Belalang, serangga pelompat kecil

Cristóbal Alvarado Minic/CC BY 2.0
Belalang, invertebrata artropoda

Belalang adalah kelompok hewan invertebrata yang termasuk dalam ordo Orthoptera (Orthoptera) yang termasuk dalam kelas Serangga (Insekta) dan Arthropoda tepi (Arthropoda). Belalang berbeda dari Orthopteran lain karena mereka memiliki antena depan yang jauh lebih pendek dan fakta bahwa persendian mereka terdiri dari segmen yang lebih sedikit. Secara khusus, dalam artikel ini kita berbicara tentang belalang yang tergabung dalam kelompok Celíferas (Caelifera).

Fitur dan deskripsi

Tubuh belalang dibagi menjadi tiga bagian yang jelas dibedakan: kepala, dada, dan perut. Kepala biasanya relatif besar, bentuknya kira-kira melingkar, dan dengan banyak ruang untuk bergerak. Ada alat pengunyahnya yang cukup bertenaga. Ia juga memiliki mata majemuk dan antena seperti benang.

Toraks terdiri dari tiga segmen (prothorax, mesothorax, dan metathorax), meskipun dua yang terakhir melekat satu sama lain dan ke perut. Tiga pasang kaki khas serangga muncul dari toraks. Ciri khas belalang yang sangat aneh adalah kemampuannya melompat sangat jauh mengingat ukurannya. Itu karena kaki belakangnya, yang sangat panjang dan kuat dibandingkan bagian tubuhnya yang lain. Mereka memiliki dua pasang sayap, meskipun sayap belakangnya jauh lebih besar dan lebih mudah dilihat.

Perut belalang biasanya sangat memanjang, berbentuk silinder dan terdiri dari berbagai segmen. Di antara dua segmen posterior terdapat organ reproduksi hewan-hewan ini.

Anatomi internal mirip dengan serangga lainnya. Sistem pencernaannya terdiri dari saluran yang mengalir melalui tubuh hewan dari mulut ke anus. Beberapa daerah tabung diperlebar dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan.

Pernapasan belalang terjadi melalui trakea, tabung kosong yang menghubungkan bagian luar dengan organ dalam hewan. Sirkulasi terbuka dengan cairan yang dikenal sebagai hemolymph yang menempati seluruh rongga serangga.

Sistem saraf memiliki otak yang terletak di kepala, dan rantai saraf yang terletak di daerah perut. Rantai ini dibentuk oleh saraf yang menghubungkan pasangan ganglia berturut-turut yang sesuai dengan masing-masing segmen hewan [...]

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *