Keutamaan Bulan Rajab

Bulan rajab adalah bulan yang urutannya sebelum sya’ban dan ramadhan. Bulan rajab memiliki berbagai macam keistimewaan. Banyak sekali dalil baik dari Al Qur’an maupun dari hadis Nabi yang menjelaskan keutamaan-keutamaan bulan rajab ini.

Allah berfirman dalam surat At Taubah ayat 36:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Nabi Muhammad bersabda, “Aku telah melihat pada malam mi’raj sebuah sungai yang airnya lebih manis daripada madu, lebih sejuk daripada es, dan lebih harum daripada misik. Bertanyalah aku kepada Jibril, ‘Hai Jibril, untuk siapa sungai ini?’ dia menjawab, ‘Untuk orang yang membaca shalawat kepadamu di bulan Rajab.”

Nabi Muhammad bersabda, “Kembalilah kamu kepada Tuhanmu, mohon ampunlah kepada Allah dari dosa-dosamu dan jauhilah perbuatan-perbuatan durhaka di bulan haram, yaitu rajab.”

Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 217, “Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) mengenai berperang di bulan haram, katakanlah, ‘Berperang di dalamnya adalah dosa besar.”

Perbuatan durhaka pada bulan ini adalah lebih jahat karena kehormatan bulan itu di sisi Allah, sebagaimana taat di dalamnya akan dilipatkan pahalanya. Allah menyebutnya bulan haram karena diharamkannya berperang.  Tetapi kemudian keharaman itu di nasakh keharaman perang dalam bulan-bulan itu dengan firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 191, “Dan bunuhlah mereka dimana mereka kamu temukan.”

Kehormatan bulan itu tetap, dosa-dosa juga diampuni, ketaatan diterima dan pahala akan dilipatkan dalam bulan haram tersebut. karena kebaikan satu dalam semua bulan akan dilipatkan sepuluh kali, sebagaimana firman Allah dalam surat Al An’aam ayat 160, “Barang siapa yang datang dengan membawa sebuah kebaikan maka baginya sepuluh kali kelipatannya.”

Sedangkan dalam bulan rajab dilipatkan 70 dan dalam bulan sya’ban dilipatkan 700 serta dalam bulan ramadhan dilipatkan seribu kali. Kelipatan-kelipatan pahala kebaikan ini tidak diberikan kecuali pada umat Nabi Muhammad secara khusus.

 

Sumber: Durrotun Nasihin