Apa Itu Istiqamah?

Istiqamah bermakna konsisten dalam melakukan kebaikan. Dengan demikian berarti dalam melakukan ibadah, kita harus selalu istiqamah.

Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang mnegatakan, ‘Tuhan kami ialah Allah.’ kemudian berlaku istiqamah, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dan berkata), ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih dan bergembiralah dengan surga yang telah dinajikan kepada kamu. Kami adalah kekasih-kekasihmu di dalam kehidupan dunia dan di akhirat. Di dalam akhirat itu kamu akan mendapatkan apa saja yang kamu inginkan dan disana kamu akan mendapatkan apa yang kamu minta. Sebagai hidangan dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Penyayang.”

Para ulama mengatakan dari Ibnu Abbas ra, mengenai sebab-sebab turunnya ayat ini, bahwa beliau berkata, “Ayat ini turun mengenai Abu Bakar. Karena orang-orang musyrik berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah, dan malaikat-malaikat adalah anak perempuan Allah.’ sedang orang-orang Yahudi berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah dan Uzair adalah anak Allah serta Muhammad bukanlah seorang Nabi.’ Abu Bakar berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah, Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, sedangkan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.’ Kemudian dia berlaku istiqamah.”

Arti ayat tersebut adalah bahwa sesungguhnya orang-orang yang berikrar dengan keesaan Allah dan meniadakan sekutu-sekutu dari-Nya, meniadakan istri dan anak, kemudian teguh dalam taat kepada-Nya dan memenuhi fardhu-fardhu-Nya dengan ikhlas (memurnikan) agamanya kepada Allah hingga matinya.

 

Sumber: Durrotun Nasihin