Keutamaan menolong orang yang kesusahan dan teraniaya

Allah mengharuskan agar saling tolong menolong dalam menjalani hidup, hal ini dikarenakan manusia adalah makhluk sosial, artinya memerlukan orang lain untuk memnuhi kebutuhan hidupnya.

Manusia itu tidak bisa hidup sendiri, oleh karena itu ketika orang lain sedang mengalami kesulitan maka kita harus menolongnya, bila orang lain sedang teraniaya maka kita harus membantu agar lepas dari penganiayaannya.

Banyak sekali dalil yang menerangkan keutamaan menolong orang lain yang kesusahan dan teraniaya, beberapa diantaranya akan diuraikan di bawah ini.

Nabi Muhammad bersabda, “Barang siapa yang berpagi-pagi dengan tidak berniat berbuat dzalim pada seseorang maka diampunilah dosanya yang telah diperbuat, dan barang siapa yang berpagi-pagi dengan berniat menolong orang yang dianiaya dan memenuhi hajat seorang muslim maka niat itu baginya seperti pahala haji yang mabrur.”

Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad bersabda, “Barang siapa yang menghilangkan sebuah kesusahan dari orang muslim di dunia, maka Allah akan menghilangkan sebuah kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat dari dirinya. Allah selalu menolong hamba selagi hamba mau menolong saudaranya.”

Nabi Muhammad juga bersabda, “Barang siapa yang menolong orang yang dianiaya maka Allah akan menolongnya di hari kiamat dalam melewati Shirath dan memsukkannya ke dalam surga. Dan barang siapa yang melihat orang yang dianiaya dan orang yang dianiaya itu minta tolong kepadanya tetapi dia tidak mau menolongnya, maka dipukullah dia di dalam kuburnya dengan seratus cmbuk dari api.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin