Soal Essay dan Pilihan Ganda Tentang Ilmu Beserta Jawaban

Hai kawan-kawan, berikut ini akan disajikan contoh soal LKS Pilihan Ganda dan Essay PAI (Pendidikan Agama Islam), kelas X Semester I beserta jawabannya, untuk siswa SMA/SMK/MA/MAK/Sederajat. Semoga Soal Essay dan Pilihan Ganda Tentang Ilmu Beserta Jawaban ini bermanfaat banyak.

Soal Pilihan Ganda dan Jawaban tentang Ilmu

Soal No. 1). Orang yang berjuang di bidang ilmu pengetahuan dalam agama Islam disamakan dengan ….
a. orang yang beribadah
b. orang yang berdzikir
c. orang yang belajar
d. orang yang berjihad di medan perang
e. orang yang berijtihad

Jawaban: d.

Soal No. 2). Perintah Untuk menuntut Ilmu Tersurat dalam…
a. Q.S Al-Baqarah, 2:122
b. Q.S Ali ‘Imaran, 3:122
c. Q.S Al-Maidah, 5:122
d. Q.S AT-Taubah, 9:122
e. Q.S AT-Taubah, 9:222

Jawaban: d

Soal No. 3). Kewajiban menuntut ilmu pengetahuan yang di tekankan di sisi Allah adalah dalam bidang ….
a. ilmu agama
b. ilmu biologi
c. ilmu sosial
d. ilmu akhlak
e. ilmu matematika

Jawaban: a

Soal No. 4). Menuntut ilmu bagi seorang muslim hukumnya ….
a. makruh
b. wajib
c. mubah
d. haram
e. sunnah

Jawaban: b

Soal No. 5). Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu…
a. Tentang ketuhanan
b. Yang banyak dipelajari
c. Yang diamalkan dan disampaikan kepada orang lain
d. Ekonomi
e. Metafisika

Jawaban: c

Soal No. 6). Ilmu yang diharamkan untuk dipelajari, yaitu ilmu…
a. Matematika
b. Biologi
c. Fisika
d. Filsafat
e. Sihir

Jawaban: e

Soal No. 7). Kunci utama keberhasilan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat adalah ….
a. harta
b. pangkat
c. kekuasaan
d. ilmu
e. kekayaan

Jawaban: d

Soal No. 8). Selama seseorang menuntut ilmu, maka ia berada dalam ….
a. jalan Allah
b. ridha Allah
c. murka Allah
d. sisi Allah
e. ampunan Allah

Jawaban: b

Soal No. 9). Orang berilmu menjadi tinggi derajatnya dengan memanfaatkan ilmunya untuk ….
a. kebaikan
b. kekuatan
c. kejayaan
d. kekuasaan
e. kehebatan

Jawaban: a

Soal No. 10). Menuntut ilmu hendaknya dengan niat ….
a. mencari ridha Allah
b. menambah pengetahuan
c. mengejar kekuasaan
d. mendapat kemuliaan
e. mencari kesenangan

Jawaban: a

Soal No. 11). Orang yang tidak menuntut ilmu maka akan mendapat ….
a. pahala
b. dosa
c. kebodohan
d. kepandaian
e. kemaksiatan

Jawaban: c

Soal No. 12). Hal utama dalam kehidupanini adalah iman dan pendampingnya adalah ….
a. kekuataan
b. kesehatan
c. kekuasaan
d. amal
e. ilmu

Jawaban: e

Soal No. 13). Para murid akan meendapat ilmu yang bermanfaat apabila ….
a. merasa takut pada gurunya
b. menghormati ilmu dn memuliakan gurunya
c. mengikuti semua perilaku gurunya
d. menghargai ilmu
e. menaati semua perintah gurunya

Jawaban: b

Soal No. 14). Keutamaan yang digambarkan nabi bagi orang yang suka mencari ilmu dibandingkan dengan orang yang ahli beribadah adalah seperti keutamaan…
a. Bulan di atas bintang-bintang
b. Bintang-bintang diatas awan
c. Air atas angin
d. Bumi atas langit
e. Bumi atas bulan

Jawaban: b

Soal No. 15). Para nabi tidaklah mewariskan harta, tetapi mewariskan ….
a. Kekuatan
b. Kejayaan
c. Ilmu
d. Persaudaraan
e. Kekayaan

Jawaban: C

Soal Essay dan Jawaban Tentang Ilmu

Soal No. 1). Sebutkan tokoh-tokoh penting yang berpengaruh atas lahirnya beberapa disiplin ilmu?

Jawaban:

  • Al Farghani yang mengarang ringkasan ilmu Astronomi.
  • Jabir ibn hayyan ahli kimia.
  • Abu Raihan Muhammad al Biruni ahli fisika.
  • Ibnu Rusyd ahli filsafat, sosiologi, antropologi, hukum dan sejarah.

Soal No. 2). Mengapa manusia wajib menuntut ilmu?

Jawaban:
Perintah dari Allah yang terdapat dalam surah ar-Rahman/55: 33 dan surah al-Mujadalah/58:11

Soal No. 3). Jelaskan makna yang terkandung dalam surah At Taubah ayat 122?

Jawaban:
Dalam surah At Taubah ayat 122 menyatakan betapa pentingnya memperdalam ilmu dan menyebarluaskan informasi yang benar.

Soal No. 4). Apakah yang harus dilakukan untuk menumbuhkan semangat menuntut ilmu?

Jawaban:
Untuk menumbuhkan semangat semangat ilmu hendaknya bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

Soal No. 5). Bagaimana cara mencari ilmu supaya berhasil?

Jawaban:
Perlu adanya semangat juang, harus dekat, akrab, dan hormat kepada guru agar ilmunya berkah dan memerlukan waktu yang lama. (jawaban bisa dikembangkan).

Soal No. 6). Mengapa orang yang berilmu harus pula beriman?

Jawaban:
Orang yang beriman dan berilmu tingkatannya lebih tinggi di banding orang yang tidak berilmu.

Soal No. 7). Mengapa manusia harus berilmu untuk melangsungkan hidupnya?

Jawaban:
Karena akan dihormati oleh orang lain, diberi kepercayaan untuk mengendalikan atau mengelola apa saja yang terjadi dalam kehidupan ini.

Soal No. 8). Jelaskan perbedaan orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu!

Jawaban:
Orang yang berilmu memiliki ilmu pengetahuan luas akan dihormati oleh orang lain, diberi kepercayaan untuk mengendalikan atau mengelola apa saja yang terjadi dalam kehidupan ini sedangkan orang yang tidak berilmu adalah orang yang tidak berilmu akan lemah dan tersesat.

Soal No. 9). Sebutkan keutamaan menuntut Ilmu?

Jawaban:

  • Malaikat akan meletakan sayapnya untuk para pencari ilmu.
  • Seluruh penghuni langit dan bumi akan berdoa untuk meminta ampunan
  • Orang yang berilmu/ilmuan adalah pewaris para nabi

Soal No. 10). Mengapa Ilmu Sihir Haram dipelajari?

Jawaban:
Allah mengampuni semua dosa hambanya, Kecuali Dosa (Sihir), maka dari itu sangat di haramkan untuk mempelajari ilmu sihir.

Hukum Menuntut Ilmu

Rasulullah SAW telah bersabda, “Menuntut ilmu adalah fardhu bagi setiap muslim.” (HR Ibnu Majah)

Maksudnya adalah ilmu yang dibebankan kepada hamba yang berakal sehat dan baligh untuk mengerjakannya. Jadi, hukum menuntut ilmu itu wajib ‘ain bagi setiap individu muslim yang telah mukallaf.

Rasulullah juga bersabda, “Barang siapa melintasi jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah memudahkannya jalan menuju surga.” (HR Imam Turmudzi dari Abu Hurairah)

Maksudnya ilmu syari’at atau ilmu-ilmu yang menunjang ilmu syariat. Maka di dunia ini Allah akan menolongnya untuk melaksanakan amal saleh dengan mudah. Atau di akhirat kelak Allah akan memudahkannya masuk surga tanpa kesulitan atau kepayahan dengan selamat.

Menurut Syeikh Muhyidin bin Al ‘Arabi bahwa “dhahirku untuk batinku,” yakni ilmu syariat itu untuk melengkapi ilmu batin. Karena setiap hakikat tanpa syari’at adalah kosong, dikarenakan ia telanjang dari cabang-cabang syariat.  Beliau juga berkata “batinku untuk dhahirku,” yakni setiap syari’at tanpa hakikat adalah batil. Sebab hakikat merupakan pokoknya, dan di atas hakikat didirikan cabang-cabang syariat.

Ulama ahli dhahir mengatakan “kami cukup pada tingkatan orang awam,” sebagaimana firman Allah dalam surat An Nisaa ayat 31, “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil), dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

Ulama ahli batin juga mengatakan, “Bagaimana kamu menjauhi dosa-dosa besar yang nampak, sedangkan kamu tidak menjauhi dosa-dosa besar yang samar, seperti takabur, ujub, dan riya’ dan yang serupa dengan itu?”

Hanya dengan pertolongan Allah lah kita dapat melaksanakan amal-amal kebaikan dan meninggalkan segala larangan.

Bagaimanakah kelakuan orang berilmu yang suka terhadap kemegahan dunia

Diriwayatkan bahwa Syeikh Mu’adz ar Razi rahimahullah pernah melihat seorang faqih (orang yang mengerti ilmu fiqih) yang senang terhadap kemewahan dunia. Kemudian beliau berkata, “Hai orang yang mempunyai ilmu dan sunah (ilmu hadist Nabi saw), gedung-gedung kamu yang megah itu adalah qaishar, dinisbatkan ke kerajaan qaishar yaitu kerajaan Rum. Sedangkan rumah-rumah kamu adalah Kisra, yaitu dinisbatkan ke kerajaan Kisra, yaitu Farsi.

Tempat tinggal kamu semua dinisbatkan ke Qarun, yaitu kaum Nabi Musa a.s. Pintu-pintu kamu semua adalah sebangsa Thalut (kaum raja Thalut) yang merupakan seorang raja. Dan pintu-pintu rumahnya kaum raja Thalut tinggi-tinggi. Pakaian-pakaian kamu semua adalah sebangsa Jalut (raja Jalut) yang dibunuh oleh Nabi Daud a.s. Serta madzhab kamu adalah setan (jalan kamu dalam bidang agama).

Macam-macam perabotan kamu adalah seperti Marwan, yaitu dinisbatkan kepada Marwan al Hakim, yang merupakan raja Syam, yaitu dari anak cucunya Marwan. Sedangkan wilayah yang kamu kuasai adalah seperti Firaun.

Qadhi atau penghulu kamu adalah yang sering cepat-cepat dalam mengambil keputusan dan tanpa pemikiran yang matang serta sering menerima sogokan. Risywah itu adalah perkara yang diberikan oleh seseorang kepada hakim, agar dia memenangkan dalam suatu perkara, atau perkara yang diinginkan oleh orang tersebut. Dan para penghulunya adalah yang sering menyeleweng serta khianat dan sering menerima harta sogokan.

Imam kamu adalah yang jahiliyah/orang yang bodoh. Maka dimanakah sifat-sifat Nabi Muhammad?”

Keutamaan berpuasa dan shalat sunah malam hari (tahajud)

Menurut para ulama (Ki Sya’ir), “Hai orang-orang yang munajat kepada Allah dengan berbagai macam omongan, dan yang mencari tempat tingga keselamatan. Dan yang mengakhir-akhirkan taubat dalam suatu tahun ke tahun berikutnya. Dan aku tidak melihatmu sebagai yang inshaf. Apabila kamu menggunakan hari-harimu untuk puasa dan malam harinya untuk beribadah shalat sunah. Serta meringkas kamu dari yang sedikit dari air dan makanan, maka terbukti kamu adalah orang yang mendapatkan tempat mulya, dan karamah yang agung dari Allah, serta ridha dari Allah yang mempunyai sifat keagungan dan kemulyaan.”

Dalam nadham bahar thawil, Ki Syair berkata bahwa yang menemani seseorang di dalam kubur adalah amal kebaikan, serta jangan disibukkan oleh perkara yang tidak diridhai oleh Allah swt. Harus ingat, bahwa manusia tingga di alam dunia itu hanya sementara atau seperti tamu, dan suatu saat pasti akan pergi (mati).

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad kar,angan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar

Inilah Keutamaan Muslim, Orang Berilmu dan Zuhud

Rasulullah saw bersabda:

Tidak terbukti seorang ‘abdi di langit maupun di bumi jadi mu’min, sehingga dia terbukti menjadi ‘abdi yang menyayangi (menyayangi orang-orang). Dan tidak terbukti si ‘abdi orang yang menyayangi, hingga dia itu muslim (yang nurut). Dan tidak terbukti si ‘abdi muslim, hingga orang-orang selamat dari tangannya dan lisannya, maksudnya dia tidak berbuat buruk kepada orang lain dengan tangannya dan lisannya. Dan tidak terbukti si ‘abdi jadi muslim, hingga terbukti dia adalah orang ‘alim/berilmu. Dan tidak terbukti si ‘abdi jadi orang ‘alim, hingga terbukti dia mengamalkan ilmunya, sehingga terbukti dia adalah orang zuhud. Dan yang disebut zuhud adalah meninggalkan kesenangan dunia karena untuk kesenangan di akhirat. Dan tidak terbukti si’ abdi orang zuhud, hingga dia terbukti orang yang wara’ (apik). Dan yang disebut wara’ adalah tetap melakukan amal-amal kebaikan.

Menurut Syeikh Yahya bin Mu’adz ar Razi, bahwa bagaimana akan terbukti seseorang zuhud apabila dia tidak wara’. Maka harus wara’ dari perkara yang tidak ada perkara tersebut, kemudian zuhud dari perkara yang dimiliki.

Dan tidak terbukti orang itu wara’, hingga terbukti dia adalah orang yang tawadhu.

Menurut Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw sering menengok orang yang sakit, sering mengantarkan mayat ke pekuburan, dan sering menunggangi himar, dan menghadiri panggilan ‘abdi.

Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja orang yang terbukti bagus rupa dan dari turunan yang mulia, serta tawadhu’, maka terbukti dia adalah setengah dari yang bersih dari golongan ahlillaah (kekasih Allah) di hari kiamat.” HR Imam Abu Nu’aim

Tidak terbukti si ‘abdi orang yang tawadhu’ hingga dia mengetahui terhadap dirinya sendiri.

Kita jangan tertipu dengan kesehatan badan kita, karena umur itu akan diperhitungkan, artinya kita akan mati. Kita seperti tanaman yang hijau, yang tetap ada bahaya yang mengancam (hama). Apabila kita selamat darinya (bahaya), maka kita termasuk golongan yang sempurna.

Serta tidak terbukti si ‘abdi itu yang mengetahui (‘arif) terhadap dirinya, hingga terbukti dia adalah yang ‘aqil/yang mengerti dalam ngomongnya.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad kar,angan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar

Ilmu adalah warisan terbaik

Menurut Sayyidina ‘Ali radhiyallaahu ‘anhu wakarrama wajhahu, bahwa ilmu itu adalah warisan terbaik.

Rasulullah saw bersabda: “Kalian semua harus memulyakan ulama, karena sebenar-benarnya ulama itu adalah ahli waris para nabi. Siapa saja yang memulyakan ulama, maka orang itu berarti benar-benar memulyakan Allah, dan kepada Rasul-Nya.” HR Thabrani

Keutamaan adab, taqwa, amal shalih, dan qanaah

Adab merupakan perbuatan atau pekerjaan yang paling baik, sedangkan takwa adalah bekal terbaik untuk di akhirat.

Asalnya takwa adalah menjaga dari perbuatan syirik/menduakan Allah, setelah itu menjaga diri dari berbuat maksiyat dan berbagai macam keburukan, kemudian setelah itu menjaga diri dari berbagai macam perkara syubhat, setelah itu lalu meninggalkan perkara yang berlebihan.

Ibadah adalah puncaknya mengagungkan Allah, itu merupakan harta yang paling bagus.

Yang paling bagus untuk menuntun ke surga adalah amal shalih, dan yang paling bagus untuk menemani adalah kelakuan yang bagus bagi yang memilikinya.baik di dunia maupun di akhirat.

Sedangkan hilmi adalah rintih dalam berbagai perkara. Dan tingkah yang bagus adalah pepatah yang paling baik, maksudnya yang menolong dalam mengurus perkara-perkara.

Qanaah atau ridha terhadap pembagian dari Allah merupakan kekayaan terbaik. Menurut Allah swt, “Siapa saja yang beramal shalih dari laki-laki maupun perempuan, dan mereka adalah yang beriman, maka yakin Aku Yang Agung akan menghidupkan kepada orang tersebut dengan keidupan yang bagus.”

Sebagian besar ahli tafsir mengatakan bahwa hidup bagus di dunia adalah qanaah, dan taufiq untuk tha’at dan dalam tha’at adalan pertolongan yang paling bagus berbagai macam perkara. Dan mati adalah pelajaran adab yang paling bagus, artinya yang mengajari berbagai kebaikan akhlaq.

 

Sumber: Kitab Nashaihul ‘ibaad kar,angan Syeikh Muhammad Nawawi bin ‘umar