Siksa Kubur Yang Menyakitkan

Setiap manusia pasti mati, dan setelah hidup di dunia maka akan mengalami alam kubur, lalu alam akhirat (alam keabadian).

Di dalam kubur, setiap manusia akan ditanyai oleh malaikat Munkar dan Nakir. Apabila amalnya baik, maka dia akan selamat dari siksa kubur, dan bila amalnya jelek maka akan disiksa.

Diceritakan bahwa Siti Fathimah, puteri Nabi Muhammad saw ketika wafat, jenazahnya diusung oleh 4 orang, yaitu suaminya (Ali), kedua puteranya (Hasan dan Husein), dan Abu Dzar al Ghifari.

Ketika mereka meletakkan jenazahnya di tepi kubur, berdirilah Abu Dzar dan berkata, “Hai kubur, tahukah engkau siapakah orang yang aku bawa kepadamu ini? Dia adalah  Fathimatuz Zahra’ puteri Rasulullah saw, istri Ali Al Murtadha dan ibu kandung Hasan dan Husein.”

Lalu mereka mendengar seruan dari dalam kubur, “Aku bukanlah tempat pangkat dan nasab, aku hanyalah tempat amal yang shalih. Maka tidak akan selamat dari aku kecuali orang yang banyak kebaikannya, selamat hatinya dan ikhlas amalnya.”

Air kencing yang bisa menyebabkan siksa kubur

Al Faqih Abul Laits As Samarqandi berkata, “Barang siapa yang mengharapkan selamat dari siksa kubur, hendaklah dia memenuhi empat hal dan menjauhi 4 hal pula. Adapun 4 hal yang mesti dipenuhinya ialah memelihara shalat, sedekah, membaca Al Qur’an, dan banyak membaca tasbih, karena semua itu akan memerangi kubur dan melapangkannya. Sedangkan 4 hal yang mesti dihindarinya ialah bohong, khianat, adu domba, dan kencing berdiri. Karena Nabi Muhammad bersabda, ‘Bersucilah dari air kencing karena sesungguhnya kebanyakan siksa kubur adalah karena percikan air kencing itu.’

 

Sumber: Durrotun Nasihin