Sistem saraf manusia, fungsi, bagian atau komponen


Jika kita bandingkan tubuh manusia dengan mobil, otak kita akan seperti apa mesin kendaraan tersebut. Secara umum, otak (termasuk otak) mengatur setiap proses fisiologis kita. Ini mengatur aktivitas otot (sukarela dan tidak sadar), pernapasan, produksi hormon (hipotalamus), pusat motorik dan sensorik utama terletak di otak manusia. Sistem lain yang membentuk manusia penting dan esensial untuk fungsinya, tetapi otak adalah mesin kita, yang mengoordinasikan segalanya. Pada artikel ini kita akan membahas sistem saraf manusia .

Apa itu sistem saraf?

Sistem saraf adalah salah satu sistem organik paling kompleks yang ada. Ia bekerja bersama dengan sistem endokrin untuk mengontrol banyak fungsi tubuh. Keduanya memiliki bentuk komunikasi kimiawi dengan jaringan lain, dengan organ target, dan seringkali saling melengkapi. Misalnya, sistem saraf umumnya memberikan respons yang relatif cepat tetapi singkat terhadap rangsangan dengan memodifikasi sementara aktivitas sistem lain. Meskipun responsnya mungkin muncul dengan cepat, efeknya hilang dengan cepat ketika aktivitas saraf berhenti. Sebaliknya, respons endokrin lebih lambat, tetapi bertahan lebih lama, bahkan berhari-hari atau bertahun-tahun. Komponennya meliputi otak, sumsum tulang belakang, organ indera seperti mata dan telinga, serta saraf yang menghubungkan organ-organ tersebut dan menghubungkan sistem saraf dengan sistem lainnya.

Sebelum mempelajari sistem saraf, perlu diketahui perbedaan antara otak dan otak. Otak dikenal sebagai konsentrasi jaringan saraf yang mengontrol fungsi saraf (neuron), yaitu bagian anterior terbesar (dalam tengkorak manusia) dari sistem saraf pusat. Sedangkan otak adalah bagian besar dari otak, yang merupakan pusat pembelajaran dan fungsi fisiologis dan tubuh manusia. Jadi, otak adalah bagian dari otak, dan bukan sebaliknya. Banyak penulis dari berbagai bibliografi yang menimbulkan kebingungan dengan hanya menyebut otak sebagai jaringan utama, padahal hanya sebagian besar dari jaringan itu.

Sistem saraf mencakup semua jaringan saraf organisme, dibagi menjadi dua bagian utama: sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

Sistem saraf pusat (SSP): terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang [...]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *