Apa Pengertian Anoda dan Katoda Serta Perbedaannya

Pengertian katoda

Pengertian katoda adalah elektroda negatif. Kutub negatif. Dalam elektrolisis, katoda merupakan elektroda dengan potensial negatif terhadap anoda. Dalam reaksi redoks, katoda merupakan elektroda yang mengalami reduksi (oksidator).

Katoda adalah kutub elektroda dalam sel elektrokimia yang terpolarisasi jika kutub ini bermuatan positif (sehingga arus listrik akan mengalir keluar darinya, atau gerakan elektron akan masuk ke kutub ini).

Pada baterei biasa (Baterai Karbon-Seng), yang menjadi kutub katode biasanya adalah logam seng, yang juga sering menjadi pembungkus dari kotak baterai tersebut. Sedangkan, pada baterai alkalin, yang menjadi katode adalah logam mangan dioksida (MnO2).

Pengertian anoda

Pengertian anoda adalah elektroda, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anoda mengalami oksidasi (reduktor).

Anoda adalah elektrode, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anode mengalami oksidasi.

Perbedaan katoda dan anoda

Perbedaan utama antara anoda dan katoda adalah bahwa, secara umum, anoda adalah terminal dimana arus (konvensional) mengalir ke dalam perangkat dari luar, sedangkan katoda adalah terminal dimana arus (konvensional) mengalir dari dalam ke keluar perangkat.

Bedanya anoda dan katoda.Anoda adalah terminal positif sementara katoda adalah terminal negatif. Perangkat yang menggunakan reaksi redoks, maka oksidasi terjadi di anoda, sedangkan reduksi terjadi dikatoda. Pada sel volta dan sel elektrolisis, katoda menggunakan kation untuk kemudian dioksidasi.

 

  • Umumnya, arus mengalir ke anoda dari luar perangkat. Sedangkan katoda memperlihatkan arus keluar perangkat. Ini berarti bahwa di luar perangkat, elektron mengalir dari anoda ke katoda.
  • Dalam perangkat yang mengandalkan reaksi redoks, oksidasi berlangsung di anoda. Sedangkan reduksi berlangsung di katoda.
  • Dalam sel Galvanic dan sel elektrolisis, katoda menarik kation dan mengoksidasinya. Sementara anoda menarik anion dan mereduksinya.
  • Dalam Elektrolisis, anoda membentuk terminal kasatmata dalam elektrolisis. Sementara, katoda membentuk terminal negatif dalam sel Galvanic.
  • Dalam senjata elektron dan tabung X-ray, kepingan yang memancarkan elektron disebut katoda. Sedangkan kepingan yang mengumpulkan elektron disebut anoda.

 

Fungsi anoda dan katoda

Baterai atau sel volta merupakan bagian dari sel elektrokimia yang yang mengubah sel kimia menjadi energi listrik. Dimana reaksi ini dikenal dengan sebutan reaksi redoks yang menghasilkan arus listrik. Didalam sel volta ini memanfaatkan anoda, katoda, dan juga larutan elektrolit. Akan tetapi pembahasan kali ini akan lebih fokus pada anoda dan juga katoda.

Dimana keduanya memiliki perbedaan yang pastinya perlu Anda ketahui. Perbedaan ini pula yang memberikan mereka fungsi yang saling berhubungan. Anoda adalah elektroda yang memiliki muatan pusitif. Dimana anoda ini memiliki fungsi untuk menarik elektron atau juga dikenal dengan sebutan anion.

Anoda sendiri menjadi sumber muatan positif atau merupakan sumber penerima elektron. Sedangkan katoda merupakan eletroda yang memiliki muatan negatif. Katoda ini akan menatik kation atau muatan positif. Dimana nantinya katoda akan menjadi sumber dari pendonor elektron. Karena memang katoda ini merupakan elektroda yang mampu menghasilkan elektrin dan menghasilkan arus yang mampu mengalir dari arah katoda ke anoda.

Memang ini mungkin sedikit membingungkan karena arah arus listrik yang ternyata berbeda. Maka ketahuilah bahwa muatan sebenarnya bisa mengalir baik dari arah positif ke arah negatis ataupun sebaliknya yaitu dari arah negatif ke arah positif.

Arah arus katoda dan anoda

Anoda dan katoda ditentukan oleh aliran arus. Dalam pengertian umum, arus mengacu pada setiap pergerakan muatan listrik. Namun, kita harus mengingat konvensi bahwa arah saat ini sesuai dengan di mana muatan positif akan bergerak, bukan muatan negatif.

Jadi, jika elektron melakukan pergerakan sebenarnya dalam sel, arusnya akan berlawanan arah. Mengapa didefinisikan seperti ini?, tapi itu standarnya. Arus mengalir ke arah yang sama dengan pembawa muatan positif, misalnya bila ion positif atau proton membawa muatan. Arus mengalir berlawanan arah pembawa muatan negatif, seperti elektron dalam logam.

Katoda

  • Katoda adalah elektroda bermuatan negatif.
  • Katoda menarik kation atau muatan positif.
  • Katoda adalah sumber elektron atau donor elektron. Ini bisa menerima muatan positif.
  • Karena katoda dapat menghasilkan elektron, yang biasanya merupakan spesies listrik yang melakukan gerakan sebenarnya, dapat dikatakan bahwa katoda menghasilkan muatan atau arus yang mengalir dari katoda ke anoda. Hal ini bisa membingungkan, karena arah arus akan ditentukan oleh cara muatan positif akan bergerak. hanya mengingat, gerakan partikel bermuatan adalah arus.

Anoda

  • Anoda adalah elektroda bermuatan positif.
  • Anoda menarik elektron atau anion.
  • Anoda mungkin merupakan sumber muatan positif atau penerima elektron.