elektrostatika yang relatif kuat antar molekulnya, bagian positif sebuah molekul akan tertarik pada bagian negatif dari molekul yang lain.

Manfaat aldehid dan keton

Aldehid dan keton memiliki banyak manfaat.  Contoh senyawa aldehid adalah formalin yang sering digunakan dalam pengawetan zat organik.  Sedangkan contoh senyawa keton adalah aseton yang dapat digunakan untuk pembersih kuteks.

Manfaat dan Penggunaan Aldehid

  • L arutan formaldehida 37% dalam air (formalin) untuk mengawetkan specimen biologi dalam laboratorium / museum, karena dapat membunuh germs (desinfektan)
  • Formaldehida untuk membuat plastic terms set. damar buatan serta insektisida dan germisida
  • Etanal atau asetaldehida sebagai bahan untuk karet atau damar buatan. Zat warna dan bahan organic yang penting misalnya asam asetat, aseton, etilasetat, dan 1- butanol.

Manfaat dan Kegunaan keton

Senyawa keton yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aseton atau propanon.Aseton banyak digunakan sebagai :

  1. Pelarut senyawa karbon, misalnya sebagai pembersih cat kuku.
  2. Bahan baku pembuatan zat organic lain seperti chlaroform yang digunakan sebagai obat bius.
  3. Selain aseton beberapa senyawa keton banyak yang berbau harum sehingga digunakan sebagai campuran parfum dan kosmetika lainnya.

Mengapa aldehid lebih reaktif daripada keton ?

Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan Keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi.

Aldehida dan keton merupan senyawa karbosinil yang banyak ditemukan di alam bebas. Contohnya formalin zat senyawa yang digunakan untuk pengawetan zat organik, Aseton digunakan untuk pembersih kuteks.

Dalam kimia organik, gugus karbonil adalah sebuah gugus fungsi yang terdiri dari sebuah atom karbon yang berikatan rangkap dengan sebuah atom oksigen(C=O). Gugus ini dimiliki oleh golongan Gugus ini dimiliki oleh golongan senyawa aldehida , keton , asam karboksilat , ester , dan turunan lainnya. Disini senyawa Aldehid dan Keton hampir strukturny tetapi gugus yang diikatnya yang berbeda.

Struktur aldehid yaitu mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus R-CHO, dimana R =adalah persenyawaan dimana gugus karbonil diikat oleh satu gugus alkil

Sifat fisis Aldehid dan Keton

Gugus karbonil terdiri dari sebuah atom karbon sp2 yang dihubungkan ke sebuah atom oksigen oleh sebuah atom ikatan sigma dan sebuah ikatan –pi. Ikatan-ikatan sigma gugus karbonil terletak dalam suatu bidang dengan sudut ikatan kira-kira 120ᴼ disekitar karbon sp2. Ikatan pi yang menghubungkan C dan O terletak diatas dan dibawah bidang ikatan sigma tersebut. Gugus karbonil bersifat polar, dengan elektron-elektron dalam ikatam sigma, dan terutama elektron-elektron dalam ikatan pi, tertarik ke elektron yang lebih elektronegatif. Oksigen gugus karbonil mempunyai dua pasangan elektron menyendiri. Semua sifat-sifat struktural ini ke dataran, ikatan pi, polaritas dan adanya elektron menyendiri, mempengaruhi sifat dan kereaktifan gugus karbonil.

Apakah Sifat, Manfaat dan Kegunaan Keton (Alkanon)

Keton memiliki beberapa sifat khusus, yaitu:

Sifat Fisika Keton

  • Bersifat polar karena adanya gugus karbonil
  • Lebih mudah menguap dibandingkan alkohol dan asam karboksilat
  • Titik didih keton relatif lebih tinggi daripada senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatif yang hampir sama. Misal titik didih propana adalah -44,5 °C sedangkan titik didih 2-propanon adalah 56,2 °C.
  • Larut dalam air. Homolog yang lebih tinggi kurang larut dalam air.
  • Banyak keton yang memiliki bau harum.

Sifat Kimia

  • Merupakan reduktor yang lebih lemah dari aldehid
  • Dapat menghasilkan alkohol sekunder

Tana Nama Keton

Secara umum, keton dinamakan dengan tatanama IUPAC dengan menggantikan sufiks -a pada alkana induk dengan -on. Untuk keton yang umumnya dijumpai, nama-nama tradisional digunakan, seperti pada aseton dan benzofenon, nama-nama ini dianggap sebagai nama IUPAC yang dipertahankan [1] walaupun beberapa buku kimia menggunakan nama propanon.

Okso adalah tatanama IUPAC resmi untuk gugus fungsi keton. Namun prefiks lainnya juga digunakan dalam berbeagai buku dan jurnal. Untuk senyawa-senyawa yang umum (terutama pada biokimia), keto atau okso adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan gugus fungsi keton (juga dikenal dengan nama alkanon). Okso juga merujuk pada atom oksigen tunggal yang berkoordinasi dengan logam transisi (okso logam).

Apa itu Keton

Keton adalah senyawa organik yang mempunyai ciri khas dengan gugus karbonil yang terikat oleh 2 atom karbon. Atom karbon yang diikat gugus karbonil dinamakan karbon α. Keton yaitu senyawa organik yang mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus R-CO-R’, dimana:

R : Alkil

-CO- : gugus fungsi keton (karbonil)

Keton merupakan senyawa organik yang diidentikkan dengan gugus karbonil yang terikat oleh 2 atom karbon. Atom karbon yang diikat gugus karbonil dinamakan karbon α. Atom hidrogen yang diikat karbon α dinamakan hidrogen α. Dengan katalis asam, keton bertautomeri keto-enol. Reaksi dengan basa, keton menghasilkan enolat. Gugus karbonil bersifat polar sehingga keton merupakan senyawa polar sehingga dapat larut dalam air. Hidrogen α dari keton lebih asam dari hidrogen pada alkana. Aseton, asetoasetat, dan β-hidroksibutirat adalah keton yang terdapat dalam karbohidrat, asam lemak, dan asam amino sehingga terdapat dalam tubuh manusia.

Pengertian Keton

Keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi. Keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas.  Keton merupakan senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain.

Keton adalah turunan alkana yang mempunyai gugus fungsi —CO. Keton (alkanon) mempunyai rumus yang sama dengan aldehida (alkanal) yaitu CnH2nO karena itulah aldehida dan keton masuk dalam isomer gugus fungsi. Keton dilambangkan dengan RCO atau R—CO ; dengan R adalah gugus alkil.

Reaksi-reaksi dari senyawa keton:

1. Oksidasi

Karena keton merupakan reduktor yang lebih lemah dibandingkan aldehid, maka zat-zat pengoksidasi lemah seperti reagen Tollens dan Fehling tidak dapat mengoksidasi keton. Prinsip ini dapat digunakan untuk membedakan keton dari aldehid. Adapun reaksi tersebut dapat ditulis sebagai:

Aldehid + reagen Tollens → cermin perak

Keton + reagen Tollens → tidak ada reaksi

Aldehid + reagen Fehling → endapan merah bata

Keton + reagen Fehling → tidak ada reaksi

2. Reduksi

Melalui reduksi, dari keton dapat dihasilkan alkohol sekunder. Reaksinya adalah:

R-CO-R’ + H2 → R-CHOH-R’

Struktur Keton

Keton merupakan senyawa organik yang mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus R-CO-R’, dimana:
R        : Alkil
-CO- : gugus fungsi keton (karbonil)
Contoh :

Sudut yang dibentuk oleh gugus fungsi –CO- sebesar 120 derajat dan panjang ikatan rangkap C=O 0,121 nm.
Contoh struktur:

Manfaat dan kegunaan dari senyawa Kimia Keton adalah

  • Aseton (propanon) digunakan sebagai pelarut, khususnya untuk zat-zat yang kurang polar dan non-polar.
  • Aseton juga digunakan sebagai pembersih cat kuku/kuteks (nail polish remover).
  • Beberapa keton siklik digunakan sebagai bahan pembuatan parfum karena memiliki bau harum.

Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana. Aseton memiliki aroma yang harum, berwujud cair pada suhu kamar. Cairan ini sering digunakan sebagai pembersih cat kayu atau pembersih cat kuku.

Pembersih cat kuku ini tidak larut dalam air. Jika larut maka cat kuku (kutek) akan langsung terhapus jika mencuci tangan. Cat kuku bersifat larut dalam senyawa organik seperti aseton sehingga digunakan dalam pembersih cat kuku. Sedangkan dalam industri, aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform, sejenis plastik atau perspex dan bisphenol pada plastik.

Selain itu, hormon dalam tubuh manusia yaitu testosteron, progesteron dan sejenisnya merupakan senyawa keton. Jadi, zat yang biasa digunakan untuk membersihkan kutek adalah aseton yang merupakan anggota senyawa bergugus fungsi keton.

Pembuatan Keton

  • Oksidasi dari alkohol sekunder
  • Pereaksi: Pereaksi Jones (CrO3/aq.H2SO4), PCC, Natrium dikromat/aq. AcOH.
  • Aril keton dibuat melalui reaksi asilasi Friedel-Crafts cincin aromatik dengan klorida asam menggunakan katalis AlCl3.
  • Pemutusan oksidatif alkena yang salah satu/ kedua karbon tak jenuhnya terdisubstitusi.