Apa Perbedaan Pencernaan Mekanik dan Kimiawi

Ada banyak sekali perbedaan diantara pencernaan mekanik dan kimiawi, beberapa diantaranya akan dijelaskan dalam artikel di bawah ini. semoga bermanfaat banyak buat kamu semua.

Perbedaan dari pencernaan mekanis lebih menekankan dengan adanya perubahan fisik, sementara pencernaan kimiawi lebih melibatkan pada perubahan kimiawi yang terdapat di dalam makanan. Pencernaan mekanik dapat membantuk dalam proses memecahkan partikel dari makanan besar menjadi bagian paling kecil-kecil. Tetapi, dalam pencernaan kimiawi ini tujuannya guna memecahkan partikel besar ke molekul yang lebih kecil.

Di dalam proses pencernaan mekanik ada pada area permukaan yang tersedia pula untuk pencernaan kimiawi. Disini maksudnya, pencernaan mekanis gunanya untuk membantu meningkatkan laju dari reaksi enzimatik. Hal ini berbeda dengan pencernaan kimiawi yang berfokus pada penyerapan molekul makanan kecil saja, dimana hasilnya dapat diedarkan menuju seluruh tubuh.

Di dalam menjalankan proses pencernaan mekanis, yang dibutuhkan diantaranya otot, usus, gigi, dan tindakan dari larutan misalnya empedu. Organ ini gunanya untuk membantu pencernaan kimiawi yang di capai oleh enzim pencernaan. Jadi, proses pencernaan ini akan berjalan lebih cepat.

Daerah yang sering mengalami pencernaan mekanis yakni ada di mulut, sementara pencernaan kimiawi ini paling banyak dialami di dalam perut manusia.
Faktor khusus dalam pencernaan mekanis ialah gigi untuk mengunyah makanan, pada partikel yang keras akan menjadi partikel lebih lembut. Sementara di dalam pencernaan kimiawi, faktor utama yang sangat berperan ialah enzim. Hal ini karena enzim dalam tubuh manusia berfungsi menjadi katalisator/ bahan tubuh yang mampu membantu dalam mempercepat sebuah proses reaksi.

Secara kasat mata, keberadaan pencernaan mekanis ini lebih jelas dan lebih nyata. Karena proses pencernaan ini bisa secara langsung di lihat mata manusia. Sementara pencernaan kimiaawi ialah proses pencernaan yang abstrak. Yakni tidak dapat dibuktikan maupun di lihat reaksinya, tetapi dapat di lihat dari hasil reaksi tersebut.

Apa pengertian Pencernaan Mekanik

Pencernaan mekanik terjadi di dalam mulut dan lambung. Proses yang terjadi di dalam mulut melibatkan gigi untuk gerakan mekanik dalam mencerna makanan. Sementara itu, di lambung terjadi pencernaan mekanik yang berupa gerakan seperti mengaduk atau meremas makanan. Gerakan mekanik di dalam lambung tersebut digerakkan oleh otot polos.

Proses pencernaan mekanik adalah sebuah proses mengubah makanan kecil dan lembut. Pada proses ini biasanya organ-organ yang ikut dilibatkan untuk melakukan proses ini diantaranya adalah gigi dan alat bantu lain seperti halnya kerikil pada burung merpati. Proses ini pada umumnya bertujuan untuk membantu dan mempermudah proses pencernaan kimiawi atau pada proses selanjutnya. Selain itu proses ini dilakukan secara sadar sesuai dengan keinginan kita.
Dalam melakukan prosesnya, gigi juga banyak sekali tipenya yang kerap digunakan untuk makan sehari-hari. Jika dikategorikan, ada tiga jenis gigi yang berperan dalam mencerna makanan di dalam mulut, yaitu:
  • Gigi Seri (Incisor) – berfungsi untuk memotong makanan.
  • Gigi Taring (Canine) – berfungsi untuk mencabik-cabik dan mengoyak makanan.
  • Gigi Geraham (Premolar & Molar) – berfungsi untuk melumatkan makanan.

Apa itu Pencernaan Kimiawi  

Proses pencernaan ini merupakan proses dimana makanan yang masih berbentuk pada molekul yang kompleks akan dilembutkan pada proses ini serta dibuat menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana sehingga akan lebih mudah untuk bagian sistem pencernaan dalam untuk memprosesnya. Proses pecernaan kimiawi dilakukan oleh enzim, asam, ‘bile’ dan juga air. Proses ini dilakukan secara tidak sadar karena yang mengatur jalannya proses ini adalah enzim. Dengan demikian ketika makanan yang telah masuk kebagian dalam dan diproses maka proses ini tidak akan anda sadari.
Pencernaan kimiawi dilakukan oleh enzim. Enzim merupakan protein yang berfungsi sebagai biokatalis di dalam tubuh. Enzim-enzim yang berperan dalam proses pencernaan secara kimiawi, antara lain:
  • Amilase: enzim ini dihasilkan oleh kelenjar saliva. Di dalam mulut, enzim ini berfungsi untuk memecah pati menjadi maltosa.
  • Protease: enzim ini dihasilkan di lambung dan pankreas, berfungsi memecah protein menjadi asam amino.
  • Lipase: dihasilkan oleh pankreas, berfungsi untuk memecah lemak (lipid) menjadi asam lemak dan gliserol.
  • Maltase: enzim maltase diproduksi di usus kecil, berfungsi untuk memecah maltosa menjadi glukosa.

Apa pengertian pencernaan

Pencernaan adalah penghancuran bahan makanan (mekanis/enzimatis, kimia) dari bentuk komplek (molekul besar) menjadi sederhana (bahan penyusun) dalam saluran cerna. Tujuan dari pencernaan itu sendiri adalah untuk mengubah bahan komplek menjadi sederhana. Dan kegunaanya adalah unuk mempermudah penyerapan oleh vili usus. Bahan makanan yang diubah menjadi energi melalui pencernaan adalah karbohidrat, lemak, protein. Sedangkan yang langsung diserap berupa vitamin, mineral, hormon, air.

Proses pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana. Ukuran molekul yang kecil ini memungkinkan darah dan cairan getah bening mengangkut menuju sel-sel yang memerlukan. Proses pencernaan makanan meliputi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *