Contoh Soal dan pembahasan jamur (fungi)

Fungi (Cendawan) adalah Organisme Heterotrofik yang memerlukan Senyawa Organik sebagai pemasukkan Nutrisinya. berikut ini akan disajikan Contoh Soal dan pembahasan jamur (fungi). Semoga saja Contoh Soal dan pembahasan jamur (fungi) ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1) Jamur Zygomicota menyerap makanannya menggunakan ….
A. seluruh bagian tubuh
B. hifa
C. sporangium
D. stolon
E. rizoid
Jawaban: E

Pembahasan:
Fungsi rizoid pada jamur adalah hifa yang berfungsi untuk menempelkan pada substrat dan menyerap makanan. .

Soal No. 2) Konidia pada jamur Ascomycota berperan sebagai ….
A. spora seksual
B. spora aseksual
C. pendukung spora aseksual
D. hifa betina
E. hifa jantan
Jawaban: B

Pembahasan:
Konidia merupakan spora aseksual pada Ascomycota yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif.

Soal No. 3) Jamur yang memiliki hifa tidak bersekat termasuk dalam kelompok jamur….
A. Zygomycota
B. Ascomycota
C. Basidiomycota
D. Deuteromycota
E. Oomycota
Jawaban: A

Pembahasan:
Zygomycota merupakan kelompok jamur yang memiliki hifa tidak bersekat dan berinti senositik.

Soal No. 4) Hifa pada Oomycota mempunyai ciri ….
A. tidak memiliki selulosa
B. hidup di darat
C. memiliki senositik
D. reproduksi generatif dengan fertilisasi
E. predator
Jawaban: D

Pembahasan:
Hifa pada Oomycota mempunyai dinding sel yang mengandung selulosa dan tidak mempunyai septa (senositik), kecuali pada struktur reproduksinya. Hidup di perairan dan reproduksi generatif dengan fertilisasi.

Soal No. 5) Struktur vegetatif jamur lendir disebut ….
A. plasmodium
B. amoeboid
C. sporangium
D. zoospora
E. fagosit
Jawaban: A

Pembahasan:
Jamur lendir hanya memiliki beberapa sifat yang mirip dengan jamur sejati. Struktur vegetatif jamur lendir disebut plasmodium, yaitu massa sitoplasma berinti banyak dan tidak dibatasi oleh dinding yang kuat.

Soal No. 6) Pada proses pembuatan roti, pemberian ragi membuat adonan menjadi mengembang. Hal ini disebabkan oleh….
A. pemanasan menyebabkan ragi dan tepung mengembang
B. tepung dan ragi bereaksi dan menghasilkan O2
C. pemanasan menyebabkan ragi dan tepung mengembang
D. ragi merupakan fungi dari kelompok Ascomycota
E. hasil fermentasi glukosa menghasilkan CO2 yang dapat mengembangkan adonan
Jawaban: E

Pembahasan:
Pemberian ragi membuat adonan menjadi mengembang. Hal ini disebabkan oleh hasil fermentasi glukosa yang menghasilkan CO2 dan dapat mengembangkan adonan.

Soal No. 7) Perhatikan persamaan reaksi berikut ini. C6H12O6 → 2C2H5OH + 2 CO2 + E
Reaksi tersebut dilakukan oleh Saccharomyces sp. pada keadaan….
A. aerob
B. gelap
C. anaerob
D. aerasi baik
E. banyak cahaya
Jawaban: C

Pembahasan:
Reaksi tersebut merupakan fermentasi karbohidrat yang dilakukan oleh Saccharomyces sp. pada kondisi anaerob.

Soal No. 8) Berikut ini adalah jenis fungi yang berperan dalam kehidupan manusia.
(1) Saccharomyces cerevisiae
(2) Aspergillus wentii
(3) Penicillium camemberti
(4) Penicillium chrysogenum
(5) volvariella volvacea
(6) Rhizopus oryzae

jenis fungi yang berkembang biak dengan membentuk spora di askus dan bermanfaat dalam industri makanan adalah….
A. 1, 2, dan 4
B. 1, 2, dan 3
C. 1, 5, dan 6
D. 2, 5, dan 6
E. 2,3, dan 4
Jawaban: B

Pembahasan:
Fungi yang berkembang biak dengan membentuk spora di askus termasuk kelompok Ascomycota, di antaranya:
1. Sacchaomyces cerevisiae berperan dalam pembuatan tape
2. Aspergillus wentii berperan dalam pembuatan kecap
3. Penicillium camemberti berperan dalam pembuatan keju
4. Penicillium chrysogenum berperan dalam menghasilkan antibiotik penisilin

Fungi yang berkembang biak dengan membentuk spora di basidium termasuk kelompok Basidiomycota, yaitu Volvariella volvacea (fungi merang). Fungi yang berkembang biak dengan membentuk spora di sporangium termasuk kelompok Zygomycota, yaitu Rhizopus oryzae, yang berperan dalam pembuatan tempe.

Soal No. 9) Fungi imperfeksi merupakan fungi divisi….
A. Ascomycota
B. Zygomycota
C. Basidiomycota
D. Deuteromycota
E. Oomycota
Jawaban: D

Pembahasan:
Fungi imperfeksi merupakan fungi divisi Deuteromycota. Deuteromycota disebut fungi imperfeksi atau fungi tidak sempurna, karena kelompok fungi ini belum diketahui cara reproduksi seksualnya.

Soal No. 10) Kumpulan benang-benang halus pada jamur disebut ….
a. sporangium
b. Askospora
c. miselium
d. basidiospora
e. Spora
Jawaban: C

Soal No. 11) Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri jamur Basidiomycota adalah ….
a. hifa bersekat melintang
b. reproduksi seksual menghasilkan basidium
c. reproduksi aseksual dengan konidia
d. merupakan jamur makroskopik
e. jamur ganoderma
Jawaban: D

Soal No. 12) Jamur dapat berkembang biak secara aseksual dengan membentuk ….
a. Konidium   
b. Sporangium
c. Gemma
d. Sorus
e. Hifa
Jawaban: A

Soal No. 13) Talus yang berbentuk seperti kerak adalah ciri lumut kerak yang bertipe ….
a. Foliosa
b. Fruktikosa
c. Krustosa  
d. Variola
e. Fruktosa
Jawaban: C

Soal No. 14) Di bawah ini yang bukan merupakan jamur dari divisi Basidiomycota adalah ….
a. jamur beracun
b. jamur tiram
c. jamur tempe
d. jamur kuping
e. jamur pinisilin
Jawaban: C

Soal No. 15) Sekat yang menonjol dalam sporangium pada Mucor mocedo disebut ….
a. konidium
b. Sporangium
c. kulomela
d. sorus
e. Basidium
Jawaban: C

Soal No. 16) Dengan adanya Mikoriza pada akar, tumbuhan pinus akan mendapatkan ….
a. karbon dioksida
b. bahan-bahan organik
c. enzim pencernaan makanan
d. air dan bahan organik
e. toksin untuk mengusir hama
Jawaban: D

Soal No. 17) Di bawah ini yang bukan merupakan manfaat lumut kerak bagi manusia adalah ….
a. dibuat obat
b. dibuat kertas lakmus
c. penambah rasa atau aroma
d. indikator pencemaran air
e. tumbuhan yevinfis
Jawaban: D

Soal No. 18) Aspergillus dapat hidup secara ….
a. bebas atau mandiri
b. saprofit
c. Bersimbiosis
d. parasit
e. Autotrof
Jawaban: B

Soal No. 19) tubuh buah yang berbentuk seperti mangkok tempat dihasilkannya spora disebut
a.    askus
b.    basidium
c.    konidium
d.    stolon
e.    basidiofor
Jawaban: A

Soal No. 20) Penyakit kaki atlet disebabkan oleh jamur dari divisi ….
>a. Deuteromycota
b. Basidiomycota
c. Ascomycota
d. Zygomycota
e. Phicomycota
Jawaban: A

Soal No. 21) Perbedaan yang paling menonjol antara Zygomycota dan Oomycota adalah ….
a. pencernaan makanannya
b. reproduksi aseksualnya
c. reproduksi seksualnya
d. struktur hifanya
e. jawaban c dan d benar
Jawaban: E

Soal No. 22) Meskipun tidak sedang bersimbiosis dengan lumut, ganggang tetap dapat hidup mandiri. Hal ini terjadi karena ganggang mampu ….
a. berfotosintesis
b. hidup secara saprofit
c. hidup secara fotoautotrof
d. berkembang biak dengan membelah diri
e. hidup secara heterotrof
Jawaban: A

Soal No. 23) Dinding sel pada jamur Zygomycota mengandung zat ….
a. sitokitin
b. Kitin                
c. selulosa
d. tanduk
e. Fiositin
Jawaban: B

Soal No. 24) Di bawah ini yang merupakan pernyataan yang benar adalah ….
a. anteridium mengandung dua inti
b. askogonium mengandung dua inti
c. inti askogonium berpindah tempat ke anteridium
d. askus dapat terbentuk dari hifa haploid
e. anteridium mengandung inti yang haploid
Jawaban: E

Soal No. 26) Jamur yang ada di darat dapat menghasilkan spora yang terbentuk dari sel-sel khusus yang disebut ….
a. sorus
b. Hifa
c. miselium
d. askus
e. Basidium
Jawaban: D

Soal No. 27) Salah satu contoh jamur Zygomycota adalah ….
a. jamur tempe
b. jamur ragi
c. jamur merang
d. jamur kuping
e. jamur tapai
Jawaban: A

Soal No. 28) Sekat yang menonjol dalam sporangium pada Mucor mocedo disebut ….
a. konidium
b. sporangium
c. Kulomela     
d. sorus
e. Basidium
Jawaban: C

Soal No. 29) Dengan adanya Mikoriza pada akar, tumbuhan pinus akan mendapatkan ….
a. karbon dioksida
b. bahan-bahan organik
c. enzim pencernaan makanan
d. air dan bahan organik
e. toksin untuk mengusir hama
Jawaban: D

Soal No. 30) Jamur tidak memiliki kormus, tetapi hanya memiliki ….
a. talus
b. Daun
c. akar
d. batang
e. cabang
Jawaban: A

10 soal pilihan ganda jamur (fungi), jawaban dan pembahasan

Hai teman-teman, berikut ini adalah 10 contoh soal pilihan ganda jamur (fungi), jawaban dan pembahasan. Semoga saja 10 contoh soal pilihan ganda jamur (fungi), jawaban dan pembahasan ini bermanfaat banyak.

Jamur/fungi merupakan organisme eukariotik yang memiliki dinding sel dan pada umumnya tidak motil. Karakteristik ini menyerupai tumbuhan namun fungi tidak memiliki klorofil. Dengan demikian fungi tidak dapat melaakukan fotosintesis menghasilkan bahan organik dari karbondioksida dan air. Sehingga fungi disebut sebagai organisme heterotof dan sifat heteretof menyerupai sel hewan.

Sebelum dikenalkannya metode molekuler untuk analisis filogenetik, dulu fungi dimasukkan ke dalam kerajaan tumbuhan/Plantae karena fungi memiliki beberapa kemiripan dengan tumbuhan yaitu tidak dapat berpindah tempat, juga struktur morfologi dan tempat hidupnya juga mirip.

Seperti tanaman, kebanyakan fungi juga tumbuh di tanah dan, pada jamur, membentuk tubuh buah, yang kadang-kadang menyerupai tumbuhan seperti lumut. Fungi sekarang dianggap sebagai kerajaan tersendiri, berbeda dari baik tumbuhan maupun hewan, yang tampaknya telah berpisah sekitar satu miliar tahun lalu (sekitar awal dari Era Neoproterozoikum)

Soal No. 1) Manakah diantara pernyataan ini yang tidak benar?
a. Penicillium dapat menghasilkan antibiotika
b. Amanita merupakan jamur penghasil racun
c. Jamur yang digunakan untuk pembuatan tempe adalah Rhizopus oryzae
d. Phytophora infestans merupakan Basidiomycota yang parasit
e. Phytium mengakibatkan kutu air pada manusia
Jawaban: E

Pembahasan:
Phytium biasanya hidup pada daerah lembap, yang mengubah susunan zat organik yang sudah mati, biasanya jamur ini menyebabkan rebah semai/ penyakit yang menyerang kecambah.

Soal No. 2) Jamur yang memiliki hifa tidak bersekat termasuk dalam kelompok jamur….
a. Zygomycota
b. Ascomycota
c. Basidiomycota
d. Deuteromycota
e. Oomycota
Jawaban: A

Pembahasan:
Zygomycota merupakan kelompok jamur yang memiliki hifa tidak bersekat dan berinti senositik.

Soal No. 3) Jamur yang berkembang biak dengan zigospora di bawah ini …..
a. Rhizopus sp.
b. Saccharomyces
c. Neurospora
d. Volvariella
e. Penicillium
Jawaban: A

Pembahasan:
Rhizopus merupakan jamur yang termasuk dalam divisio zigomycota dan berkembang biak dengan zigospora.

Soal No. 4) Jamur jenis apa yang dipergunakan untuk pembuatan sake di Jepang adalah..
a. Aspergillus wentii
b. Aspergillus oryzae
c. Aspergillus fungigatus
d. Claviceps purpurea
e. Rhizopus oryzae
Jawaban : B

Pembahasan:
Jamur yang berperan dalam fermentasi sake ini adalah jamur dari jenis Aspergillus oryzae. Dimana jamur ini menghasilkan enzim amilase yang bermanfaat dalam pencernaan dalam jumlah yang terkontrol.

Soal No. 5) Salah satu jenis jamur yang hidup sprofit pada tanaman yang sudah mati adalah …..
a. Volvariella
b. Auricularia polytrica
c. Ustilago
d. Aspergillus
e. Monillia
Jawaban: B

Pembahasan:
Auricularia polytrica atau sering disebut dengan jamur kuping ini hidupnya bersifat saprofit pada kayu mati. Tubuh buahnya enak dimakan dan sudah banyak dibudidayakan.

Soal No. 6) Di bawah ini yang bukan merupakan ciri jamur adalah …
a. sel eukariotik
b. memiliki inti sel
c. tidak memiliki dinding sel
d. memiliki membran inti
e. organisme hetereotrof
Jawaban : C

Pembahasan :
Ciri jamur diantaranya yaitu eukariotik, memiliki dinding sel, dan tidak memiliki klorofil. Karena jamur tidak memiliki klorofil, jamur tidak dapat membuat makanannya sendiri yang berupa bahan organik. Bahan organik diperoleh dari lingkungannya, baik dari makhluk hidup lain atau dari sisa makhluk hidup. Jamur ada yang uniseluler dan ada pula yang multiseluler.

Soal No. 7) Jamur yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dalam pembuatan oncom adalah …..
a. Roselliana arcuata
b. Endomycopsis fibuligera
c. Saccharomyces cereviceae
d. Neurospora crassa
e. Saccharomyces ellipsoides
Jawaban: D

Pembahasan:
Neurospora crassa yang sering disebut juga dengan jamur oncom ini karena berperan dalam pembuatan oncom di jawa barat.

Soal No. 8) Sel ragi pada pembuatan tape dapat menghasilkan alkohol karena …..
a. adanya zat tersebut di dalam selnya
b. proses plasmolisis
c. kemampuan sel ragi menghasilkan zimase
d. adanya ikatan hara yang timbul dari sel-sel ragi yang mati
e. substrat dari ragi mengandung alkohol
Jawaban: C

Pembahasan:
Karena dalam kondisi anaerob ini sel ragi mengubah karbohidrat menjadi pati dan mengubah gula menjadi alkohol

Soal No. 9) Pada proses pembuatan roti, pemberian ragi membuat adonan menjadi mengembang. Hal ini disebabkan oleh …..
a. pemanasan menyebabkan ragi dan tepung mengembang
b. tepung dan ragi bereaksi dan menghasilkan O2
c. pemanasan menyebabkan ragi dan tepung mengembang
d. ragi merupakan fungi dari kelompok Ascomycota
e. hasil fermentasi glukosa menghasilkan CO2 yang dapat mengembangkan adonan
Jawaban: E

Pembahasan:
Pemberian ragi membuat adonan menjadi mengembang. Hal ini disebabkan oleh hasil fermentasi glukosa yang menghasilkan CO2 dan dapat mengembangkan adonan.

Soal No. 10) Jamur Zygomicota menyerap makanannya menggunakan ….
a. seluruh bagian tubuh
b. hifa
c. sporangium
d. stolon
e. rizoid
Jawaban: E

Pembahasan:
Fungsi rizoid pada jamur adalah hifa yang berfungsi untuk menempelkan pada substrat dan menyerap makanan. .

10 Contoh Soal Essay Fungsi (Jamur) dan Jawaban

Hai teman-teman, berikut ini akan disajikan 10 Contoh Soal Essay Fungsi (Jamur) dan Jawaban. Semoga saja 10 Contoh Soal Essay Fungsi (Jamur) dan Jawaban ini memberikan manfaat yang banyak.

Soal No. 1). Jelaskan peranan Jamur dalam ekosistem!

Jawaban:
Peranan jamur yaitu sebagai dekomposer yaitu mengurai sisa-sisa organisme yang telah mati sehingga dapat dimanfaatkan oleh organisme lain . Hal ini sangat penting dalam berkelanjutan ekosistem dibumi. karena yang menjadi kunci berkelangsungan ekisistem adalah adanya keseimbangan antara produksi biomasa oleh organisme fotosintetik dan perombakan-perombakan atau daur ulang nutrien yang dikandungnya.. Dalam proses daur ulang senyawa organik jamur memiliki peran yang menonjol disemua ekosistem utama.

Soal No. 2). Mengapa jamur merupakan eukariotik?

Jawaban:
Karena jamur telah memenuhi ciri ciri sel eukariotik yaitu:
nukleoplasma & sitoplasma terpisah, mempunyai organel seperti mitokondria golgi, retikulum endoplasma, ribosom dan kloroplas pada tumbuhan DNA seperti pita ganda dan tersusun double heliks dan juga memiliki membran inti.

Soal No. 3). Bagaimana Jamur saprofitik memperoleh makanan?

Jawaban:
Jamur saprofitik memproleh makanan dengan zat organik yg mati , menyerap makan dengan organisme yang telah mati seperti kayu tumbang dan buah jatuh.

Soal No. 4). Jelaskan kerugian pada Jamur berikut!
a. Claviceps purpurea
b. Candida albicans

Jawaban:
a. Jamur Claviceps purpurea adalah salah satu jamur yang mana merupakan parasit bagi tanaman gandum yang mengakibatkan penyakit ergot pada tanaman gandum.
jika manusia mengonsumsi jamur ini, mereka dapat kejang-kejang dan berhalusinasi. dapat menimbulkan serangan epilepsi, selain itu juga dapat mengakibatkan menurunnya bahkan tidak berfungsinya tangan dan kaki.

b. Jamur Candida albicans adalah spesies cendawan patogen dari golongan deuteromycota.
Spesies cendawan ini merupakan penyebab infeksi oportunistik yang disebut kandidiasispada kulit, mukosa, dan organ dalam manusia.
Beberapa karakteristik dari spesies ini adalah berbentuk seperti telur(ovoid) atau sferis dengan diameter 3-5 µm dan dapat memproduksi pseudohifa.

Soal No. 5). Mengapa dalam pembuatan Nata dengan Coco diperlukan bakteri Acetobacter xylinum?

Jawaban:
Acetobacter Xylinum adalah salah satu jenis bakteri dengan panjang 2 mikron, berbentuk batang pendek dan memiliki permukaan dinding yang berlendir. Acetobacter Xylinum pada kultur sel masih muda merupakan individu sel yang sendiri-sendiri namun ketika sudah tua, mereka akan membentuk lapisan seperti gelatin yang kokoh dan menutupi sel koloninya. Bakteri ini memiliki kemampuan dalam melakukan oksidasi dari asam asestat menjadi H2O dan CO2. Acetobacter Xylinum mampu mempolimerisasikan glukosa menjadi selulosa. Untuk selanjutnya, selulosa akan membentuk matrik yang dikenal dengan sebutan nata.

Soal No. 6). Bagaimana manfaat Jamur golongan Basidiomycota?

Jawaban:
Deutero itu jamur yg belom sempurna, Jamur ini belom jelas arahnya kemana. Jamur deutero itu rata-rata parasit yang berapa penyakit, tidak ada yang menguntungkan. jamur basidio itu rata-rata jamurnya untuk dikonsumsi, seperti jamur kancing,jamur merang, shitake dll. Sedangkan jamur zygomycotina fngsi utk membuat kecap,tempe,roti,dsb (kapang,khamir).

Soal No. 7). Sebutkan dan jelaskan Penicillium yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk antibiotik!

Jawaban:
Penicilium merupakan kelompok jamur atau fungi yang memiliki banyak, salah satunya dibidang kesehatan yaitu produk hasil sintesis pencilium, atau lebih populer dengan nama penesilin dijadikan antibiotik pertama didunia oleh seorang ilmuwan asal inggris Alexander Fleming.

Penisilin sendiri menghasilkan efek bakterisid (membunuh kuman) pada mikroba yang sedang aktif membelah, mikroba dalam keadaan matabolik tidak aktif atau tidak membelah praktis tidak dipengaruhi oleh penisilin, kalaupun ada pengaruhnya hanya bakteriostatik (menghambat perkemabangan) oleh karena itu, sangat penting untuk menghabiskan antibiotika yang diresepkan oleh dokter.

Soal No. 8). Sebutkan dan jelaskan empat divisi jamur berdasarkan cara reproduksi dan struktur tubuhnya!

Jawaban:

  • Zygomycota, memiliki hifa yang tidak bersekat sehingga memilki banyak inti. Zygomycota menghasilkan spora seksual zigospora dan spora aseksual sporangiospora.
  • Ascomycota, memiliki hifa yang bersekat. Ascomycota menghasilkan spora seksual askospora yang dihasilkan oleh askus yang terbentuk dalam tubuh buah yang disebut askokarp, sedangkan spora aseksual konodia.
  • Basidiomycota, memiliki hifa yang bersekat. Basidiomycota menghasilkan spora seksual basidiospora yang tebentuk dalam tubuh buah yang disebut basidiokarp, sedangkan spora aseksual konidia.
  • Deuteromycota, memiliki hufa yang bersekat. Deuteromycota menghasilkan spora aseksual konodia, sedangkan spora seksual belum diketahui. Apabila dapat diidentifikasi spora seksualnya, maka fungi dalam kelompok ini akan diklasifikasikan kembali.

Soal No. 9). Bagaimana jamur golongan Basidiomycota Bereproduksi?

Jawaban:
Ada 2 cara reproduksi nya.
a. Reproduksi aseksual – konidia dan fragmentasi
b. Reproduksi seksual – dgn cara membentuk spora basidium.

Soal No. 10). Bagaimanakah jamur yang dimasukkan ke dalam kelompok Deuteromycota?

Jawaban:
Jamur yang belum diketahui cara pembiakan secara generatif.
Contohnya :
– Trichophyton
– Microsporum
– Epidermophyton

Contoh Soal Essay dan Jawaban Fungsi Jamur

Hai kawan-kawan, berikut ini ada 10 contoh Soal Essay dan Jawaban Fungsi Jamur. Semoga Contoh Soal Essay dan Jawaban Fungsi Jamur ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1). Sebutkan dan Jelaskan tiga struktur juga pada jamur?

Jawaban:

  • Stolon : hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat.
  • Rizoid : hifa yang menembus substrat (seperti akar) yang berfungsi menyerap makanan.
  • Sporangiofor : hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiiki globuler di ujungnya.
    semoga membantu!!

Soal No. 2). Bagaimana Jamur Bereproduksi secara seksual?

Jawaban:
Reproduksi Jamur dapat berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual. Perkembangan secara aseksual dilakukan dengan pembelahan sel (fragmentasi) dan pembentukan spora. Pembentukan spora berfungsi untuk menyebarkan spesies dalam jumlah besar.

Spora jamur dibedakan menjadi dua, yaitu spora aseksual dan spora seksual. Spora aseksual membelah secara mitosis dan spora seksual membelah secara meiosis. Contoh spora aseksual adalah zoospora, endospora, dan konidia.

Soal No. 3). Sebutkan manfaat dari jamur tempe!

Jawaban:
Kemampuan menghasilkan antibiotik alami yang secara khusus dapat melawanbakteri gram positif, biosintesa vitamin-vitamin B, kebutuhannya akan senyawa sumber karbondan nitrogen, perkecambahan spora, dan penetrisi miselia jamur tempe ke dalam jaringan biji kedelai.

Soal No. 4). Jelaskan yang dimaksud dengan miselium?

Jawaban:
Miselium (jamak: Miselia) adalah bagian Jamur Multiseluler yang dibentuk oleh kumpulan beberapa Hifa. Sebagian Miselium berfungsi sebagai penyerap makanan dari Organisme lain atau sisa-sisa organisme. Miselium yang menyerap makanan di sebut Miselium vegetatif.

Soal No. 5). Bagaimana ciri-ciri umum Jamur?

Jawaban:

  • Organisme eukariotik, karena mempunyai membran inti.
  • Dinding selnya terdiri dari zat kitin.
  • Tidak memiliki klorofil.
  • Bersifat heterotrof (saprofit, parasit, atau simbiotik).
  • Tubuhnya ada yang uniseluler dan ada juga yang multiseluler. Fungi multiseluler tersusun atas benang-benanghifa membentuk anyaman yang disebut miselium. Hifa ada yang bersekat (septum) ada yang tidak bersekat (aseptum) sehingga mempunyai banyak inti yang disebut senositik.

Soal No. 6). Bagaimana ciri-ciri Jamur golongan Basidiomycota?

Jawaban:

  • Hifanya bersekat, mengandung inti haploid.
  • Mempunyai tubuh buah yang bentuknya seperti payung yang terdiri dari bagian batang dan tudung
  • Pada bagian bawah tudung tampak adanya lembaran-lembaran (bilah) yang merupakan tempat terbentuknya basidium.
  • Tubuh buah disebut basidiokarp
  • Ada yang brsifat parasit, saprofit, dan ada yang bersimbiosis dengan ganggang hijau dan ganggang biru membentuk lumut kerak
  • Reproduksi secara seksual (dengan askospora) dan aseksual (konidia).

Soal No. 7). Bagaimana Jamur Ascomycota Bereproduksi?

Jawaban:
Reproduksi aseksual pada Ascomicotina uniseluler dilakukan dengan membentuk tunas. Pembentukan tunas (Blastophora) pada Ascomicotina uniseluler diawali dengan dinding sel menonjol keluar membentuk tunas kecil. Nukleus dalam sel induk membelah dan satu nukleus bergerak ke dalam sel tunas.

Sel tunas kemudian memisahkan diri dari sel induk untuk menjadi individu baru. Akan tetapi, kadang-kadang tunas tetap melekat pada sel induknya membentuk rantai sel yang disebut dengan hifa semu (pseudohifa).

Soal No. 8). Mengapa Jamur tidak digolongkan ke dalam kingdom Plantae?

Jawaban:
Jamur/fungi dulunya dikelompokkan dalam kingdom plantae karena struktur tubuhnya yang hampir sama dengan tumbuhan. Dalam perkembangannya, fungi dipisahkan dari tumbuhan karena banyak hal yang berbeda.

Salah satunya yang paling mendasar adalah tidak adanya KLOROFIL sehingga fungi tidak dapat membuat makanannya sendiri, seperti layaknya anggota pada kingdom plantae. Itu artinya, fungi bukanlah autotrof seperti tumbuhan, melainkan heterotrof. Itulah sebabnya dibentuk kingdom baru untuk anggota-anggota fungi.

Soal No. 9). Mengapa divisi Deuteromycota disebut fungsi imperfecti (jamur tidak sempurna)?

Jawaban:
Deuteromycota adalah jamur yang disebut fungi imperfecti (jamur tidak sempurna) karena belum diketahui reproduksi seksualnya. Jamur ini multiseluler dengan hifa bersekat dan bereproduksi vegetatif dengan konidiospora. Hidup jamur ini bersifat saprofit atau parasit. Hifa bersekat sekat dan tubuhnya mikroskopis.

Soal No. 10). Jelaskan yang dimaksud dengan Askokarp!

Jawaban:
Askokarp adalah askomiset yang membentuk tubuh buah atau tubuh buah yang berisi askus(kantung).

Apakah Ciri-ciri jamur Basidiomycota

Basidiomycota mudah dikenal karena memiliki tubuh buah seperti payung pada umumnya. Sebagian jamur pada divisi ini dapat dimakan, tetapi juga memiliki racun yang berbahaya. Ciri jamur Basidiomycota adalah:

  1. Jamur punya basidium
  2. Tubuh buahnya tampak jelas di permukaan tanah atau substrat lainnya
  3. Tubuh buah bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti payung, bola atau papan.
  4. Secara umum, tubuh buah mempunyai 4 bagian, yaitu tangkai tubuh buah (stipe), tudung (pileus), volva, dan bilah (lamella). Stipe merupakan suatu massa miselium yang tumbuh tegak. Pileus merupakan bagian yang ditopang oleh stipe.
  5. Sewaktu muda, pileus dibungkus oleh selaput yang disebut velum universale yang akan pecah menjelang dewasa. Volva adalah sisa pembungkus yang terdapat di dasar tangkai. Lamella merupakan bagian bawah dari tudung, berbentuk helaian, dan tersusun atas lembaran.
  6. Tubuh buahnya disebut basidiokarp, terdiri atas jalinan hifa bersekat dan dikariotik (setiap sel intinya berpasangan).
  7. Pada saat pembentukan basidiospora, ujung-ujung hifa menggembung membentuk basidium yang di dalamnya terjadi peleburan dua inti haploid menjadi satu inti diploid, disusul dengan pembelahan meiosis yang menghasilkan 4 inti haploid.
  8. basidium membentuk empat tonjolan (sterigmata) yang berisi protoplasma dan keempat inti haploid tadi masing-masing akan mengisi tiap tonjolan dan terbentuk empat buah basidiospora haploid.
Jamur dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri spora yang dihasilkan dan bentuk tubuh buah yang terbentuk pada fase reproduktif. Jamur yang telah jelas menunjukkan tingkat seksualnya disebut jamur sempurna (fungi perfekti) sedangkan jamur yang belum jelas tingkat seksualnya disebut jamur tidak sempurna (fungi imperfekti).

Cara Hidup Jamur Basidiomycota

Pada umumnya, Basidiomycota hidup sebagai saproba (pengurai) sisa-sisa organisme yang sudah mati. Basidiomycota hidup di tanah yang mengandung sampah organik, di batang kayu yang mati, atau di tumpukan jerami.
Dibandingkan dengan jenis jamur lainnya, Basidiomycota merupakan pengurai polimer lignin kompleks terbaik. Lignin merupakan komponen penyusun kayu. Basidiomycota juga dapat hidup bersimbiosis mutualisme dengan akar tumbuhan dengan membentuk mikoriza, namun ada pula yang hidup parasit pada organisme lainnya.

Contoh Basidiomycota:

  • Volvariella volvacea (jamur merang), enak dimakan.
  • Auricularia politricha (jamur kuping), enak dimakan.
  • Amanita caesarina, enak dimakan.
  • Amanita verma, beracun.
  • Ganoderma applanatum (jamur kayu).
  • Puccinia graminis, parasit pada Gramineae.
  • Puccinia arachidis, parasit pada tanaman kacang tanah.
  • Phakospora pachyrhizi, parasit pada tanaman kedelai.

Struktur Tubuh Jamur Basidiomycota

Salah satu ciri ciri basidiomycota adalah memiliki basidium. Klasifikasi jamur basidiomycota mudah dikenali karena ciri ciri basidiomycota yang tampak jelas di permukaan tanah.

basidiomycota

Struktur tubuh jamur basidiomycota bermacam macam bentuknya. Ada yang seperti payung, papan dan bola. Contoh filum basidiomycota adalah jamur merang (Volvariella volvacea) denagan tubuh yang berbentuk payung.

Struktur jamur basidiomycota secara umum dibagi menjadi enam bagian, yaitu :

  • Tubuh jamur atau stipe adalah macam miselium yang tumbuh dan tegak.
  • Tudung atau pileus adalah bagian yang ditopang oleh stipe. Pada saat muda pileus dibungkus oleh selaput yang dinamakan velum universale dan akan pecah ketika menjelang dewasa. 
  • Volva adalah sisa pembungkus yang berada di dasar tangkai.
  • Bilah atau lamella adalah bagian bawah tudung yang berbentuk helaian dan tersusun atas lembaran-lembaran.
  • Annulus adalah yang posisinya melingkari batang dan berbentuk cincin.
  • Gill adalah bagian bawah tudung yang berupa bilah-bilah, berbentuk lembaran seperti insang tempat basidium menghasilkan basidiospora sebagai alat reproduksi jamur secara generatif.

Basidiokarp (tubuh jamur) terdiri atas jalinan hifa bersekat dan dikariotik (setiap sel inti berpasangan). Ketika pembentukan basidiospora, ujung-ujung hifa menggembung membentuk basidium yang di dalamnya terjadi peleburan dua inti haploid menjadi satu inti diploid. Disusul dengan pembelahan mitosis yang menghasilkan empat inti haploid.

Basidium kemudian membentuk empat tonjolan (sterigmata) yang berisi protoplasma dan keempat inti haploid mengisi masing-masing tonjolan. Selanjutnya akan terbentuk empat basidiospora haploid.

Reproduksi Basidiomycotina

Reproduksi dapat dilakukan secara vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual).

a. Aseksual

Dengan membentuk spora vegetatif berupa konidia atau dengan fragmentasi.

b. Seksual

  1. Spora berinti haploid+ dan haploid– tumbuh menjadi hifa+ dan hifa–.
  2. Hifa+ dan hifa– akan melebur menjadi hifa dikariotik (2 inti).
  3. Hifa dikariotik tumbuh menjadi miselium dan akhirnya membentuk tubuh buah (basidiokarp).
  4. Ujung-ujung hifa pada basidiokarp menggelembung (disebut basidium) dan dua inti haploid menjadi satu inti diploid.
  5. Inti diploid membelah secara meiosis menjadi 4 inti haploid. Basidium membentuk 4 tonjolan dan masing-masing tonjolan diisi 1 inti haploid yang akan berkembang menjadi spora disebut basidiospora.
  6. Basidiospora yang sudah masak akan terlepas dari basidium dan jika jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi hifa.

Pengertian Basidiomycota

Istilah “basidiomycota” berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata basidium yaitu suatu tahapan diploid dalam daur hidup Basidiomycota yang berbentuk seperti gada. Pada umumnya jamur ini merupakan saproba yang penting. Aktivitasnya adalah menguraikan polimer lignin pada kayu dan berbagai bagian tumbuhan yang lain.
Divisi Basidiomycota sering disebut juga sebagai the club fungi atau yang sering disebut jamur pada umumnya (cendawan atau mushrooms). Jamur ini bereproduksi secara seksual dengan membentuk basidia yang kemudian menghasilkan basidiospora di dalam tubuh buah yang disebut basidioma atau basidiokarp.