Sifat dan Perilaku Perempuan Yang Tercela

Seorang perempuan haruslah bisa menjaga dirinya dari fitnah serta tidak berbuat durhaka kepada suaminya. Karena Allah akan melaknat seorang perempuan yang tidak berbuat baik pada suami dan selalu melakukan dosa. Ada banyak sekali hadits yang menerangkan tentang tingkah laku perempuan tercela atau durhaka, beberapa diantaranya akan dijelaskan di bawah ini.

Diriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib bersama Siti Fathimah menghadap Rasulullah. Dilihatnya Rasulullah sedang menangis. Kemudian mereka bertanya kepada Rasul, “Apakah yang membuat engkau menangis, ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Aku melihat para wanita pada malam aku di isra’ kan ke langit mengalami siksaan berat. Aku ingat nasib mereka dan menangislaah aku.”

Ali bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang engkau lihat?”

Rasulullah bersabda, “Aku melihat:

  • Seorang perempuan yang digantung dari rambutnya dan mendidih otak di kepalanya.
  • Seorang perempuan yang digantung dengan lidahnya dan tangannya dikeluarkan dari punggungnya, sedang cairan aspal panas dituangkan pada tenggorokannya.
  • Seorang perempuan yang digantung dengan dua buah dadanya melalui belakang punggungnya, sedang kayu berduri dimasukkan ke dalam tenggorokannya.
  • Seorang perempuan yang digantung, sedang kedua kaki serta kedua tangannya sampai ke ubun-ubunnya dan beberapa binatang ular dan kalajengking dikuasakan menggigitnya dan mematuknya.
  • Seorang perempuan yang tubuhnya dipotong-potong dengan gunting dari api.
  • Seorang perempuan yang wajahnya gelap dan makan usus-ususnya sendiri.
  • Seorang perempuan tuli, buta dan bisu dalam sebuah kotak dari api, darahnya mengalir dari hidungnya dan tubuhnya berbau busuk karena penyakit lepra dan sakit belang.
  • Seorang perempuan yang berkepala babi hutan dan bertubuh keledai. Dia mengalami sejuta macam siksaan.
  • Seorang perempuan yang berbentuk anjing dan beberapa kalajengking dan ular masuk melalui kemaluannya atau mulutnya dan keluar dari duburnya, sedang malaikat-malaikat memukuli kepalanya dengan pemukul dari api.”

Berdirilah Fathimah dan berkata, “Wahai ayah, wahai kegembiraan mataku, ceritakanlah kepadaku amal apa saja yang telah dikerjakan perempuan-perempuan itu?”

Nabi Muhammad bersabda, “Hai Fathimah, adapun perempuan yang digantung dengan rambutnya, maka dia tidak mau menyembunyikan rambutnya dari laki-laki lain. sedang perempuan yang digantung dengan lidahnya, dia selalu menyakiti hati suaminya dengan lidah.”

Kemudian beliau bersabda, “Tidak ada seorang perempuan yang menyakiti suaminya dengan lidahnya kecuali Allah akan menjadikan lidahnya sepanjang tujuh puluh hasta di hari kiamat, kemudian diikatkan ke belakang lehernya.”

Diriwayatkan dari Abu Bakar Ash Shiddiq, dia berkata bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Perempuan manapun yang menyiksa suaminya dengan lidahnya, maka dia mendapat laknat Allah dan kemurkaan-Nya, serta laknat malaikat-malaikat dan manusia seluruhnya.”

Diriwayatkan dari Utsman bahwa dirinya pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang perempuan yang berkata pada suaminya, ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu.’ Kecuali Allah menghapus amalnya selama 70 tahun walaupun dia puasa pada siang harinya dan mengerjakan shalat pada malam harinya.”

Adapun perempuan yang digantung dengan kedua buah dadanya, maka dia telah menyusui anak-anak orang lain tanpa diperintahkan suaminya. Perempuan yang digantung dengan kakinya, adalah perempuan yang keluar dari rumahnya tanpa seizin suaminya dan tidak mandi dari haid dan nifas. Perempuan yang makan tubuhnya sendiri adalah perempuan yang berhiasa diri untuk laki-laki lain dan menggunjing manusia.

Perempuan yang dipotong-potong tubuhnya dengan gunting dari api adalah perempuan yang memperlihatkan tubuhnya. Yakni agar orang-orang dapat melihat perhiasannya dan dia suka setiap laki-laki melihatnya dengan perhiasannya itu.

Perempuan yang diikat kedua kakinya beserta kedua tangannya sampai ke ubun-ubunnya dan beberapa ular dan kalajengking dikuasakan menggigitnya, dia adalah perempuan yang mampu mengerjakan shalat dan puasa, tetapi tidak mau berwudhu, tidak mengerjakan shalat dan tidak mandi janabah.

Perempuan yang berkepala babi hutan, bertubuh keledai adalah perempuan yang suka adu-domba dan berbohong. (Perempuan yang berbentuk anjing adalah perempuan yang suka menyebar fitnah dan membuat jengkel suaminya.”