Perilaku Istri Durhaka Kepada Suaminya

Allah akan melaknat perempuan yang durhaka kepada-Nya, berbuat tidak baik kepada suaminya serta sering menyakitinya. Bila perempuan berbuat seperti itu, maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka.

Diriwayatkan dari Abu Dzar bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Perempuan manapun yang berkata kepada suaminya, ‘Semoga engkau dilaknat Allah.’ sedang dia berbuat dzalim, maka Allah akan melaknatnya, dari atas langit yang berjumlah tujuh dan segala sesuatu yang diciptakan Allah juga melaknatnya kecuali manusia dan jin.”

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Auf, bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Perempuan manapun yang memasukkan kesusahan di hati suaminya mengenai urusan nafkah, atau membebaninya sesuatu yang di luar kemampuannya maka Allah tidak akan menerima pengabdian dan keadilannya.”

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Seandainya semua yang ada di permukaan bumi ini berubah menjadi emas dan perak dan seorang perempuan membawanya ke dalam rumah suaminya. Kemudian dia membanggakannya pada suatu hari dengan ucapannya, “Siapakah engkau ini? Semua harta itu milikku dan engkau tidak memiliki harta sedikitpun” Maka Allah menghapus amalnya walaupun banyak sekali.”

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah bersabda, “Perempuan manapun yang keluar dari rumah suaminya dengan tanpa ijinnya, maka dilaknat oleh segala sesuatu yang matahari dan bulan terbit menyinarinya sehingga dia kembali lagi ke rumah suaminya.”

Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Seorang perempuan, apabila dia keluar dari pintu rumahnya dengan berhias dan memakai wangi-wangian, sedang suaminya ridha dengan hal itu, maka dibangunlah untuk suaminya itu sebuah rumah di neraka dengan setiap langkah.”

Diriwayatkan dari Thalhah bin Abdillah, dia berkata bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah  bersabda, “Perempuan manapun cemberut di depan suaminya lalu membuat susah suaminya itu, maka dia mendapat kemurkaan Allah sehingga dia tertawa di depan suaminya dan membuat kegembiraan.”

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Apabila seorang laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya dan istri itu menolak. Akhirnya saminya semalaman jengkel kepadanya. Maka para malaikat mengutuknya sampai pagi.”

 

Bahaya berbuat durhaka kepada suami

Seorang istri haruslah taat dan tidak berbuat durhaka kepada suaminya. Hal ini adalah sebuah perwujudan dari seorang istri shalih, karena istri shalihah merupakan perhiasan terindah.

Bila seorang istri berbuat durhaka kepada suami, maka dirinya akan dilaknat oleh Allah, dan Allah tidak akan memberinya ampunan sebelum dia dimaafkan oleh suaminya.

Diriwayatkan dari Salman Al Farisi bahwa Fathimah menghadap Rasulullah. Ketika dia memandang beliau kedua matanya mencucurkan air mata dan berubahlah rona mukanya. Bersabdalah Rasulullah, “Mengapa engkau, hai putriku?” Fathimah menjawab, “Ya Rasulullah, telah terjadi senda gurau antara aku dengan Ali tadi malam. Ada sebuah kata yang meluncur dari mulutku yang menimulkan dia marah. Setalah aku mengetahui bahwa Ali marah, menyesallah aku dan bersedih hati. Aku berkata kepadanya, ‘Duhai kekasihku, ridhalah engkau kepadaku?’

Kemudian Ali mengelilinginya sampai tujuh puluh dua kali agar dia menjadi ridha kepadaku dan dia malah tertawa di depanku dengan kelegaan hati. Tetapi aku tetap takut pada Tuhanku.”

Rasulullah kemudian bersabda, “Hai puteriku, demi Tuhan yang telah mengurusku dengan haq sebagai Nabi. Jika engkau mati sebelum engkau membuat ridha Ali tentu aku tidak mengerjakan shalat atas jenazahmu.” Kemudian beliau bersabda, “Hai puteriku, tidakkah engkau mengetahui bahwa ridha suami adalah ridha Allah dan kemarahan suami adalah juga kemurkaan Allah. hai puteriku, perempuan manapun yang beribadah dengan sebuah ibadah seperti ibadah Maryam puteri Imran, kemudian suaminya tidak ridha kepadanya maka Allah tidak akan menerimanya. Hai puteriku, yang paling utama di antara amal kaum perempuan adalah taat kepada suaminya. Sesudah itu tidak ada amal yang lebih utama bagi mereka daripada bertenun. Hai puteriku, duduk satu jam untuk menenun adalah lebih baik bagi mereka daripada ibadah satu tahun, dan ditulis untuk mereka dengan setiap jenis pakaian dari tenunannya pahala orang mati syahid. Hai puteriku, seorang perempuan apabila menenun sehingga dapat memberi pakaian suaminya dan anak-anaknya wajiblah masuk surga baginya, dan Allah akan memberinya dengan setiap baju kurung dari pakaiannya sebuah kota di surga.”