15 Soal Essay dan Jawaban Perkembangan Islam Pada Masa Modern

Pada jaman modern ini islam berkembang dengan pesat, simak saja 15 Soal Essay dan Jawaban Perkembangan Islam Pada Masa Modern. Mudah-mudahan 15 Soal Essay dan Jawaban Perkembangan Islam Pada Masa Modern  ini memberikan manfaat yang banyak.

Soal No. 1). Sebutkan tokoh-tokoh pembaruan Islam!

Jawaban:
a. MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB Lahir di nejad (Arab Saudi) pada tahun 1115 H (1703 M) dan wafat di Daryah tahun 1206 H (1793M). Nama Lengkapnya adalah Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid bin Barid bin Muhammad bin al-Masyarif at-Tamimi al-Hambali an-Najdi.

b. IBNU SINA Ibnu Sina (980-1037) dikenal juga sebagai Avicenna di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter kelahiran Persia (sekarang sudah menjadi bagian Uzbekistan). Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia), dan meninggal pada bulan Juni 1037 di Hamadan, Persia (Iran)

c. JAMALUDDIN AL-AFGHANI Nama panjang beliau adalah Muhammad Jamaluddin Al Afghani, dilahirkan di Asadabad, Afghanistan pada tahun 1254 H/1838 M.

Soal No. 2). Jelaskan langkah-langkah yang dilakukan kerajaan Turki Usmani dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi!

Jawaban:

  • Membangun perpustakaan-perpustakaan besar yang terdiri dari berbagai referensi dan manuskrip terjemahan dari peradaban lain selain manuskrip asli dengan bantuan seorang cendikiawan Yunani, Georgios Amirutzes atas perintah Sultan Mehmet II pada abad ke 15.
  • Menyebarkan buku-buku terjemahan tersebut ke lembaga-lembaga pendidikan lokal, termasuk buku geografi Ptolomeus.
  • Membangun observatorium untuk kepentingan studi astronomi di tahun 1580 dan menerjemahkan buku astronomi karya Noel Duret ke bahasa Arab.

Soal No. 3). Jelaskan yang dimaksud dengan masa pembaruan Islam!

Jawaban:
Pembaharuan Islam adalah upaya-upaya untuk menyesuaikan paham keagamaan Islam dengan dengan perkembangan baru yang ditimbulkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Soal No. 4). Jelaskan latar belakang munculnya pembaruan Islam!

Jawaban:
Jamaluddin al-Afghani (1839-1897), Muhammad Abduh (1849-) dan Rasyid Ridla (1865-) adalah tokoh-tokoh utama dalam pembaharuan Islam. Pembaharuan itu muncul manakala umat islam sadar bahwa mereka telah jauh tertinggal dari bangsa Eropa (dalam hal ini diidentikkan dengan umat nasrani) dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kesadaran itu tumbuh saat masa senja imperium Ottoman di Turki. Seperti kita tahu Turki adalah pintu masuk menuju Eropa. Dengan demikian mereka paling tahu apa perkembangan yang tengah berlangsung di Eropa. Oleh sebab itu, latar belakang dari (kesadaran) pembaharuan tsb karena kontak langsung yang terjadi antara masyarakat muslim (Ottoman) dengan masyarakat Nasrani (Eropa). Sehingga menghasilkan hipotesis bahwa umat islam harus berbenah. Dan kalangan umat Islam yang progresif kala itu menganggap bahwa Islam tengah berada pada masa kegelapannya.

Soal No. 5). Apa saja pengaruh gerakan pembaruan Islam di Indonesia?

Jawaban:
Perkembangan yang terjadi pada kaum muslimin di berbagai negara membawa banyak pengaruh pada perkembangan Islam di Indonesia. Masuknya ide pembaruan di Indonesia melalui dua cara. Pertama, melalui masyarakat Arab, baik yang berdagang maupun yang ingin menetap. Kedua, melalui para jamaah haji dari Indonesia. Para pelopor gerakan pembaruan antara lain Syekh Ahmad Soorkati dengan organisasi Jamiatul Khairdan al-lrsyad.

Gerakan dan Organisasi Islam di Indonesia
– Muhammadiyah
– Nahdatul Ulama
– Al-lrsyad
– Persatuan Islam (Persis)

Soal No. 6). Apa latar belakang perkembangan Islam pada masa Modern?

Jawaban:
Pembaharuan dalam Islam muncul karena mempunyai tujuan yaitu untuk membawa umat Islam kepada kemajuan. Sebab pada periode pertengahan umat Islam pada masa modern ini, keadaan malah menjadi terbalik. Justru umat Islam yang ingin belajar dari Barat lantaran kemajuan bangsa Barat dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan peradabannya. Potret ”keluguan” sekaligus ketertinggalan umat muslim sebagai dimaksud jelas menyerukan bangkitnya kesadaran bahwa keadaan umat Islam sudah demikian tertinggal jauh di belakang peradaban Barat.

Soal No. 7). Sebutkan beberapa perilaku yang mencerminkan penghayatan sejarah perkembangan Islam masa modern!

Jawaban:
a. Mempertahankan kebiasaan lama yang baik, sekaligus mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik
b. Mempunyai motivasi untuk mempelajari Islam dari sumber aslinya, yaitu Alquran dan hadis
c. Meneruskan perjuangan yang telah dirintis oleh para ulama terdahulu yang terkenal dengan ulama salaf.
d. Menjauhkan diri dari segala sesuatu yang bertentangan dengan Alquran dan hadis
e. Berusaha memberantas paham yang bertentangan dengan Alquran dan hadis

Soal No. 8). Mengapa perkembangan ajaran Islam di Yunani tidak sepesat di negara-negara Eropa lainnya?

Jawaban:
perkembangan ajaran Islam di Yunani tidak sepesat di negara-negara Eropa lainnya karena kurangnya dukungan dan perhatian, baik dari pihak penguasa maupun dari umat Islam sendiri.

Soal No. 9). Kapan umat Islam Roma mengajukan permohonan untuk mendirikan sebuah pusat kebudayaan Islam kepada Vatikan?

Jawaban:
tahun 1973

Soal No. 10). Siapakah yang dikenal dengan sebutan kaum Padri yang menghembuskan ide pembaharauan Islam di Indonesia?

Jawaban:
Haji Miskin dan kawan-kawannya

Soal No. 11). Jelaskan pengaruh modernisasi Islam bagi perkembangan ekonomi di dunia!

Jawaban:
Daerah-daerah pesisir sering dikunjungi para pedagang Islam dari Arab, Parsi,dan Gujarat yang menerapkan konsep jual beli secara Islam. Juga adanya kewajiban membayar zakat atau amal jariyah yang lainnya, seperti sedekah, infak, waqaf, menyantuni yatim, piatu, fakir dan miskin. Hal itu membuat perekonomian umat Islam semakin berkembang.

Soal No. 12). Jelaskan nilai-nilai positif yang bisa diambil dari modernisasi Islam pada masa modern!

Jawaban:

  • Nilai Persatuan. Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai dasar untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat Islam yang selama ini terpecah-pecah karena perbedaan paham dan aliran.
  • Nilai Solidaritas. Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai ukhuwah Islamiah, yaitu persaudaraan berdasarkan rasa senasib seperjuangan untuk membela Islam dalam suka dan duka.
  • Nilai Pembaruan. Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai-nilai tajdid yang meliputi aspek agama yang bebas dari tahayul, bid’ah, dan kufarat.
  • Nilai Jihad. Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai perjuangan karena ingin menemukan kembali ajaran Islam yang penuh dengan dinamika perjuangan.
  • Nilai Kemerdekaan. Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai kemerdekaan, terutama kemerdekaan berpikir.

Soal No. 13). Sebutkan beberapa gagasan dari Jamaluddin Al-Afgani!

Jawaban:
Gagasan-gagasan Al-Afghani tentang Islam membuat dirinya dikenal sebagai tokoh pembaharu. Kesalahan umat Islam dalam memahami qadha dan qadhar menuutAl-Afghani, menjadi faktor yang ikut memundurkan umat Islam. Ia melihat umat Islam membuat kesalahpahaman dalam memaknai qadha dan qadhar, menurut Al-Afghani umat Islam dalam memaknai qadha dan qadhar ini yang membuat mereka tidak mau berusaha dengan sungguh-sungguh. Jamaluddin menyebutkan, qadha dan qadhar mengandung pengertian sebab musabab (kausalitas).

Soal No. 14). Apa saja upaya yang harus kita lakukan untuk mencapai kebangkitan Islam di masa modern sekarang?

Jawaban:
Zaman sekarang ini dudah mendekati akhir zaman begitu banyak perilsku2 yg tidak terpuji terjadi seperti pembunuhan dimana2, perzjnahan merajalela, manusia berlomba2 hidup mewah, akhlak manusia semakin buruk, dll

sikap kita sebagai seorang muslim
a. Selalu ingat kepada Allah
b. Perbanyaklah beribadah kepada Allah
c. Lakukan kegiatan yg positif
d. Perbanyaklah mengikuti majelis
e. Sering-eringlah beristihfar kepada Allah
f. Mencintai al quran
g. Mencari teman yang eslalu mengajak kita ke dalam hal-hal yang baik.

Soal No. 15). Dalam perkembangan Islam periode pertengahan ada yang dikenal dengan fase tiga kerjaan besar. Kerajaan apakah yang dimaksud?

Jawaban:
Tiga kerajaan besar yang dimaksud adalah kerajaan Usmani di Turki, Kerajaan Syafawi d Persia dan Kerajaan Mogul di India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *