Pengertian Zakat dan Akibat Tidak Mau Membayar Zakat

Zakat merupakan sebuah kewajiban yang dibebankan kepada orang yang memiliki harta. Dan bila seseorang yang kaya atau hartanya sudah mencapai nishab, kemudia dia tidak membayarkan zakatnya, maka dia akan berdosa dan kecelakaanlah baginya.

Nabi Muhammad juga bersabda, “Jagalah hartamu dengan zakat, obatilah sakitmu dengan sedekah dan hadapilah segala macam bala dengan doa dan merendahkan diri kepada Allah.”

Diriwayatkan dari Al Hasan dari Nabi Muhammad, beliau pernah menceritakan hadis di atas kepada para sahabat. Lewatlah seorang Nasrani di depannya dan dia mendengar hadis tersebut. pergilah Nasrani tersebut dan membayarkan zakatnya. Dia memiliki seorang sekutu dagang yang saat itu telah keluar untuk berdagang ke Mesir.

Dia berkata dalam hatinya, “Jika Muhammad benar dalam kata-katanya itu tentu akan terlihat kebenarannya dan tentu harta bersama kawanku akan terpelihara dengan baik. Lalu aku akan masuk islam dan beriman kepadanya. Tetapi jika terlihat kebohongannya aku akan datang membawa pedang kepadanya dan aku akan membunuhnya.”

Tiba-tiba datang sebuah surat dari rombongan dagang yang memberitahukan bahwa mereka sedang dihadang perampok jalanan. Perampok merampas semua harta, pakaian serta apa saja yang ada pada mereka. Orang Nasrani ketika mendengar kabar tersebut menjadi kebingungan. Keluarlah dia dengan menghunus pedang menuju ke tempat Nabi dengan maksud untuk membunuhnya. Tetapi datang pula surat berikutnya yang datang dari sekutunya sendiri, “Jangan engkau susah dan prihatin. Waktu itu aku berada di belakang jauh dari rombongan. Para perampok menghadang mereka, sedang aku berada dalam selamat beserta semua barang-barangku.”

Setelah Nasrani membaca surat tersebut, dia berkata, “Dia adalah orang yang benar dan seorang Nabi yang haq.” Lalu datanglah Nasrani menghadap Nabi dan berkata, “Ya Muhammad ajarkan kepadaku tentang islam.” lalu berimanlah dia dan mendapat kemuliaan berkat kemuliaan islam.

Nabi Muhammad bersabda, “Apabila telah datang hari kiamat keluarlah sesuatu dari neraka jahanam bernama Huraisy, termasuk jenis kalajengking. Tingginya antara langit dan bumi, sedang lebarnya dari dunia timur sampai dunia barat. Berkatalah Jibril, ‘Kemanakah engkau akan pergi hai Huraisy?’ dia menjawab, ‘Ke arena kiamat.’ Jibril bertanya, ‘Siapakah yang engkau cari?’ dia menjawab, ‘Aku mencari lima golongan, yaitu orang yang meninggalkan shalat, orang yang membangkang zakat, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, orang yang minum khamer, orang yang berbicara di mesjid.’

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al Jin ayat 18, “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah, maka janganlah kamu menyembah seseorang selain Allah di dalamnya.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin