Allah Maha Pengampun dan Maha Pengasih

Setiap manusia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya selama hidup di dunia nanti di akhirat. Oleh karena itu, berbuat baiklah dan taatlah kepada Allah.

Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Pengasih, walaupun dosa yang diperbuat manusia banyak sekali, tetapi bila memohon ampun dan ridha-Nya maka akan diampuni.

Diriwayatkan dari Abi Sa’id Al Khudri, dia berkata bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Apabila orang-orang mukmin telah bebas dari neraka dan merasa aman dari neraka itu, maka tidaklah perdebatan seorang dari kamu kepada kawannya mengenai haknya ketika di dunia lebih hebat dari perebatan orang-orang mukmin kepada Tuhannya mengenai masalah saudara-saudaranya yang masuk neraka. Mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, saudara-saudara kami telah mengerjakan shalat bersama kami dan mengerjakan puasa bersama kami, tetapi Engkau lalu memasukkan mereka ke dalam neraka.’

Nabi bersabda lagi, “Lalu Allah berfirman, ‘Pergilah kamu dan keluarkan orang-orang yang kamu kenali di antara mereka.’ Nabi bersabda, ‘Mereka datang ke neraka dan dapat mengenali mereka dengan rupa wajahnya dan api tidak membakar rupa wajahnya itu. Ada di anara mereka yang ditimpa api sampai pertengahan betisnya dan ada pula yang ditimpa api sampai kedua pundaknya. Mereka lalu mengeluarkan orang-orang yang mereka kenal itu. Mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, Engkau telah memerintahkan kami untuk mengeluarkan orang-orang yang kami kenali.’ Allah swt berfirman, ‘Keluarkanlah orang yang di hatinya terdapat seberat semut kecil dari iman.”

Nabi bersabda, “Mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, kami telah mengeluarkan mereka semua dari neraka. Maka tidak lagi tersisa seorangpun yang di dalam dirinya terdapat sebuah kebaikan dalam neraka.’ Kemudian Allah berfirman, ‘Telah diterima pemberian syafa’at dari para malaikat, para Nabi dan para orang mukmin. Tinggallah sekarang Tuhan yang paling penyayang di antara orang-orang yang penyayang.”

Nabi bersabda, “Lalu Allah mengambil segenggam atau dua genggam manusia dari neraka, yang tidak diketahui Allah sebuah kebaikanpun pada diri mereka, dan mereka telah terbakar hangus. Dibawalah mereka ke sebuah sumber air yang bernama sumber kehidupan. Mereka dimandikan di sana.”

Nabi bersabda, “keluarlah mereka dari sana, sedang tubuh mereka seperti mutiara dan pada lehernya terdapat cap yang bertuliskan Haa’ulaa-i ‘utaqaa’ur Rahmaan (ini orang-orang yang dimerdekakan Allah Maha Pengasih). Dikatakanlah kepada mereka, ‘Masuklah surga, dan apa yang engkau harapkan adalah menjadi milikmu.’

Mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, Engkau telah memberikan kepada kami apa yang tidak pernah Engkau berikan kepada seorangpun dari orang di alam ini.’

Nabi bersabda, “Allah berfirman lagi, ‘Sesungguhnya kamu masih mendapat sesuatu yang lebih utama dari semua itu di sisi-Ku.”

Nabi bersabda, “Berkatalah mereka, ‘Ya Tuhan kami apa lagi yang lebih utama dari semua karunia ini?’ Allah berfirman, ‘Ridha-Ku, Aku tidak lagi murka kepada kamu untuk selama-lamanya.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin