Soal pilihan ganda pengantar ilmu sosiologi, jawaban dan pembahasan

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku sosial antara individu dengan individu, individu dengan kolompok, dan kelompok dengan kelompok, berikut ini akan disajikan Soal pilihan ganda pengantar ilmu sosiologi, jawaban dan pembahasan. Mudah-mudahan Soal pilihan ganda pengantar ilmu sosiologi, jawaban dan pembahasan ini bermanfaat banyak.

Soal No. 1) Seorang peneliti meneliti upacara adat Minangkabau, ia berada dan ikut dalam prosesi acara tersebut sehingga data yang diperoleh lebih akurat, hal itu menunjukkan
contoh pengumpulan data dengan cara ….
a. Studi kepustakaan
b. Angket/kues ioner
c. Observasi partisipasi
d. Wawancara
e. Dokumentasi
Jawaban: C

Pembahasan:
Teknik observasi merupakan metode mengumpulkan data dengan mengamati langsung di lapangan. Proses ini berlangsung dengan pengamatan yang meliputi melihat, merekam, menghitung, mengukur, dan mencatat kejadian.
Jadi, contoh pengumpulan data. tersebut dengan cara observasi.

Soal No. 2) Berikut ini merupakan objek kajian sosiologi yaitu ….
a. masyarakat dan individu
b. manusia dan kepribadian
c. interaksi dan komunikasi
d. hukum dan HAM
e. integrasi sosial dan kesetaraan sosial
Jawaban : A

Pembahasan :
Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, interaksi masyarakat dan lingkungan sekitar yang terjadi. Sosiologi pada umumnya membahas interaksi individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Oleh karena itu, objek kajian sosiologi merupakan relasi antara individu dan masyarakat sebagai hal yang mempengaruhi kehidupan sosial.

Soal No. 3) Emile Durkheim merupakan tokoh sosiologi yang berasal dari Perancis. Sebagai salah satu peletak dasar sosiologi, ia mengatakan bahwa sosiologi mempelajari tentang….
a. tindakan sosial
b. realitas sosial
c. struktur sosial
d. imajinasi sosiologi
e. fakta sosial
Jawaban : E

Pembahasan :
Emile Durkheim mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial. Fakta sosial dapat diartikan sebagai cara bertindak, berfikir dan berperasaan berada di luar diri individu dan memiliki kekuatan yang memaksa. Sebagai contoh, dalam hidup bermasyarakat terdapat aturan-aturan yang wajib dipatuhi, seperti di keluarga, sekolah maupun di masyarakat.

Soal No. 4) Setelah penulisan laporan penelitian selesai, laporan tersebut dapat didiskusikan di dalam kelas. Di bawah ini adalah beberapa manfaat diskusi hasil penelitian, kecuali ….
a. Siswa berani untuk mengeluarkan pendapat
b. Tidak meramalkan kejadian-kejadian sosial yang terjadi pada masa depan.
c. Tidak memberikan ukuran yang jelas terhadap perilaku masyarakat.
d. Tidak melihat objek masyarakat sebagai sesuatu yang nyata dan apa adanya.
e. Tidak menilai apakah suatu fenomena sosial baik atau buruk
Jawaban: E

Pembahasan:
Sosiologi bersifat non-etis, artinya sosiologi tidak mencari baik atau buruk suatu fakta , tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analisis sehingga sosiologi tidak mempergunjingkan baik buruknya tingkah laku sosial masyarakat.

Soal No. 5) Sosiologi berguna dalam proses pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Berikut ini merupakan contoh fungsi sosiologi dalam pembangunan yaitu ….
a. melakukan penelitian tentang rancangan bangunan
b. melakukan pengumpulan data tentang kondisi geografis wilayah
c. memberikan keputusan yang tepat tentang kebijakan pemerintah dalam program pembangunan
d. memberikan data yang diperlukan untuk melakukan perencanaan sosial
e. melaksanakan reduksi data dari hasil penelitian
Jawaban : D

Pembahasan :
Salah satu fungsi atau kegunaan sosiologi, yaitu dalam hal pembangunan. Sosiologi berfungsi memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan. Keterlibatan sosiologi dalam pembangunan sangat dibutuhkan terutama berkaitan dengan penelitian, pengolahan data, dan perencanaan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan kegunaan sosiologi dalam pembangunan untuk memberikan data yang diperlukan sehingga sosiolog dapat melakukan perencanaan sosial yang dibutuhkan dalam pembangunan.

Soal No. 6) Bagian pokok (isi) dari laporan penelitian adalah ….
a. Pendahuluan, kesimpulan. kata pengantar, dan
b. Pendahuluan, latar belakang, dan kesimpulan
c. Kata pengantar, pendahuluan, landasan teori, kesimpulan, dan saran.
d. Pendahuluan, landasan teori, hasil penelitian, kesimpulan, dan saran.
e. Kata pengantar, pendahuluan, landasan teori, dan hasil penelitian.
Jawaban: D

Pembahasan:
Laporan penelitian merupakan uraiantentang hal-hal yang berkaitan dengan proses kegiatan penelitian yang berpedoman pada aturan penulisan laporan. Bagian pokok dari laporan penelitian, yaitu pendahuluan, landasan teori, hasil penelitian, kesimpulan, dan saran.

Soal No. 7) Masyarakat berbondong-bondong pindah ke kota-kota besar untuk mencari peluang kerja. Tentu saja hal ini menyebabkan berbagai masalah sosial pada kota-kota tujuan. Ditambah lagi, jika masyarakat yang pindah ke kota besar belum memiliki keterampilan yang mencukupi. Cara untuk mengatasi permasalahan pendatang di kota besar adalah….
a. mempercepat pembangunan dan menciptakan lapangan kerja di setiap daerah
b. kebanyakan penduduk desa bekerja di sektor pertanian
c. keberadaan pemukiman kumuh memang menjadi alternatif bagi pendatang yang belum mendapatkan tempat tinggal
d. urbanisasi dihilangkan agar tidak terjadi terjadi kepadatan penduduk
e. memberikan pendatang modal usaha dan tempat tinggal
Jawaban : A

Pembahasan :
Pertambahan jumlah penduduk pendatang akan terus meningkat seiring bertumbuhnya pembangunan yang ada. Fenomena ini akan semakin tidak terkendali jika pemerintah daerah tidak bijak dalam menyikapinya. Salah satu caranya adalah melakukan pembangunan yang merata dan menciptakan lapangan kerja di setiap daerah.

Soal No. 8) Ketika teman-temannya menggunakan bocoran kunci jawaban UN, Gusti memilih untuk tidak menggunakannya dan mengandalkan kemampuannya sendiri dalam menjawab soal. Sikap yang ditunjukkan oleh Gusti tersebut merupakan sikap yang sesuai dengan norma sosial. Dalam hal ini norma sosial berfungsi sebagai….
a. alat untuk menertibkan masyarakat
b. pengendalian tingkah laku
c. sistem kelola masyarakat
d. pandangan hidup
e. kebiasaan sehari-hari
Jawaban : B

Pembahasan
Fungsi norma sosial:
Mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat demi terciptanya keteraturan sosial.
Norma menjadi panduan, tatanan, dan pengendalian tingkah laku.
Norma juga menjadi kriteria bagi masyarakat untuk mendukung atau menolak perilaku seseorang.
Perilaku Gusti tersebut telah berdasar pada norma sosial. Dalam hal ini, norma yang berlaku berfungsi dalam mengendalikan tingkah laku Gusti untuk tidak menggunakan bocoran kunci jawaban UN.

Soal No. 9) Syaqila bekerja sebagai bartender pada malam hari. Akibat aktivitas kerjanya pada malam hari, masyarakat menganggap Sifa sebagai wanita nakal. Oleh karena masyarakat telah memberikan predikat wanita nakal, Sifa semakin tidak menghiraukan batas norma sosial. Faktor penyebab perilaku menyimpang yang dilakukan Sifa adalah ….
a. sosialisasi tidak sempurna
b. sub kebudayaan menyimpang
c. asosiasi diferensial
d. anomie
e. labelling
Jawaban : E

Pembahasan :
Perilaku menyimpamg berdasarkan pernyataan pada soal terjadi akibat adanya pemberian julukan atau labelling masyarakat. Labelling dapat mendorong terjadinya perilaku menyimpang karena anggota masyarakat yang mendapatkan labelling merasa kesulitan untuk memulihkan nama baik yang sudah tercemar. Akibatnya, dia terjerumus dalam tindakan menyimpang.

Soal No. 10) Kejahatan terselubung dan terencana yang dilakukan kelompok eksekutif baik di pemerintahan ataupun pengusaha yang merugikan negara merupakan contoh….
a. blue collar crime
b. corporate crime
c. white collar crime
d. victimless crime
e. organized crime
Jawaban : C

Pembahasan :
Kejahatan kerah putih (white collar crime) adalah suatu tindak kecurangan yang dilakukan oleh seseorang yang bekerja pada sektor pemerintahan atau sektor swasta, yang memiliki posisi dan wewenang yang dapat memengaruhi suatu kebijakan dan keputusan. Kejahatan kerah putih dilakukan karena seseorang memiliki akses untuk menyalahgunakan kekuasaan atau kewenangan. Seperti, tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *