Keutamaan Shalawat Kepada Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad

Setiap umat muslim hendaklah selalu membaca shalawat untuk Nabi Muhammad saw, karena membaca shalawat ini memiliki banyak sekali fadhillah dan keutamaan.

Allah berfirman dalam surat Al Ahzaab ayat 56, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya membacakan shalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman bacakanla shalawat kepada Nabi itu dan bacakanlah salam dengan ucapan salam.”

Dari Abu Hurairah dan Ammar bin Yasir ra, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Sesungguhnya Alah telah menciptakan malaikat yang diberi-Nya dapat mendengar semua makhluk, sedang dia selalu berdiri di atas kuburku sampai hari kiamat. lalu tidak seorangpun dari ummatku yang membacakan shalawat kepadaku dengan sekali shalawat, kecuali malaikat itu akan menyebutkan namanya dan nama bapaknya. Berkatalah malaikat, ‘Ya Muhammad, sesungguhnya Fulan bin Fulan telah membaca shalawat kepadamu.”

Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, terangkanlah kepadaku mengenai firman ‘Allah “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya membacakan shalawat kepada Nabi.’

Nabi Muhammad bersabda, “Itu adalah termasuk ilmu yang tersembunyi. Seandanya kamu tidak bertanya kepadaku tentu aku tidak memberitahukan kepadamu tentang ilmu itu. Sesungguhnya Allah menyerahkan kepadaku dua malaikat. Lalu tidaklah aku disebut-sebut di depan seorang muslim dan dia membaca shalawat kepadaku kecuali kedua malaikat itu berkata, ‘Mudah-mudahan Allah mengampunimu.’ Maka berkatalah para malaikat menjawab doa keduanya, ‘Aamiin.’ Tidak pula aku disebut-sebut di depan seorang muslim dan dia tidak membaca shalawat kecuali kedua malaikat itupun berkata, ‘Mudah-mudahan Allah tidak mengampunimu.’ Maka berkatalah para malaikat menjawab doa keduanya, ‘Aamiin.”

Dari Anas bin Malik, dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda, “Tidak sebuah doa kecuali antara doa itu dengan langit terdapat sebuah penghalang (tabir) sehingga dibacakan shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Maka apabila telah dibackan shalawat kepada Nabi maka sobeklah penghalang itu dan masuklah doa itu. Tetapi jika tidak dibacakan shalawat maka kembalilah doanya itu.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin