Dahsyatnya siksa bagi orang yang meninggalkan shalat

Orang yang meninggalkan shalat adalah orang yang durhaka, dan akan mendapat siksa yang berat dari Allah.

Diceritakan bahwa Nabi Isa pernah bepergian pada suatu hari. Dilihatnya sekelompok manusia sedang beribadah kepada Allah dengan giat. Mereka sedang berkumpul di suatu tempat yang tinggi.

Nabi Isa memberi salam kepada mereka dan duduk di antara mereka. Dilihatnya di hadapan mereka terdapat banyak makanan, minuman yang jernih, buah-buahan yang beraneka macam, anak-anak dan istri yang cantik.

Nabi Isa memandang mereka, dan dilihatnya bahwa desa mereka berhias dengan hiasan yang sempurna dan sulit untuk dilukiskan. Kemudian Nabi Isa meninggalkan mereka dan pergi melanjutkan perjalanannya. Setelah beberapa waktu dia kembali lagi ke tempat itu, tetapi dilihatnya mereka telah mati bersama anak istrinya, dan desanya pun hancur.

Heranlah Nabi Isa menghadapi keadaan mereka itu. Dia memanggil-manggul dan berkata, “Ya Tuhanku, sebab apakah mereka mati? apakah mereka meninggalkan shalat dan taat?”

Allah berfirman, “Tidak, tetapi telah lewat pada mereka seorang yang meninggalkan shalat. Orang itu membasuh mukanya denga air mereka dan berjatuhanlah air bekas basuhannya di atas tanah mereka dan desa mereka. Karena itulah mereka binasa.”

Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad pernah duduk bersama para sahabatnya pada suatu hari. Datanglah seorang pemuda dari bangsa Arab ke depan pintu masjid, sambil menangis. Bersabdalah Nabi Muhammad saw, “Apakah yang membuatmu menangis hal anak muda?” dia menjawab, “Ya Rasulullah, ayahku meninggal dan tidak mempunyai kain kafan serta tidak ada yang mau memandikan.”

Lalu Nabi memerintahkan Abu Bakar dan Umar, keduanya pergi ke rumah mayit. mereka melihatnya seperti babi hitam. Kembalilah keduanya kepada Nabi Muhammad dan berkata, “Kami tidak melihatnya kecuali seperti babi hitam ya Rasulullah.”

Maka berdirilah Nabi Muhammad dan pergi menuju jenazah. Beliau berdoa dan berubahlah mayit itu pada bentuk sebenarnya ketika masih hidup. Nabi Muhammad menshalatkannya dan orang-orang yang hadir mau menguburkannya. Tetapi merekapun melihatnya seperti babi hutan kembali.

Bersabdalah Nabi Muhammad, “Hai anak muda, apakah amal yang dikerjakan ayahmu ketika di dunia?” berkatalah pemuda itu, “Dia orang yang meninggalkan shalat.”

Bersabdalah Nabi Muhammad, “Hai sahabat-sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan shalat. Allah akan membangkitkannya dari kubur di hari kiamat seperti babi hitam. Na’uudzu billaah.”

Pada zaman khalifah Abu Bakar ada seorang laki-laki meninggal. Orang-orang yang hadir berdiri menshalatkannya. Tiba-tiba kain kafan itu bergerak-gerak. Mereka melihatnya dan mereka menemukan seekor ular yang melingkar di lehernya, sedang makan dagingnya dan menghisap darahnya. Mereka bermaksud membunuh ular itu. Tetapi ular itu dapat berbicara, dia membaca, “Laa ilaaha illallaah Muhammadun Rasuulullaah. Mengapa kamu mau membunuhku sedang aku tidak mempunyai kesalahan dan dosa? Karena Allah swt telah memerintahkan kepadaku agar aku menyiksanya sampai hari kiamat.”

Mereka bertanya, “Apakah dosanya?” Ular itu berkata, “Ketika dia telah mendengar adzan dia tidak mau menghadiri jamaah, dia tidak mau mengeluarkan zakat dari hartanya, dan dia tidak mau mendengar kata-kata ulama. Inilah balasannya.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin