Apakah Sifat, Manfaat dan Kegunaan Keton (Alkanon)

Keton memiliki beberapa sifat khusus, yaitu:

Sifat Fisika Keton

  • Bersifat polar karena adanya gugus karbonil
  • Lebih mudah menguap dibandingkan alkohol dan asam karboksilat
  • Titik didih keton relatif lebih tinggi daripada senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatif yang hampir sama. Misal titik didih propana adalah -44,5 °C sedangkan titik didih 2-propanon adalah 56,2 °C.
  • Larut dalam air. Homolog yang lebih tinggi kurang larut dalam air.
  • Banyak keton yang memiliki bau harum.

Sifat Kimia

  • Merupakan reduktor yang lebih lemah dari aldehid
  • Dapat menghasilkan alkohol sekunder

Tana Nama Keton

Secara umum, keton dinamakan dengan tatanama IUPAC dengan menggantikan sufiks -a pada alkana induk dengan -on. Untuk keton yang umumnya dijumpai, nama-nama tradisional digunakan, seperti pada aseton dan benzofenon, nama-nama ini dianggap sebagai nama IUPAC yang dipertahankan [1] walaupun beberapa buku kimia menggunakan nama propanon.

Okso adalah tatanama IUPAC resmi untuk gugus fungsi keton. Namun prefiks lainnya juga digunakan dalam berbeagai buku dan jurnal. Untuk senyawa-senyawa yang umum (terutama pada biokimia), keto atau okso adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan gugus fungsi keton (juga dikenal dengan nama alkanon). Okso juga merujuk pada atom oksigen tunggal yang berkoordinasi dengan logam transisi (okso logam).

Apa itu Keton

Keton adalah senyawa organik yang mempunyai ciri khas dengan gugus karbonil yang terikat oleh 2 atom karbon. Atom karbon yang diikat gugus karbonil dinamakan karbon α. Keton yaitu senyawa organik yang mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus R-CO-R’, dimana:

R : Alkil

-CO- : gugus fungsi keton (karbonil)

Keton merupakan senyawa organik yang diidentikkan dengan gugus karbonil yang terikat oleh 2 atom karbon. Atom karbon yang diikat gugus karbonil dinamakan karbon α. Atom hidrogen yang diikat karbon α dinamakan hidrogen α. Dengan katalis asam, keton bertautomeri keto-enol. Reaksi dengan basa, keton menghasilkan enolat. Gugus karbonil bersifat polar sehingga keton merupakan senyawa polar sehingga dapat larut dalam air. Hidrogen α dari keton lebih asam dari hidrogen pada alkana. Aseton, asetoasetat, dan β-hidroksibutirat adalah keton yang terdapat dalam karbohidrat, asam lemak, dan asam amino sehingga terdapat dalam tubuh manusia.

Pengertian Keton

Keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi. Keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas.  Keton merupakan senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain.

Keton adalah turunan alkana yang mempunyai gugus fungsi —CO. Keton (alkanon) mempunyai rumus yang sama dengan aldehida (alkanal) yaitu CnH2nO karena itulah aldehida dan keton masuk dalam isomer gugus fungsi. Keton dilambangkan dengan RCO atau R—CO ; dengan R adalah gugus alkil.

Reaksi-reaksi dari senyawa keton:

1. Oksidasi

Karena keton merupakan reduktor yang lebih lemah dibandingkan aldehid, maka zat-zat pengoksidasi lemah seperti reagen Tollens dan Fehling tidak dapat mengoksidasi keton. Prinsip ini dapat digunakan untuk membedakan keton dari aldehid. Adapun reaksi tersebut dapat ditulis sebagai:

Aldehid + reagen Tollens → cermin perak

Keton + reagen Tollens → tidak ada reaksi

Aldehid + reagen Fehling → endapan merah bata

Keton + reagen Fehling → tidak ada reaksi

2. Reduksi

Melalui reduksi, dari keton dapat dihasilkan alkohol sekunder. Reaksinya adalah:

R-CO-R’ + H2 → R-CHOH-R’

Struktur Keton

Keton merupakan senyawa organik yang mengandung unsur C, H, dan O dengan rumus R-CO-R’, dimana:
R        : Alkil
-CO- : gugus fungsi keton (karbonil)
Contoh :

Sudut yang dibentuk oleh gugus fungsi –CO- sebesar 120 derajat dan panjang ikatan rangkap C=O 0,121 nm.
Contoh struktur:

Manfaat dan kegunaan dari senyawa Kimia Keton adalah

  • Aseton (propanon) digunakan sebagai pelarut, khususnya untuk zat-zat yang kurang polar dan non-polar.
  • Aseton juga digunakan sebagai pembersih cat kuku/kuteks (nail polish remover).
  • Beberapa keton siklik digunakan sebagai bahan pembuatan parfum karena memiliki bau harum.

Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana. Aseton memiliki aroma yang harum, berwujud cair pada suhu kamar. Cairan ini sering digunakan sebagai pembersih cat kayu atau pembersih cat kuku.

Pembersih cat kuku ini tidak larut dalam air. Jika larut maka cat kuku (kutek) akan langsung terhapus jika mencuci tangan. Cat kuku bersifat larut dalam senyawa organik seperti aseton sehingga digunakan dalam pembersih cat kuku. Sedangkan dalam industri, aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform, sejenis plastik atau perspex dan bisphenol pada plastik.

Selain itu, hormon dalam tubuh manusia yaitu testosteron, progesteron dan sejenisnya merupakan senyawa keton. Jadi, zat yang biasa digunakan untuk membersihkan kutek adalah aseton yang merupakan anggota senyawa bergugus fungsi keton.

Pembuatan Keton

  • Oksidasi dari alkohol sekunder
  • Pereaksi: Pereaksi Jones (CrO3/aq.H2SO4), PCC, Natrium dikromat/aq. AcOH.
  • Aril keton dibuat melalui reaksi asilasi Friedel-Crafts cincin aromatik dengan klorida asam menggunakan katalis AlCl3.
  • Pemutusan oksidatif alkena yang salah satu/ kedua karbon tak jenuhnya terdisubstitusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *