Kisah orang yang dilaknat Allah karena minum khamer (minuman keras)

Khamer atau minuman keras merupakan sebuah minuman yang diharamkan oleh Allah, hal ini disebabkan karena di dalam khamer terkandung bahaya yang luar biasa, membuat seseorang yang meminumnya tidak sadar dan bisa melakukan segala hal yang diharamkan Allah.

Banyak sekali kisah atau riwayat mengenai orang yang celaka karena meminum khamer atau minuman keras.

Barshisha telah beribadah kepada Allah selama 220 tahun, dan tidak pernah durhaka kepada Allah sekejap matapun. Dia mempunyai 20 ribu murid yang dapat berjalan di udara berkat ibadah barshisha. Sehingga par malaikat kagum kepada ibadahnya.

Allah berfirman, “Mengapa kamu kagum padanya? Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya Barshisha dalam Ilmu-Ku akan kafir dan masuk neraka untuk selama-lamanya disebabkan minum khamer.”

Iblis mendengar firman Allah tersebut, dan dia mengetahui bahwa kebinasaan Barshisha ada di tangannya. Maka datanglah dia ke surau Barshisha dalam bentuk seorang ahli ibadah yang memakai surban. Dia memanggil-manggil Barshisha.

Barshisha bertanya, “Siapa engkau dan apa maksudmu?” Iblis menjawab, “Aku seorang ahli ibadah dan datang kepadamu untuk membantumu dalam beribadah kepada Allah.” Barshisha berkata, “Barang siapa yang beribadah kepada Allah maka Dia akan mencukupi pemilik ibadah itu.”

Berdirilah Iblis beribadah kepada Allah selama tiga hari tiga malam, dengan tanpa tidur, tanpa makan dan minum. Berkatalah Barshisha, “Aku berbuka dan tidur, sedang engkau tidak makan, tidak minum. Aku telah beribadah selama 220 tahun, tetapi aku tidak mampu untuk meninggalkan makan dan minum.”

Iblis berkata, “Aku telah berbuat dosa, sewaktu mengingat dosa itu hilanglah keinginan tidur dan makan dari diriku.” Barshisha berkata, “Bagaimana upayaku sehingga dapat eperti engkau?” Iblis berkata, “Pergilah dan durhakalah kepada Allah, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Karena Dia Maha Penyayang, sehingga engkau dapat menemukan kemanisan taat kepada Allah.”

Barshisha berkata, “Apakah yang harus aku kerjakan?” Iblis berkata, “Berzina.” Barshisha berkata, “Aku tidak akan melakukannya.” Iblis berkata, “Bunuhlah seorang mukmin.” Barshisha berkata, “Aku tidak akan melakukannya.” Iblis berkata lagi, “Kalau begitu minumlah khamer yang memabukkan, karena hal itu adalah yang paling ringan dan Allah akan memusuhimu.” Barshisha berkata, “Dimanakah aku dapat melakukannya?” Iblis berkata, “Pergilah ke desa A.”

Maka pergilah dia dan melihat seorang perempuan cantik. Dia membeli khamer pada perempuan itu, diminumnya dan mabuklah dia. Akhirnya dia berbuat zina dengan perempuan itu. Saat itu suami perempuan itu datang maka dipukulnya suaminya itu sehingga hampir mati. kemudian Iblis menjelma menjadi seseorang yang lain dan melaporkan Barshisha kepada hakim. Maka mereka menangkap Barshisha dan menderanya karena minum khamer 80 kali dera dan 100 kali dera karena berbuat zina, serta diputuskan untuk disalib karena memukuli orang hampir mati.

Ketika Barshisha disalib datanglah Iblis menghampirinya dalam bentuk laki-laki yang ahli ibadah dulu. Dia berkata, “bagaimana keadaanmu?” Barshisha berkata, “Orang yang mengikuti kawan jahat, akan begini akibatnya.” Iblis berkata, “Aku telah menderita bencana karena engkau selama 220 tahun, sehingga sekarang aku dapat menyalibmu. Tetapi jika engkau ingin turun aku dapat menurunkanmu.”

Barshisha berkata, “Aku ingin dan aku akanmemberikan apa saja yang kamu minta.” Iblis berkata, “bersujudlah kepadaku sekali.” Barshisha berkata, “Aku tidak dapat bersujud kepadamu di atas kayu salib seperti ini.” Iblis berkata, “Bersujudlah dengan isyarat.” Lalu bersujudlah Barshisha dan kafirlah dis serta keluar dari dunia tanpa membawa iman.”

 

Sumber: Durrotun Nasihin