10 Contoh Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup

Hai teman-teman, di bawah ini akan disajikan 10 Contoh Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup. Semoga saja 10 Contoh Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup ini memberikan manfaat yang banyak.

Keanekaragaman hayati adalah kekayaan atau bentuk kehidupan di bumi, baik tumbuhan, hewan, mikroorganisme, genetika yang dikandungnya, maupun ekosistem, serta proses-proses ekologi yang dibangun menjadi lingkungan hidup.

Biodiversitas dapat terjadi pada berbagai tingkatan kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. Secara garis besar biodiversitas ini dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman spesies, dan keanekaragaman ekosistem.

Soal No. 1). Jelaskan perbedaan pelestarian In situ dan pelestarian ex situ!

Jawaban:
a. In situ : pelestarian di dalam habitatnya, misal : cagar alam. taman nasional, suaka margasatwa
b. Ex situ : pelestarian di luar habitatnya, misal : penangkaran, kebun binatang

Soal No. 2). Jelaskan yang dimaksud dengan klasifikasi makhluk hidup?

Jawaban:
Klasifikasi mahluk hidup adalah penggolongan / pengelompokan organisme atau mahluk hidup dalam takson melalui pencarian keseragaman dan keanekaragaman. Organisme atau mahluk hidup yang di klasifikasikan dalam satu kelompok memiliki persamaan.

Soal No. 3). Jelaskan ketentuan sistem Klasifikasi binomial nomenklatur yang dikemukakan oleh Carolus Linnaeus!

Jawaban:
Adalah tata nama ganda yang pertama kali dikemukakan oleh Carolus Linnaeus dengan metode tersebut suatu jenis makhluk hidup memiliki nama yang tidak digunakan oleh jenis makhluk hidup lain.
ketentuan yang digunakan adalah:
a. nama suatu spesies terdiri dari dua kata pertama merupakan nam genus,sedangkan yg kedua penunjuk jenis
b. huruf pertama genus ditulis dengan huruf kapital,sedangkan huruf pertama jenisnya ditulis dengan huruf kecil
c. nama spesies menggunakan bhs latin ,misal babyrousa(babirusa)
d. nama spesies haris ditulis berbeda dari huruf-huruf lainnya,nam spesies harus ditulis cetak miring atau diberi garis bawah.

Soal No. 4). Sebut dan jelaskan tiga sistem klasifikasi makhluk hidup!

Jawaban:
a. monera. ciri-cirinya ber sel tunggal, memiliki inti tpi tdk memiliki selubung inti sehnnga bersifat prokariotik.
b. Protista. bersifat eukariotik yaitu memiliki mebran inti, ber sel tunggal, dan multi seluler.
c. fungi, tidak mempunyai klorofil, berkembng biak dgn spora, dan tumbuh tersusun dari benang2 disebut hifa

Soal No. 5). Mengapa Indonesia disebut sebagai Megadivercity Country?

Jawaban:
Karena Indonesia sangat kaya akan Keanekaragaman Hayati
Disebut sebagai megadiversitas artinya 60 sampai 70 % dari seluruh spesies yang ada di bumi ini (yang diperkirakan berjumlah 2 juta – 100 juta spesies) terletak di hanya 12 negara megadivertisy

Garis khatulistiwa yang melewati wilayah indonesia, yang menyebabkan indonesia beriklim tropis dan memiliki banyak hutan hujan tropis yang kita ketahui sebagai gudang daripada keanekaragaman hayati.

Soal No. 6). Jelaskan ciri-ciri fauna wilayah Australia!

Jawaban:
Fauna australian :
a. mamalia berukuran kecil
b. memiliki ikan air tawar sedikit
c. warna bulu burung lebih menarik
d. tidak ada primata
e. memiliki mamalia berkantung

Soal No. 7). Sebut dan Jelaskan lima golongan alga berdasarkan dominasi pigmennya!

Jawaban:
a. Alga merah (rodhopytha) mengandung pigmen bernama fikoeritrin.
b. Alga coklat (phaeophyta) mengandung pigmen bernama fukosantin.
c. Alga hijau (chlorophyta) mengandung klorofil.
d. Alga emas (chrisophyta) mengandung pigmen emas.
e. Alga biru (cyanophyta) beberapa mengandung klorofil.

Soal No. 8). Mengapa Spermatophyta disebut sebagai tumbuhan Cormophyta berbiji?

Jawaban:
Karena spermatophyta sudah punya akar batang dan daun yg sejati. Tidak seperti tumbuhan paku dan lumut yang tidak punya bagian-bagian tersebut, Disebut cormophyta berbiji karena perkembang biakkannya menggunakan biji.

Soal No. 9). Mengapa monera disebut organisme prokariotik?

Jawaban:
Monera merupakan salah satu klasifikasi yang dibuat oleh Whittaker. Ia menggolognkan organisme ke dalam 5 kingdom, yaitu
a. Monera (Prokariot Uniseluler, Archaea),
b. Protista
c. Fungi
d. Plantae
e. Animalia.
Kingdom Monera meliputi semua organisme prokariot didasarakan pada struktur, organel, dan morfologi sel. Namun sistem ini kurang diterima pada ahli biologi dikarenakan Kingdom monera tidak memisahkan PROKARIOT dengan ARCHAEA yang secara strukutur rRNA dan Lingkungan hidup yang sangat berbeda.

Soal No. 10). Jelaskan cara tumbuhan paku bereproduksi!

Jawaban:
Cara Reproduksi
Tumbuhan paku berkembang biak secara vegetatif dan generatif. Berikut penjelasannya.
(a). Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi secara aseksual, tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Perkembangbiakan vegetatif dengan spora haploid (n) yang dihasilkan oleh tumbuhan paku. Pembentukan spora dalam sporangium (kotak spora) terjadi melalui pembelahan miosis.

Reproduksi vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan,

(b). Reproduksi generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau seksual, ditandai dengan adanya peleburan sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (sel telur atau ovum) yang kemudian menghasilkan zigot. Sel telur dihasilkan oleh arkegonium, sedangkan sel spermatozoid dihasilkan oleh anteridium. Anteridium dan arkegonium dihasilkan di dalam protalium.

Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati Serta Klasifikasi Makhluk Hidup

Hai kawan-kawan, berikut ini adalah Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati Serta Klasifikasi Makhluk Hidup. Mudah-mudahan Soal Essay dan Jawaban Keanekaragaman Hayati Serta Klasifikasi Makhluk Hidup ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1). Jelaskan ciri utama keunikan keanekaragaman Jenis! Berilah Contohnya!

Jawaban:
Keanekaragaman jenis adalah dari spesies atau jenis yang beraneka ragam tersebut berasal dari benua atau marga yang sama, dapat juga berasal dari famili atau keluarga yang sama. Penampakan fisik dari spesies atau jenis yang termasuk dalam keankaragaman tingkat jenis ini juga relatif sama meskipun terdapat perbedaan yang menjadi ciri khas pada setiap spesies.

Contoh dari keanekaragaman tingkat jenis antara lain:
– Felix tigris dengan Felix domestica
– kacang tanah dengan kacang kapri
– cabai dan paprika
– tomat dan kentang

Soal No. 2). Jelaskan yang dimaksud dengan kebun botani! Berilah Contohnya!

Jawaban:
Kebun botani (atau taman botani) adalah suatu lahan yang ditanami berbagai jenis tumbuhan yang ditujukan untuk keperluan koleksi, penelitian, dan konservasi ex-situ (di luar habitat). Selain untuk penelitian, kebun botani dapat berfungsi sebagai sarana wisata dan pendidikan bagi pengunjung. Arboretum adalah semacam kebun botani yang mengkoleksi pepohonan.

Contohnya
– Kebun Raya Bogor
– Kebun Raya Purwodadi
– Kebun Raya Eka Karya dan lain lain.

Soal No. 3). Jelaskan nilai ekologis keanekaragaman hayati!

Jawaban:
Nilai ekologis, artinya keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Contoh: keberadaan terumbu karang mendukung kelangsungan hidup ikan dan hewan air, hutan hujan tropis merupakan paru-paru bumi dan dapat menjaga kestabilan iklim global.

Soal No. 4). Jelaskan manfaat keanekaragaman hayati pada tingkat ekosistem!

Jawaban:
a. Ekosistem sungai, untuk pengairan, tempat hidup beberapa jenis makhluk hidup seperti ikan dan beberapa jenis tumbuhan
b. Ekosistem terumbu karang. Tempat hidup berbagai jenis Ikan, bisa juga untuk wisata air
c. Ekosistem Hutan Bakau. Mencegah Abrasi dan juga tempat tinggal Berbagai jenis ikan

Soal No. 5) Apakah penyebab terjadinya keanekaragaman gen?

Jawaban:
Keanekaragaman gen terjadi karena adanya variasi dalam spesies. Variasi dalam spesies ini disebut varietas. banyaknya susunan variasi genetik pada makhluk hidup berpengaruh pada genotipe (sifat) dan fenotipe (kemampuan luar) suatu makhluk hidup. Variasi makhluk hidup di dalam suatu spesies dapat terjadi karena dua hal, yaitu faktor bawaan dan lingkungan. Faktor bawaan merupakan gabungan sifat dari dua induk sehingga terbentuk kombinasi sifat pada anaknya.

Soal No. 6). Bagaimana dua individu dikatakan sejenis?

Jawaban:
Dua individu bisa dinyatakan sebagai sejenis atau satu SPESIES apabila memiliki persamaan ciri morfologis, anatomis, fisiologis dan mampu melakukan Interhibridisasi atau saling kawin dengan sesamanya yang akan menghasilkan keturunan yang subur atau fertil.

Adapun pada individu atau makhluk hidup yang berkembang biak tidak dengan cara kawin, batasan untuk menyatakan keduanya sejenis atau satu spesies adalah dengan melihat kemampuan kelompok individu dalam menduduki RELUNG atau NISIA yang sama.

Soal No. 7). Mengapa burung cendrawasih disebut sebagai fauna endemik Papua?

Jawaban:
Karena burung cendrawasih hanya terdapat di papua atau hanya ada di negara indonesia , tidak ada di negara lain. Dan Populasi Burung Cendrawasih semakin sedikit.

Soal No. 8). Jelaskan perbedaan antara garis Wallace dan garis Weber!

Jawaban:
a. Wallace garis hipotesis yang memisahkan wilayah asia dan australia
b. Weber garis khayal pembatas dunia flora dan fauna di paparan sahul dan bagian barat indonesia

Soal No. 9). Bagaimana ciri-ciri fauna yang ada di wilayah oriental yang membedakan dengan fauna Australian dan peralihan?

Jawaban:
a. Memiliki kesamaan dengan flora di daratan benua Asia.
b. Didominasi hewan mamalia plasental (melahirkan sempurna), banyak diantara berukuran besar.
c. Memiliki persebaran di sebelah barat Garis Wallace.
d. Banyak terdiri dari primata.

Soal No. 10). Mengapa keanekaragaman hayati perlu dilestarikan?

Jawaban:
Dengan adanya keanekaragaman hayati banyak manfaat yang akan didapatkan, contohnya dalam hal pangan akan banyak jenis tumbuhan dan hewan yang bisa dipilih untuk menjadi makanan, lalu fungsi tumbuh-tumbuhan sebagai bahan pembuat obat-obatan yang baik untuk pengobatan, dan keanekaragaman hayati sebagai sumber ilmu maka akan banyak bahan penelitian yang bisa digunakan.

Soal Pilihan Ganda Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Jawaban

Hai kawan-kawan, berikut ini akan disajikan Soal Pilihan Ganda Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Jawaban. Mudah-mudahan Soal Pilihan Ganda Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup Beserta Jawaban ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1). Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkankeanekaragaman hayati, kecuali….
a.      klasifikasi
b.      perkawinan antar spesies
c.      adaptasi
d.      interaksi gen dengan lingkungan
e.      domestikasi
Jawaban: A

Soal No. 2). Keuntungan yang diperoleh pada perakitan jenis padi bibit unggul yang diharapkan adalah sebagai berikut kecuali…
a.      bulirnya lebat
b.      Rasanya enak
c.      rumpunna banyak
d.     Berumur panjang
e.      tahan terhadap hama
Jawaban: D

Soal No. 3). Diantara makhluk hidup tersebut dibawah ini yang memiliki jumlah gen paling sedikit adalah…
a.      bakteri
b.      kelinci
c.      jamur
d.      marmot
e.      tumbuhan berbunga
Jawaban: A

Soal No. 4). Perubahan ukuran dan bentuk makhluk hidup terjadi karena factor lingkungan. Tetapi tidak diturunkan pada generasi berikutnya sering dikenal sebagai
a.      mutasi
b.      variasi
c.      metamorfosa
d.      domestikasi
e.      modifikasi
Jawaban: E

Soal No. 5). Untuk melestarikan SDA hayati ekosistem dilakukan dengan cara…
a. Penebangan dilakukan jika dibutuhkan mendirikan perumahan.
b. Penebangan hanya boleh dilakukan pohon-pohon besar dan rindang.
c. Penebangan hanya pada tanaman yang dapat berkembang biak dengan cepat.
d. Penebangan hutan dilakukan tidak musim penyerbukan.
e.Menerapkan system TPTI (tebang pilih tanaman Indonesia).
Jawaban: E

Soal No. 6). Faktor-faktor di bawah ini yang tidak berpengaruh pada keanekaragaman ekosistem di Indonesia yaitu…
a.      variasi iklim
b.     letak astronomi
c.      kondisi geologis
d.      factor kimia  tanah
e.      factor fisik tanah
Jawaban: B

Soal No. 7). Punahnya spesies dan rusaknya habitat adalah ancaman bagi hilangnya sifat-sifat keanekaragaman makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Untuk mengembalikan kelestarian tersebut, maka perlu dikembangkan…
a.      hutan lindung
b.      reboisasi ekosistem
c.      observasi ekosistem
d.     konservasi ekosistem
e.      suaka margasatwa
Jawaban: D

Soal No. 8). Keanekaragaman hayati akan menurun secara cepat dan langsung jika terjadi…
a.      bibit unggul yang ditanam secara monokultur
b.      invansi oleh spesies eksotik
c.      hilang dan terpecahnya habitat
d.      perubahan iklim secara global
e.      pertanian dan perhutanan berwawasan industri
Jawaban: A

Soal No. 9). Faktor-faktor di bawah ini yang tidak mempengaruhi variasi individu makhluk hidup yaitu….
a.      factor fenotip
b.     factor makanan
c.      factor genotip
d.      factor adaptasi
e.      factor lingkungan
Jawaban: B

Soal No. 10). Keanekaragaman hayati yang menyusun suatu ekosistem, menimbulkan interaksi antar komponennya yang dapat ditunjukkan berupahubungan dalam, kecuali….
a.      jaringan kehidupan
b.      rantai makanan
b.      makan-dimakan
c.      daur materi
d.     pengambilan energy
Jawaban: D

Soal No. 11). Keturunan yang terjadi akibat reproduksi seksual mempunyai gabungan sifat dari kedua induknya. Hal ini dimungkinkan karena adanya peristiwa….
a.      rekombinasi
b.      adaptasi
c.      seleksi
d.      mutasi
e.      modifikasi
Jawaban: A

Soal No. 12). Interaksi antara suhu, kelembaban, angin altitudinal, latitudinal dan topografi menghasilkan daerah iklim yang luas dinamakan…
a.      biosfer
b.     bioma
c.      ekosistem
d.      Vegetasi
e.      ekologi
Jawaban: B

Soal No. 13). Tumbuhan kaktus merupakan ciri khas pada bioma….
a.      gurun
b.      Sabana
c.      hutan gugur
d.      Taiga
e.      hutan hujan tropis
Jawaban: A

Soal No. 14). Pada ekosistem laut yang dimaksud dengan komunitas nekton adalah….
a.      memakan plankton
b.      hidup didaerah fotik
c.      berenang bebas
d.      hidup dipermukaan air
e.      menempel dibebatuan
Jawaban: C

Soal No. 15). Daerah yang mempunyai keanekaragaman hayati tinggi pada bioma laut yaitu …
a.      batial dan neritik
b.      Batial dan litoral
c.      abisal dan litoral
d.      Abisal dan neritik
e.      neritik dan litoral
Jawaban: E

Soal No. 16). Suatu hutan didaerah tropis banyak ditumbuhi oleh pohon Sonneratia alba dengan tajuk daun yang rimbun. Ekosistem tadi merupakan….
a.      Hutan bakau
b.      hutan lindung
c.      hutan gugur
d.      Hutan binaan
e.      hutan hujan tropis
Jawaban: A

Soal No. 17). Keanekaragaman cendrung tinggi didalam
a.      hutan hujan tropis
b.      tundra
c.      hutan homogen
d.      taiga
e.      savana
Jawaban: A

Soal No. 18).  Flora yang tumbuh di negara Malaysia,Indonesia, dan filipina memiliki rumpun tumbuhan sama yang dinamakan…
a.      flora indo-malaya
b.      Flora oriental
c.      flora malesiana
d.      Flora malino
e.      flora autralian
Jawaban: A

Soal No. 19). Timbulnya variasi bisa terjadi secara kultivar dan ekotipe. Contoh variasi yang terjadi secara kultivar yaitu…..
a.      kubis kale dan padi atomita 1
b.      jeruk keprok dan jeruk bali
c.      padi pelita dan padi cisadane
d.      sapi madura dan sapi bali
e.      ayam alas dan ayam kampung
Jawaban: C

Soal No. 20). Fauna yang terdapat di pulau sulawesi merupakan fauna peralihan antara fauna oriental dan australia. Hal tersebut merupakan pendapat …
a.      Charles Darwin
b.     Weber
c.      Carolus Linnaeus
d.      Ronald D Good
e.      Alfred Rossel Wallace
Jawaban: B

Apakah Pengertian Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem ?

Keanekaragaman ekosistem berkaitan dengan variasi ekosistem dalam lokasi geografis dan dampak keseluruhannya terhadap keberadaan manusia dan lingkungan. Pengertian keanekaragaman ekosistem adalah jenis keanekaragaman hayati. Ini adalah variasi dalam ekosistem yang ditemukan di suatu wilayah atau variasi dalam ekosistem di seluruh planet ini.

Keanekaragaman hayati penting karena membersihkan air kita, mengubah iklim, dan memberi kita makanan. Keragaman ekologis meliputi variasi ekosistem darat dan perairan. Keragaman ekologis juga dapat memperhitungkan variasi dalam kompleksitas komunitas biologis, termasuk jumlah ceruk yang berbeda, jumlah level trofik, dan proses ekologis lainnya.

Contoh keanekaragaman ekologis pada skala global adalah variasi dalam ekosistem, seperti gurun, hutan, padang rumput, lahan basah, dan lautan. Keanekaragaman ekologi adalah skala terbesar keanekaragaman hayati, dan di dalam setiap ekosistem, ada banyak spesies dan keanekaragaman genetik.

Interaksi antara lingkungan abiotik tertentu dengan sekumpulan jenis-jenis mahluk hidup (biotik) menunjukkan adanya keanekaragaman ekosistem. Contoh keanekaragaman ekosistem adalah ekosistem sungai, terumbu karang, hutan dll.

Masing-masing ekosistem memiliki jenis tumbuhan dan hewan yang berbeda. Misalnya pada ekosistem hutan tropis. Didalam hutan terdapatberbagai jenis organisme seperti tumbuhan paku, pohon jati, pohon meranti, anggrek, jamur, harimau, ular, pacet dll. Di lingkungan manapun Anda di muka bumi ini, maka Anda akan menemukan makhluk hidup lain selain Anda. Semua makhluk hidup berinteraksi atau berhubungan erat dengan lingkungan tempat hidupnya.

Lingkungan hidup meliputi komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Komponen abiotik meliputi iklim, cahaya, batuan, air, tanah, dan kelembaban. Ini semua disebut faktor fisik. Selain faktor fisik, ada faktor kimia, seperti salinitas (kadar garam), tingkat keasaman, dan kandungan mineral.

Baik komponen biotik maupun komponen abiotik sangat beragam atau bervariasi. Oleh karena itu, ekosistem yang merupakan interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik pun bervariasi pula.

Di dalam ekosistem, seluruh makhluk hidup yang terdapat di dalamnya selalu melakukan hubungan timbal balik, baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungnnya atau komponen abiotiknya. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. Apa yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman tingkat ekosistem? Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem.

Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperature, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah.

Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. Di tempat ini tidak ada pohon, yang tumbuh hanya jenis lumut. Hewan yang dapat hidup, antara lain rusa kutub dan beruang kutub. Di daerah beriklim sedang terdpat bioma Taiga. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer, dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan, dan rusa kutub.

Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem. Totalitas variasi gen, jenis dan ekosistem menunjukkan terdapat pelbagai variasi bentuk, penampakan, frekwensi, ukuran dan sifat lainnya pada tingkat yang berbeda-beda merupakan keanekaragaman hayati.

Keanekaragaman hayati berkembang dari keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat jenis dan keanekaragaman tingkat ekosistem. Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sejumlah spesies asli sebagai bahan mentah perakitan varietas-varietas unggul. Kelestarian keanekaragaman hayati pada suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen-komponennya yang mengalami gangguan.

Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem tersebut dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. Contoh-contoh gangguan ekosistem , antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem. Bencana tanah longsor atau letusan gunung berapi, bahkan dapat memusnahkan ekosistem. Tentu juga akan memusnahkan keanekaragaman tingkat ekosistem. Demikian halnya dengan bencana tsunami.