5 Perbedaan Sikap Pria dan Wanita dalam Shalat

Isi

Shalat merujuk kepada ibadah pemeluk agama Islam. Menurut syariat Islam, praktik salat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Nabi Muhammad sebagai figur pengejawantah perintah Allah. Umat muslim diperintahkan untuk mendirikan salat karena menurut Surah Al-‘Ankabut dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Secara bahasa salat berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti, doa. Sedangkan, menurut istilah, salat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Sikap laki-laki dalam salat

  1. Merenggangkan dua siku tangganya dari kedua lambungnya waktu rukuk dan sujud.
  2. Waktu rukuk dan sujud mengangkat perutnya dari dua pahanya.
  3. Menyaringkan suaranya/bacaannya pada shalat jahr.
  4. Bila memberitahu sesuatu kepad imam maka membaca tasbih, yakni membaca “subhanallah”.
  5. Aurat laki-laki dalam shalat adalah anggota badan antara pusat dan lutut.

Sikap wanita dalam salat

  1. Merapatkan satu anggota kepada anggota lainnya.
  2. Meletakkan perutnya pada dua tangan/sikunya ketka sujud.
  3. Merendahkan suaranya/bacaannya dihadapan laki-laki lain, yakni yang bukan muhrimnya.
  4. Bila memberitahu sesuatu kepada imam dengan bertepuk tangan, yakni tangan yang kanan dipukulkan pada punggung telapak tangan kiri.
  5. Aurat wanita dalam shalat adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua belah telapak tangan.